Saya cuma mau menambahkan paradigma berfikir yang lain tntang
Kebenaran ini,
--- In [email protected], "RM Danardono HADINOTO"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> ------------------------------
>
> Kebenaran juga merupakan hal yang dsisatu sisi adalah uniuversal
dan > esa, dilain fihak tersaring oleh persepsi dan daya terima
masing > masing individu. Matahari, yang adalah sebuah kebenaran,
akan muncul > berbeda bagi tiap individu: sebagai sumber sinar yang
indah romantis > yang memulai datangnya hari yang baru, sebagai sang
Fajar. Sebagai > alat pengering ikan asing, cengkeh, tembakau bagi
sipengusaha bahan > bahan ini. Sebagai sumber daya listrik bagi
mereka yang memiliki alat > solar energy. Sebagai sumber untuk
mencokletakan kulit bagi wanita > yang rebahan dipantai. Dsb.
Matahari dalam poem akan sangat beda > dengan matahari yanbg dilihat
dari teropong bintang dan dianalisa > secara physica.
Secara de facto, matahari (yang Mbah maksudkan disini) kan HANYA
SATU, fungsinya yang buanyak sebagai ini dan sebagai anu (ini lah
kebenaran kebenaran). Kebenaran itu Mutlak cuma Satu. Tidak mungkin
ada Kebenaran ganda. kebenaran-kebenaran buanyak.
>
> Bukan kebenaran itu berbeda, namun indra kita tak mampu mencakup
> kebenaran itu sekaligus dan manunggal. Warnapun, dilihat berbeda
oleh > mata yang berbeda. Bagi yang buta warna, merah, hijau,
kuning, adalah > abu abu.
Setuju, bukan akal yang gak mampu menelaah soal satu Kebenaran tapi
indra kita yang tak mampu mencakup sekaligus. Akal bukan lah panca
indra.
>
> Demikian juga kebenaran musik. Ada nada yang tak mungkin ditangkap
> atau dikenali oleh sebagian manusia. Nada yang sama diterima
sebagai > indah, bagi yang lain menyakitkan telinga.
Bila kita mendengar kata "musik" akal kita dah menangkap..ah ini
SATU hal berhubungan dengan bunyi/nada. Musik adalah Satu hal. Soal
indah dan gak, soal macam-macam musik itu hal lain, hal yang banyak..
>
> Saya mencernakan agama berbeda, ketika masih seusia kebanyakan
dari > Anda (20an sampai 30an), daripada kini, diambang awal 60an.
Ada > pergeseran fokus, dari sisi ritual menjadi sisi spiritual.
>
Itulah proses, dan akan terus berproses...
>
> Apakah Rolls Royce lebih tangguh daripada Lambhorgini atau
Bentley, > tergantung bagaimana kita menggunakannya. Rolls Royce dan
agama ada > kesamaan, keduanya adalah sekedar wahana. Kendaraan.
Kalau kita dengar "kendaraan", otak kita terpusat pada ada SATU
hal...suatu alat transportasi, soal macamnya transportasi..itu hal
lainnya yang banyak
Begiti juga kita dengar "agama" (tentunya agama yang hak yang betul2
dari Tuhan Yang Mutlak Satu), tentu hanya ada SATU agama yang hak,
yang lain hanya kebenaran2. Kecuali kalau kita percaya bhw Tuhan itu
tidak Esa, Kebenaran juga tidak esa.
> Memilih satu wahana belum berarti kita automatis sampai pada
tujuan. > Demikian juga agama, memilih satu agama tertentu, belum
tentu kita > lebih dekat dengan sang Pencipta.
he..he..tentu saja mbah, wahana ya wahana..tujuan ya tujuan.
Kalau wahananya or kendaraannya seekor kuda yang diracuni or kuda
mabok, bakalan melencong jauh dari tujuan...:-). Gitu juga agama,
salah milih agama...makin jauh ke Pencipta...meski perasaan (or
hati?) kita yakin kita makin deket sama Sang Pencipta. Hati kita
mudah ditipu kok. Kita, si pengendara yang punya otak...harus
mikir...bagaimana agar sampai tujuan YANG BENAR (bukan sekedar
sampai tujuan). Kendaraan Benar mana yang betul2 bisa mencapai
tujuan yang benar. Cuma satu Kendaraan. Meski jalan berliku dan
bercabang, kalau sipengendara menggunakan otaknya dan menggunakan
kendaraan yang benar, akan sampai....
>
>
> Salam
>
> danardono
wassalam,
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/