http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/6/20/b22.htm


Untuk biaya rawat inap (opname) di RS Kelas III, terdapat di 14 RS. Untuk di 
Bali ditunjuk RS Kusta Balun, BKMM Propinsi Bali dan BPK RS Indra di Balun.  


Juli, Pendidikan dan Kesehatan Gratis



Jakarta (Bali Post) -
Mulai Juli 2005 pelayanan gratis akan diberlakukan untuk pendidikan SD/SMP dan 
berobat gratis bagi masyarakat miskin. Kebijakan ini dicapai setelah Panitia 
Anggaran DPR menyetujui Program Kompensasi Pengurangan Subsidi (PKPS) BBM. 
Propinsi Bali pun mendapat program tersebut.

Anggota Komisi IX DPR Tisnawati Karna mengemukakan hal itu di Jakarta, Minggu 
(19/6) kemarin.  Untuk program kesehatan, anggota Fraksi Partai Golkar 
kelahiran Denpasar ini mengatakan, sebanyak 107 pusat kesehatan masyarakat 
(puskesmas) yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Bali mendapat Rp 11,254 
milyar untuk biaya berobat gratis masyarakat miskin. Pelayanan gratis di 
puskesmas akan mendapat jasa pemeriksaan kesehatan maupun mendapat obat generik 
dari puskesmas. ''Untuk puskesmas, kita sedang memperjuangkan agar dana dari 
APBN bisa langsung diterima oleh tiap puskemas,'' katanya. 

Sementara itu untuk biaya rawat inap (opname) di RS kelas III, menurutnya, 
terdapat di 14 RS termasuk di antaranya RS Kusta Balun, BKMM Propinsi Bali dan 
BPK RS Indra di Balun. Perawatan inap gratis bagi masyarakat miskin ini 
dilakukan jika peserta pelayanan mendapat rujukan dari puskesmas bersangkutan 
untuk dilakukan pengobatan lanjutan di RS.  Untuk pelayanan rawat inap gratis 
ini, pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp 66,576 milyar. 

Sebenarnya, kata Tisnawati, biaya di puskesmas dan di RS kelas III gratis telah 
dilaksanakan mulai dari sekarang. Kendati dananya belum cair, PT Asuransi 
Kesehatan (Askes) akan menalangi terlebih dahulu perawatannya. ''PT Askes sudah 
melaksanakan. Sambil berjalan, juga dilakukan persiapan antara lain melakukan 
pendataan dan penyempurnaan kartu pelayanan gratis khusus buat masyarakat tidak 
mampu,'' jelasnya.

Untuk dapat berobat secara gratis ini, Tisnawati mengatakan masyarakat harus 
mendaftarkan diri di RT/RW atau pejabat perangkat desa untuk mendapatkan kartu 
miskin. Kartu tersebut bisa dipergunakan sebagai surat untuk mendapatkan 
pelayanan gratis.  Alokasi anggaran untuk di Bali sudah diperjuangkan dan telah 
terjadi peningkatan cukup besar dalam APBN Perubahan 2005.

Menurutnya, khusus untuk Bali kucuran anggaran dari PKPS BBM sangat diperlukan 
karena Bali tidak memiliki sumber daya alam memadai. Tidak seperti di daerah 
lain, APBD Bali lebih banyak mengandalkan dari hasil penjualan jasa.  Khusus 
untuk Bali, ia mengatakan, pihaknya juga mengusulkan agar mendapat fasilitas 
tambahan seperti pengadaan sepeda motor dan perahu bermotor. Hal ini penting 
agar pelayanan kesehatan dapat dilakukan dengan cara jemput bola antara lain 
pelayanan kesehatan untuk daerah terpencil seperti di Bangli, sehingga 
pelayanan kesehatan dapat dilakukan lebih optimal.

Sementara itu, Anggota Panitia Anggaran DPR Abdul Hadi Jamal mengatakan, secara 
nasional DPR telah menyetujui alokasi PKPS BBM di empat bidang, yaitu 
pendidikan, kesehatan, pangan (raskin) dan infrastruktur pedesaan.  Dana yang 
telah disepakati antara pemerintah dan Panitia Anggaran yaitu pendidikan 
sebesar Rp 6,271 trilyun, dana kesehatan Rp 3,875 trilyun, dana infrastruktur 
sebesar Rp 3,342 trilyun dan dana pangan (raskin) Rp 4,682 trilyun. (kmb4


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke