Apa dikotomi moderat dan fundamentalis ini tepat??? Misalnya, saya merasa diri fundamentalis, tapi itu hanya saya terapkan buat diri sendiri. Saya tak pernah ribut di milis soal agama (biasanya, melihat title yang berbau agama, langsung saya delete karena tahu ujung-ujungnya hanya debat kusir).
Saya tak pernah melihat penganut agama lain sebagai potensial enemy. Saya anggap netral saja. Saya anggap tiap orang berhak memilih jalan masing-masing, dan tanggung jawab kepada Tuhan ada di tangan masing-masing. Kecuali kalau ada yang memaksakan kehendak pada orang lain. Pemaksaan itu tak pernah saya lakukan, karena kewajiban saya hanya memberi tahu dan memberi peringatan. Tak lebih. Tak mau dituruti ya sudah. Tak ada paksaan dalam agama. Saya tidak mau mengganggu siapapun, tapi juga tak mau diganggu oleh siapapun. Jadi koeksistensi damai saja. Mungkin hubungan ini Anda anggap kurang akrab dan kurang hangat, tapi selama tidak saling menyinggung kepercayaan orang lain, saya pikir tak ada persoalan apa-apa. Saya terbukti bisa berteman akrab dengan penganut agama lain, khususnya Kristen, Katolik, yang rupanya juga menggunakan pendekatan yang sama. Mereka tak pernah mengutak-atik kepercayaan saya, begitu juga sebaliknya. Tapi dalam kerjasama di kantor dan lingkungan lain, oke-oke saja. Saya tak merasa perlu mengorek-ngorek kesalahan atau kekurangan agama lain, karena saya sudah puas dengan agama saya sendiri. Bagi saya, masih banyak urusan lain yang lebih penting daripada berdebat soal agama dengan orang yang toh tidak akan mau menerima pendapat saya, karena ini sudah soal iman. Nabi Muhammad SAW saja gagal meminta pamannuya sendiri, Abu Thalib, untuk masuk Islam, padahal hubungan keduanya sangat baik dan pamannya ini selalu melindungi Nabi dari gangguan orang kafir Quraisy. Suka berdebat di milis atau di manapun itu --menurut saya-- lebih merupakan attitude personal. Tak usah dikaitkan dengan keyakinan agama tertentu... --- Khairur Razi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Apa beda antara seorang Muslim dan Kristen Moderat > dg Muslim dan Kristen Fundamentalis? > > Yg pertama menganggap pemeluk agama lain sebagai > 'potential friends' sehingga selalu berusaha mencari > titik persamaan untuk memperkuat barisan menuju > pembangunan kemanusiaan di Indonesia; > > Yg kedua, menganggap pemeluk agama lain sebagai > 'bakal lawan berbahaya dan tak bakalan pernah > menjadi teman' sehingga perlu mengorek-ngorek > kesalahan ajaran/perilaku agama lain dan bangga dg > melakukan hal itu; menikmati hingar bingar konflik > agama; dan tak peduli hal2 lain yg lebih penting > sebagai musuh bersama: korupsi, kemiskinan, > pembangunan, pendidikan, dll. > > The choice is ours. > > salam, > > > > Khairurrazi > Aligarh Muslim University > Uttar Pradesh, India > > > -- > India.com free e-mail - www.india.com. > Check out our value-added Premium features, such as > an extra 20MB for mail storage, POP3, e-mail > forwarding, and ads-free mailboxes! > > > Powered by Outblaze > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

