--- In [email protected], Mas Bagong <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kalau bicara fundamentalis atau tidak...
> Mari kita lihat bertahun-tahun yang lalu...
> Perang salib yang berdarah-darah selama bertahun-tahun itu merupakan
> bentuk fundamentalisme yang menyisakan kepedihan plus kebencian
antar
> sesama hingga sekarang...
> Hal ini tak lebih karena adanya dogma seperti di bawah:
> " Aku mengikuti kebenaran karena aku benar...
> Karena aku benar maka akulah kebenaran...
> Karena aku kebenaran, maka orang yang selain aku tidak benar...."
>
> dan ini masih menghinggapi kita hingga sekarang....
> DG
>
-----------------
DH: That's exactly the truth.
Orang membela mati-matian, sampai ber-darah darah sebuah ajaran atau
agama, karena dibelakangnya tersembunyi ke AKUan. Ini adalah agama
yang AKU anggap benar, yang AKU sucikan. Karena itu mengotori apa
yang AKU sucikan, adalah mengotori AKU..
Selama hayat dikandung badan, tak ada manusia, yang akan mampu
menguakkan kebenaran sejati, namun, tetap saj amanusia, beranggapan,
kebenaran itulah yang AKU akui sebagai kebenaran.
Mengakui sesuatu, berintikan kata AKU.
Pembebasan manusia dari ke AKUannya, oleh pangeran Sidharta dinamakan
ANATTA, yang adalah kunci pembebasan diri dari derita yang dinamakan
DUKKHA.
Orang Spanyol tega sekali membabat kepala dan tubuh orang Indian,
yang menolak di Kristenkan. Karena ke AKUan mereka terlukai.
Orang Jepang membunuhi missionar dari ordo Fransiscan dahulu diabad
ke XV/XVI karena kehormatan keAKUan Shinto mereka terlukai oleh
ajaran baru ini.
KeAKUan yang kental inilah, yang menghalangi manusia, melihat
kebenaran dalam ajaran agama lain, dan merasa kebenaran intu TUMPLEK
100% dalam agamanya.
Padahal, sebentar saja kesemua ini akan berlalu, tubuh kita, benda
benda, tatasurya, ya apapun, yang tinggal adalah kebenaran sang
Khalik, yang takkan mampu kita cernakan selama hayat dikandung badan.
Bagaikan ketidakmampuan kita menatap matahari dengan mata kita..
Salam
danardono
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/