Mhs Indo yang memperoleh beasiswa di negara maju dan kemudian enggan pulang kampung setelah dapat gelar, menurut saya, memang merugikan sekali, terutama bagi bangsa secara umum. mereka layak dianggap sebagai pengkhianat karena beasiswa kan diberikan atas nama bangsa. seharusnya mereka pulang dan menjalankan amanat bangsa itu.
salam ampera, FS On 6/10/05, Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Ttg barin drain ini memang ada beberapa pendapat. > Tapi saya setuju dengan pendapat i muchtarom. > Namun secara jangka pendek, brain drain ini berakibat > menurunnya jatah beasiswa bagi Indonesia. > > Berikut ini saya dapat dari milis beasiswa. > > > Sayangnya, anak Indo yang dapat beasiswa suka 'ngemplang'. Ada yang > terus jadi illegal imigrant, ada yang kabur ke negara lain dan banyak > diantara teman-teman saya yang dari pegawai negeri balik ke Indo gak > bisa pake ilmunya ......Cina juga maju pesat dan mulai merajai bisnis > dan industri. Makanya saya tidak heran kalau mereka dapat jatah yang > besar untuk beasiswa, karena memang mereka warganya rajin (ngga > seperti masyarakat Melayu yang hobinya shopping dan foto-foto sambil > arisan), penerima beasiswanya di dukung dan bisa mengimplementasikan > ilmunya (tidak dihambat birokrasi kepegawaian, senioritas dll) dan > posisi Cina sendiri yang menjadi macan Asia. > ------------- > Mau sedikit komentar soal hal ini...ada benarnya juga bahwa banyak > mahasiswa Indonesia yang setelah dapat beasiswa, terus lihat negeri > tuan rumah lebih enak, setelah lulus banyak yang enggan pulang. > Berbagai cara dicoba supaya tetap tinggal dengan satu tujuan: > memperoleh pekerjaan. Fenomena ini jarang saya lihat untuk mahasiswa > dari negara Asia lain seperti Filipina, India, Vietnam dan Cina. > > Tapi ini masalah yang sulit. Di satu sisi bisa dipahami kalau ada > keinginan untuk berkarir dan hidup di negara yang jelas lebih maju, > lebih baik dan lebih enak dari Indonesia. Wajar saja kan? > > Namun masalahnya adalah negara kita rugi besar karena Indonesia gak > dapat manfaat karena orang-orang pintarnya malah gak ada di > Indonesia. Saya juga kuatir kalau fenomena ini meningkat, para > pemberi beasiswa akan enggan membiayai mahasiswa asal Indonesia > karena dipikir percuma saja dibiayai kuliah tapi tidak kembali ke > Indonesia. Adik-adik kita nanti akan kesulitan memperoleh beasiswa. > > Jadinya kita rugi dua kali. Sumbangan ilmu gak ada karena orangnya di > luar negeri semua dan jumlah beasiswa menurun. Nah, akhirnya kita > semua juga yang rugi kan? > > > ----- Original Message ----- > From: "fauziah" <[EMAIL PROTECTED]> > > 4. China's one child policy. I found that this one is interesting. He > said that China should eliminate the policy for the following reasons: > i) it interferes too much with the human's rights. The government > should spread knowledge about family planning and pay more attention to > the women's education and health status but leave to the person to > decide how many children they want to give birth to, ii) China has > bigger capacity to support and be supported by larger inhabitants. > Taiwan has more densely population compare to that in China mainland, > but has higher per capita income, iii) Aging population is faced by > many developed countries nowadays, China will too if it continues the > policy. He predicted that if the policy is abolished, the fertility > rate in China will increase not so high but approximately to the level > of about 2.1 from currently 1.8. > > 5. Brain drain. He strongly recommends that developing countries will > be better off by sending more students to study abroad, even though > some of them will not return immediately. Direct returnees can > contribute immediately to the country, while late returnees considered > as accumulating their human capital which will be a good asset when > they're going home. It will also give pressure to the government to > improve internal situation so as to provide favorable environment for > new reformers to contribute to the country's development. > > 6. This one is from his lecture. A study shows that in India, the > returns of male workers (aged 30-55) attended english-speaking school > is double (=100% in 1990) and more than 100% (1995-2000) as compared to > whom attended non-english-speaking school (Rosenzweig). Wow... > > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg > Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > ________________________________ > Yahoo! Groups Links > > To visit your group on the web, go to: > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ > > To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

