Mang Ucup yakin di dunia ini tidak ada jiwa budukan, jiwa bopeng, 
jiwa sakit maupun jiwa sesat, karena yg budukan, yg bopeng, yg sakit 
maupun yg sesat itu adalah tubuhnya bukanlah jiwanya! Kalau tubuh 
mang Ucup yg berselingkuh, apakah jiwanya yg harus dihukum? Apakah 
jiwanya yg bisa dinilai sesat? Karena kenyataannya tubuhnya mang 
Ucup inilah yg menikmatinya, bukan jiwanya! Dan bagaimana jiwa saya 
bisa dibilang tersesat, wong seharian nempel terus kagak pisah2 dari 
tubuh ini, jadi menurut penilaian saya manusianya yg sesat bukanlah 
jiwanya!

Manusia tidak akan bisa di identitaskan di dunia ini hanya 
berdasarkan jiwa saja. Dan kewajiban utama bagi semua ciptaan Allah 
di dunia ini ialah memelihara tubuhnya! Begitu kita brol lahir di 
dunia ini, kita udah harus mengurus body kita agar bisa exist dan 
hidup terus tanpa sakit, tanpa lapar dan tanpa ada rasa haus. 

Orang bisa puasa selama 40 hari, tapi jangan harap bisa puasa 4 bln 
terus menerus, pasti bakalan kojor! Para munafikers agamawis, 
menilai tujuan utama kita dilahirkan didunia ini adalah untuk 
melayani, satu kebohongan dan gombal tulalit tulen! Mana Lho bisa 
melayani, kalho Lho kagak hidup! Jadi yg penting ialah memelihara 
kehidupan dulu baru Lho bisa melayani!

Yg bisa merasakan nikmatnya esek2, ato makan sate babi, ato 
mendengarkan alunan musik yg indah, atau menikmati pemandangan alam 
yg indah itu siapa? Tubuhnya ataukah jiwanya! Jelas tubuhnya, jiwa 
tidak akan bisa makan sate, jiwa tidak bisa melakukan esek2, jadi 
sebenarnya hanya "tubuh"lah yg bisa merasakan berbagai kenikmatan 
duniawi ini.

Maka benarlah pendapat dari Maria Sutanto yg ditulis dlm bukunya "So 
what gitu loh!" Kalo body gue serba minus: Ipel-ipel, pesek, kruwel 
alias kriting abiss, iteung ... so what gitu loh?! Kalo elo kolerik, 
elonya lagi sanguin or flegmatik, en gue ga bisa milih laen selain 
melankolis ... so what gitu loh?! Kalo gue ada cacatnya, ga sempurna 
kayak idol, en musti pake kruk segala ...so what gitu loh?! Kalo gue 
biasa2 aja, malahan punya banyak kekurangan, ga cool en brilian ... 
so what gitu loh?!

Tetapi bagaimana dgn adanya sorga dan neraka? Bukankah setelah kita 
koit, body kita akan abis dimakan cacing, jadi yg exist hanya 
tinggal jiwanya saja.

Renungkanlah oleh akal sehat Lho, ngapain Lho mo naik ke sorga 
segala macem, toh disono juga Lho kagak bakalan bisa menikmati 
ataupun merasakan kenikmatan surgawi, sebab jiwa tidak akan dapat 
merasakan kenikmatan ragawi dlm bentuk apapun juga, entah itu makan 
enak, tidur enak, ataupun dengar musik enak, jadi ngapain susah2 Lho 
mo naik ke sorga segala macem, hanya untuk sekedar duduk diem dan 
bengong azah disono!

Tapi jauh lebih mendingan tinggal di sorga yg adem dan dingin, 
daripada di siksa diapi neraka yg panas! Jawablah dgn jujur, apakah 
jiwa bisa merasakan dingin ato panas? Saya yakin tidak! Sebab yg 
bisa merasakan dingin ato panas hanyalah tubuh kita bukanlah jiwa 
kita!

Tapi saya takut dibakar di api Neraka tuh! Itu hanya sekedar dongeng 
dan iming2 para penjual Firman azah, cobalah Lho renungkan pake 
jidat dan nalar Lho!

Jiwa itu sifatnya adalah kekal, abadi dlm bhs Sundanya disebut 
immortal, gak bisa rusak, kalho jiwa tsb bisa rusak dan hangus, maka 
sekali dibakar azah udah langsung tutung angus kebakar jadi debu 
euuy! Jadi kalho gak bisa rusak, berarti pula kita tidak akan bisa 
merasakan sakit, jadi sebenarnya walaupun kita dibakar diapi neraka 
ribuan tahun sekalipun gak papa, sebab lho gak bakalan ngerasa sakit 
atopun hangus kebakar, jadi mirip seperti lagi mandi azah!

Apakah tubuh manusia itu? Apakah jiwa itu? Adakah pemisah yang dapat 
membedakan dengan pasti antara tubuh dan jiwa di dalam diri manusia?

Identitas manusia di dunia adalah tubuhnya. Tubuh menjadi pengada, 
perekat, serta menduniakan manusia. Tanpa tubuh manusia tidak mampu 
meng-'ada'-kan dirinya. Belajar, makan, berpikir, dan aktivitas lain 
tidak dapat dilakukan bila manusia tidak bertubuh. Dengan singkat 
dapat dikatakan bahwa tubuh adalah sentralitas dari manusia di 
dunia. Segala sesuatu berawal dan berakhir pada tubuh, bukannya pada 
jiwa!

Setelah Anda membaca khotbah mang Ucup, maka ini saya yakin Anda 
akan manggut2 seperti burung Kakatua dan men-Amin-kan pendapat Mang 
Ucup yg patut diacungi jempol ini!

Maranatha
Mang Ucup ? The Drunken Priest
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.net




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke