Info dari mailing list tetangga ... -----Original Message----- Subject: [KRL-Mania] Gaya Peragawati dalam Kereta Api Selasa, 14 Juni 2005, Gaya Peragawati dalam Kereta Api SAWAH BESAR - Apakah Anda pernah menbayangkan jika peragawati melenggak-lenggok didalam rel kereta api? Mungkin Anda mengerutkan dahi pasalnya hampir tidak ada acara pagelaran fashion show yang berani mengambil tantangan ini. Acungan dua jempol memang pantas diberikan pada seorang desainer muda, Ian Adrian. Ialah sang pemerkarsa acara ini. Kereta api jurusan Jakarta - Bogor menjadi pilihannya untuk memamerkan 30 karyanya.
Suasana sibukpun mewarnai persiapan fashion show ini. beberapa gerbong kereta dikhususkan untuk merias para peragawati. Bahkan meja rias hingga peraltan make-up lengkap dengan para penatanya ikut naik kereta. digerbong lainnya puluha fotografer dan wartawan bersiap-siap menunggu kehadiran 30 peragawati yang akan berlenggak-lenggok diatas kereta yang melaju kencang. Mengambil tema "Enticing and Dramatic City maka selama dua jam perjalan Jakarta-Bogor para undangan didaulat untuk menikmati hasil karyanya. Penghargaan dari Museum Rekor Indonesiapun ia terima dengan predikat rekor nomor 1 penyelenggara fashion pertama di atas kereta. Bahkan acara ini sempat dibuka oleh wakil gubernur Jakarta, Fauzi Wibowo yang amat mendukung acara ini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan daya tarik kota Jakarta, the Capital, Future, and Central Culture City. Dan yang membuat fashion show ini semakin tampil beda, tak kurang 30 peragawati dari dalam dan luar negeri, berbagai warna kulit, hingga berbagai ukuran tubuh membawakan koleksinya. Bahkan beberapa peragawati senior hingga junior, penyanyi, hingga artis ikut membawakan gaun-gaun rancangannya. Melanie Soebono, Soraya Haque, Helmalia Putri, hingga Bertha dengan senang hati mau ikut menampilkan karya-karyanya. "Bagi saya ini adalah impian yang terpendam selam sembilan tahun. Sejak menjadi juara favorit di Indonesia Young Designer Contest tahun 1996 lalu tekad saya semakin kuat" ujar Ian yang pernah belajar dari desainer ternama seperti Harry Darsono, Musa Widiatmodjo, dan Adrianto Halim. hingga akhirnya iapun memilih stasiun Djuanda sebagai tempat mewujudkan impiannya. Dalam waktu satu hari stasiun itupun disulap sehingga tampil beda untuk mendukung show tunggal pertamanya. Tiga warna utama menjadi pilihannya. Warna merah manyala menjadi pilihan untuk gaun pesta siang dan warna hitam untuk gaun pesta malam. Mode racangan gaun pesta ini didominasi dengan tampilan backless dan model bustier. Sedangkan warna biru, emas, ungu (marun) dan putih menjadi koleksi lainnya. Koleksi-koleksi ini menampilkan citra wanita urban yang shopisticated dan feminine. Ia juga mempercantik busana-busananya dengan ornamen lace, payet, dan bordiran. Bahkan ia juga menambah cantik tampilan koleksinya dengan teknik smok, peachwork, opnesel dan plisket. Keseluruhan gaun-gaun yang ditampilkan memang berkesan feminine dan bebas. Namun juga fleksibel dan ekspresif dengan kehidupan modern. Beberapa koleksinya ia tampilkan dengan jahitan halus bahkan ada beberapa yang mendapat sentuhan unfinished tanpa jahitan sehingga busana yang dikenakan tampak jatuh ditubuh sipemakai. Dengan mengenakan bahan chiffon, lace, tulle, dan silk organdi maka rancangannya makin tampil berkelas. "Saya menggunakan aneka bahan renda untuk mempermanis tampilan. Sedangkan warna saya pilih marun, hijau, krem dan jingga dalam berbagai gradasi seperti hitam dan putih, serta merah manyala" ujarnya. Tidak berpuas dengan itu, iapun menambahkan lukisan bercorak abstrak pada bahan rancangannya. Iapun amat concern dengan detil-detil gaunnya. Detil-detil itu mencerminkan budaya Indonesia dan budaya dunia yang berkesan modern seperti rumbai-rumbai dari benang yang menghiasi ujugn rok dan blus ala folklorik Spanyol. Hingga pemakaian ornamen seperti mote yang dikembangkan dari motif sari India. Peachwork sendiri ia tampilkan dlaam aneka ragam mulai dari bentuk bulat, kotak, lonjong, serta trapesium. (aya) http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail_c <http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail_c&id=175813> &id=175813 [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

