bung Jimmy,

     penjelasannya sangat sederhana, 
     prinsip ajaran Islam adalah melaksanakan
     apa yang diperintahkan serta menjauhi apa
     yang dilarang semaksimum kemampuan dari
     yang bersangkutan.

     contohnya: 
     ---------
     sholat untuk orang sehat,
     seharusnya dilakukan sambil berdiri,
     untuk orang sakit, boleh sambil duduk,
     atau bahkan sambil tidur. Kalau sakitnya
     parah sampai tidak mampu membaca doa-doa
     nya (asal masih sadar), ya sudah cukup
     dilakukan secara 'mental' dengan hati,
     biasanya dengan dituntun oleh salah
     seorang sanak keluarganya. 

     dalam sehari seharusnya setiap orang
     islam wajib sholat 5 waktu: shubuh, dhuhur,
     ashar, maghrib, dan isya. Tetapi untuk mereka
     yang melakukan perjalanan, sholat tsb. bisa
     sebagian digabungkan, sehingga menjadi hanya
     3 kali dalam sehari, dan prosedur/ritualnya
     bisa dipersingkat. Keringanan aturan untuk
     menggabung bbrp. sholat ini disebut men"jamak"
     ("jamaah": "kumpulan/gabungan")

***

     soal Qiblat,

     ( terimakasih atas kiriman hadits dari mas
       Tonny ), kalau misalnya kita berada di
     tempat yang asing, dan sulit menentukan
     arah kiblat, ya sudah pakai perkiraan
     saja dan disertai dengan niat bahwa sudah
     menghadap ke arah kiblat.

***
     Situasi yang lain, seseorang yang sedang
     bepergian dengan kereta atau bis, dan
     terpaksa harus melaksanakan sholat di
     tempat; ya apa boleh buat, ya harus di
     lakukan di tempat duduknya. Setelah
     ber'suci' secara ritual, niat, kemudian
     memulai sholat. Sedapat mungkin sewaktu
     memulai sholat ini kepala berusaha menghadap
     kiblat. Setelah itu kalau toh selama kita
     sholat kendaraannya belak-belok = itu
     sudah diluar kendali kita, biarkan saja.

     Kalau difikir, para jamaah haji Indonesia
     yang pergi haji, sewaktu berangkat, pesawatnya
     memang +/- menghadap ke arah Saudi/Mekkah,
     tetapi sewaktu pulang saya rasa +/- membelakangi
     Mekkah. Jadi selama penerbangan pulang sekian
     belas jam, para Jamaah haji RI terpaksa sholat
     membelakangi kiblat. Insya Allah, berdasarkan
     prinsip di atas, tidak menjadi masalah.

***

     Soal sholat di dalam pesawat ruang angkasa:
     since the 1990s, this has been actually not 
     a 'joke' anymore.

     Tahun 1990 an (sewaktu hubungan US & Saudi
     masih sangat erat), ada orang Saudi yang
     pernah menjadi salah satu awak/astronot
     misi pesawat Ulang-Alik milik USA:
     pangeran Bandar bin Sultan ( he was a Saudi
     Air Force pilot, and is now serving as the
     Saudi's ambassador in Washington ). Waktu
     itu ulama Saudi juga mengeluarkan fatwa
     soal cara menghadap kiblat bagi pangeran
     Bandar ini. Tetapi pendapat saya, seandainya
     tidak ada fatwa semacam itu pun, Islam sudah
     memberikan metodologi * how-to-derive the rule *,
     terutama utk. mereka yang menghadapi situasi
     darurat/situasi yang tidak biasa.

     note:  bagi yang ingin bertengkar dan baku
     -----  hantam soal agama & kepercayaan, sebetulnya
            ada mailing list yang memang di"khusus"
            kan untuk saling "memaki", misalnya:

             < http://groups.yahoo.com/group/proletar >
             < http://groups.yahoo.com/group/islamkristen >

            di situ para pirsawan bisa "puas" mendengarkan
            koleksi nama species-2 binatang di alam ini yang
            oleh tuan-tuan Meneer seperti Datuk Jusfiq,
            digunakan di dalam kalimat-2 makiannya.

            A little bit "civilized" than Jusfiq, there is
            also Mr. Kim-Hook. And little bit "fair-er" than
            Kim-Hook, there is also "Ny. Muslim binti 
            Mustikawati" yang terkenal itu ( of course you
            could enjoy the latter *cellebrity* in *apakabar*
            too ... :)

=======( ihm )=======================================

--- "Jimmy Okberto" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


> Mba Fauz,
> 
> Saya Cuma menelaah ...
> Dari email ....Tonny Picasso ...
> 
> Memang salah, kalau orang untuk menelaah ...
> Sesuai bacaan yang tersirat dan tersurat ...
> 
> Mohon di mengerti ....
> 
> -----Original Message-----

> From: fauziah swasono [mailto:[EMAIL PROTECTED] 

>  --- "Jimmy Okberto" <[EMAIL PROTECTED]> 
> wrote:

> > walah kok sholat aja plin-plan begitu untuk seorang  
> > nabi nabi plus rasul ... ga masuk akal !!!
> > 
> > gimana dengan umatnya ...
> > 
>
>    Pak Jimmy, anda keterlaluan kali ini. 
>    Ini sudah dalam taraf menghina. 
>
>    Saya pikir anda tidak cukup dewasa untuk 
>    ikut berdiskusi dg orang2 dewasa.
> 
> fau





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke