Refleksi: Pak Menteri! Kalau 50% dipegang Exxon dan 50% untuk Philips, maka pertanyaannya apakah masih ada yang boleh dimiliki saudara-saudaraku?
http://www.suarapembaruan.com/News/2005/06/18/index.html SUARA PEMBARUAN DAILY Pemerintah Tak Persoalkan ConocoPhilips Jual Kepemilikan di Blok A WONOGIRI - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Purnomo Yusgiantoro mengatakan, pemerintah tidak mempersoalkan bila ConocoPhilips menjual kepemilikan sahamnya di lapangan gas Blok A Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) ke pihak lain (farm out). Kendati demikian, pemerintah tetap meminta ConocoPhilips untuk segera mengembangkan lapangan gas Blok A. Hal itu dikatakannya di sela-sela peresmian penggunaan air bersih di Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat (17/6). ConocoPhilips merupakan operator di lapangan gas Blok A Provinsi NAD. Dikabarkan, ConocoPhilips akan hengkang dari lokasi tersebut, namun saat hal itu dikonfirmasi ke Menteri ESDM, Purnomo mengatakan mereka belum mendapat pernyataan resmi. Kalaupun ConocoPhilips akan keluar, bukan pemerintah yang akan melakukan tender ulang. ''Bukan kita yang tender ulang. Blok itu kan masih punya dia (ConocoPhilips). Jadi dia mau jual kepada siapa terserah dia. itu namanya di farm out,'' ujar Purnomo. Menteri ESDM mengakui, saat lawatan Presiden ke Washington DC, Amerika Serikat, diperoleh laporan bahwa ConocoPhilips tidak tertarik untuk mengembangkan Blok A karena beberapa faktor, di antaranya kondisi keamanan. Kendati demikian, pemerintah mendesak agar ConocoPhilips cepat memutuskan untuk mengembangkan lapangan gas Blok A di NAD. Karena semakin cepat maka akan dapat memenuhi kebutuhan gas bagi industri pupuk, sehingga pabrik pupuk mendapatkan pasokan gas tambahan. ''Tentu kita ingin ini didorong untuk pengelola dari Blok A yaitu ConocoPhilips,'' ujarnya. Pemerintah meminta agar ConocoPhilips cepat memutuskan tindakannya. Bila tidak berminat, ujar Purnomo, dapat diserahkan ke pihak lain yang berminat, sehingga dapat dimanfaatkan oleh pabrik pupuk untuk 2007 hingga 2008. Pada lapangan gas Blok A itu, status kepemilikan saham 50 persen dipegang oleh ConocoPhilips dan 50 persen lagi oleh ExxonMobil. Pemerintah berencana, dalam jangka panjang akan mengembangkan lapangan gas Blok A untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri khususnya kelangsungan produksi pabrik pupuk. Blok Cepu Pada kesempatan tersebut, Purnomo juga mengungkapkan, negosiasi antara pemerintah dengan ExxonMobil mengenai Blok Cepu, Jawa Tengah, secepatnya akan segera diselesaikan. ''Itu (negosiasi) belum selesai, karena kalau akan ditandatangani (kontrak perjanjian dengan ExxonMobil) akan dibawa ke Departemen ESDM untuk dibuatkan kontrak baru,'' ujarnya. Sesuai undang-undang yang baru, ujarnya, bila kontrak dengan ExxonMobil untuk Blok Cepu ditandatangani, bentuknya bukan lagi TAC (technical assistance contract), melainkan kontrak bagi hasil (production sharing contract/ PSC) dengan masa perpanjangan hingga 30 tahun. Dikatakan, Departemen ESDM memposisikan diri dalam tataran makro sehingga tidak ikut campur untuk mendorong perusahaan plat merah, yakni Pertamina, untuk melakukan negosiasi yang sifatnya lebih agresif agar penyelesaian negosiasi Blok Cepu itu dapat terselesaikan. Kendati demikian, pemerintah berharap empat hal utama yang dibawa ke dalam negosiasi dapat diselesaikan. Keempat hal itu, yakni bagi hasil, berapa yang akan diperoleh ExxonMobil, Pertamina maupun daerah setempat, masalah kompensasi yang harus diberikan kepada Pertamina karena lapangan itu memang milik Pertamina, dan penunjukan operator untuk pengembangan Blok Cepu. Seperti diberitakan sebelumnya pemerintah melalui Tim Negosiasi membuka kembali negosiasi dengan ExxonMobil untuk pengelolaan Blok Cepu pada April 2005. Jika Negosiasi ini bisa cepat selesai, maka lapangan minyak di Blok Cepu segera diproduksi dan diharapkan bisa konstan pada 2008. (L-10) Last modified: 18/6/05 [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

