Satu lagi anak manusia yang butuh bantuan....

--- Sopril Amir <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Siapa tahu ada yang bisa ikut membantu,
> Pengirimnya ini seorang kenalan saya.
> 
> Veronica B Vonny <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Date: Fri, 10 Jun 2005 00:53:04 -0700 (PDT)
> From: Veronica B Vonny <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Seorang (calon) bayi membutuhkan orangtua
> adopsi
> 
> Seorang (calon) bayi membutuhkan orangtua adopsi
> 
> Maaf kalau apa yang akan Anda baca berikut ini
> terkesan klise atau mirip
> sinetron Indonesia. Tetapi, ini adalah sebuah
> kenyataan dan saya sangat
> mengharapkan ada seseorang yang tergerak untuk
> berbuat sesuatu terhadap nasib
> seseorang yang akan saya paparkan ini.
> 
> Saya punya seorang kenalan, perempuan, dia sedang
> mengandung dan bayinya akan
> lahir dalam waktu dekat ini. Dia sendirian di
> Jakarta, datang dari kampung
> beberapa tahun lalu berbekal ijazah SMP/SMA (saya
> kurang tahu pasti), bekerja
> untuk membiayai anaknya yang ditinggalkan di kampung
> (suaminya sudah menikah
> lagi). Di Jkt, meskipun dia bukan perempuan
> gampangan, ternyata dia terjebak
> juga dengan rayuan seorang lelaki yang menjanjikan
> akan mengawininya,
> memberikannya rumah, dsb, tetapi setelah dia hamil
> lelaki itu tak bertanggung
> jawab. Apalagi, ternyata lelaki itu punya anak-istri
> dan instansi tempatnya
> bekerja tidak memungkinkannya punya istri lebih dari
> satu! 
> 
> Karena malu, kenalan saya ini pindah dari tempatnya
> bekerja dan kos. Dia datang
> menceritakan kesulitannya, dan suami saya tergerak
> membantu dengan memberinya
> pekerjaan menjaga toko servis komputer suami di
> daerah pinggiran Jakarta, agar
> dia tak terlalu sedih dan putus asa. Dengan
> kemampuan kami yang tak seberapa,
> kami coba menyisihkan sedikit uang untuk biaya
> hidupnya. Itu sebelum
> kandungannya membesar. Beberapa bulan belakangan,
> dia tidak lagi bekerja dan
> lebih suka mengurung diri karena malu. Tetapi, bila
> ada uang kami masih memberi
> dia sekadar untuk makan satu-dua hari. Untuk biaya
> periksa kandungan, kami
> belum mampu memberikan. Bahkan, sering dia beberapa
> hari tidak makan bila tidak
> ada teman atau tetangga yang membantu.
> 
> Saat ini, dia bingung memikirkan biaya persalinan
> dan membesarkan bayi itu.
> Bukannya tidak mau memelihara, tapi kondisinya
> sekarang sangat tidak
> memungkinkan. Keluarga saya juga tidak mampu
> membantunya lagi karena ekonomi
> kami sendiri akhir-akhir ini memburuk. Ada memang
> beberapa lelaki yang bersedia
> membiayai bayi itu asal dia mau dijadikan istri
> simpanan, tetapi dia menolak.
> Dia trauma terhadap laki-laki, apalagi lelaki macam
> begitu. Ada juga yang
> bersimpati dan bersedia mengambil bayi itu, tapi
> hidup mereka sendiri pas-pasan
> dan sudah punya beberapa anak, sehingga kenalan saya
> itu tidak berani ambil
> risiko, takut anaknya ditelantarkan di kemudian
> hari. Tentu sebagai ibu yang
> sudah terpaksa 'membuang' anak itu, dia akan merasa
> makin berdosa.
> 
> Karena itu, agar jangan sampai dia 'gelap mata',
> kami pikir solusi yang terbaik
> adalah memberikan bayi itu untuk diadopsi oleh
> seseorang/keluarga baik-baik
> yang sangat menginginkan anak, kalau bisa yang cukup
> mapan dari segi ekonomi.
> Dia ingin bayi itu diadopsi secara resmi, agar
> nantinya dia tidak dituduh
> 'menjual' atau 'membuang' anak. Dan kalau bisa,
> proses pengadopsian dilakukan
> secepatnya setelah sang bayi lahir. Bukankah ini
> hitung-hitung menolong juga
> keluarga yang mendambakan anak tersebut?
> 
> Bila Anda/teman/keluarga/kenalan Anda tergerak untuk
> membantu dan/atau ingin
> mengadopsi bayi itu, silakan menghubungi saya via
> e-mail: [EMAIL PROTECTED],
> yang akan saya teruskan kepada kenalan saya itu.
> Saya juga sangat berterima
> kasih bila Anda bersedia mem-forward-kan e-mail ini
> ke teman/kenalan/grup Anda.
> Terima kasih. Semoga Tuhan membalas budi baik Anda.
> 
> Salam.
> 
> 
> 
> 


                
__________________________________ 
Yahoo! Mail Mobile 
Take Yahoo! Mail with you! Check email on your mobile phone. 
http://mobile.yahoo.com/learn/mail 


***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke