Ya moralitas berdasarkan Islam...:-)bukan perasaaan. Saya kira HAM maupun Demokrasi tidak bertentangan dengan nilai2 moralitas semua agama.
Kembali ke soal Demokrasi, menurut sayapun Demokrasi masih menjadi pilihan yang terbaik yang ada dimuka bumi ini untuk Sistem kepemerintahan dari sistem2 yang pernah berseliweran. Sistem ini menjadi sempurna kalau dijalankan oleh orang2 yang bermoral. Memang tidak ada yang sempurna pada ciptaan manusia, namun kita manusia harus berusaha menemukan sistem yang terbaik buat masing-masing negaranya. Saya kira semua sistem itupun ciptaanNya, manusia cuma sekedar menemukan ilmu Allah itu. Manusia hanya perlu berfikir apakah sistem A ini cocok diterapkan dengan sikon kekinian suatu negara? Yap, rajin-rajinlah mendekatkan diri kepadaNya, sehingga kita menjadi peka akan 'tanda-tanda'Nya. wassalam, --- In [email protected], aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Mbak LIna, > Moralitas dan HAM berdasar apakah? Menurut siapa ? Standar moralitas sebenarnya juga absurd. Bila diserahkan dengan perasaan manusia maka akan terjadi perdebatan yang luar biasa tak berujung dan berakhir, bahkan akan menimbulkan perdebatan. Karena perasaan manusia sangat dipengaruhi, lingkungan, pengalaman hidup, pemikiran dan persepsi dia bukan? > Contoh kasus muslimah berbaju sopan sesuai moral dan etika. Sopan menurut Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Irian Jaya atau Islam. Kalau Islam sangat jelas patokannya. > Orang dikatakan baik menurut Batak, Minangkabau, Jawa, Bali, Irian atau Barat. Ataukah baik menurut Islam yang jelas yakni orang yang berusaha taat dengan perintah Allah. > > salam, > > Aris > > Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Mas Arcon, moga-moga ini bisa jadi kumpulannya juga...:-) > > ******** > Ini hanya sebuah cerita seorang Arab yang tidak mengerti sama sekali > tentang Demokrasi dan bertanya kepada rekannya yang orang Inggris, > karena Inggris dipakai sebagai contoh negara demokrasi terbaik. Si > Arab ini memaknai Demokrasi sebagai "peraturan hidup berkelompok" > tapi dia sadari bahwa bukan makna ini yang dipahami oleh rekannya si > Inggris. Lalu si Arab bertanya kepada si Inggris,"apa makna dan > bagaimana prakteknya". > > Si Inggris menjelaskan prakteknya bahwa rakyat yang mengutus > perwakilan ke Parlemen untuk berbicara atas nama mereka. Dijamin > bahwa wakil-wakil ini tidak akan menerima suap. Partai-partai ini > akan menggunakan tokoh politik penggerak yang berusaha menarik > anggota lainnya utk bersuara sesuai dengan garis partainya. Lalu si > Arab bertanya,"bukankah disini ada kesempatan untuk korupsi (money > politic)?" Jadi, bisa saja partai yang berkuasa/memerintah > sebetulnya hanya mewakili suara minoritas. > > Hmmh..lagi-lagi korupsi. Apakah betul tidak terjadi korupsi di > Majelis-Majelis terhormat di Inggris maupun di Amerika. Mungkin > saja terjadi, namun masalahnya rakyat hidup makmur secara materi. > Apakah rakyat makmur karena sistem Demokrasi tsb? Atau bukan karena > pemerintahannya telah berhasil menjajah negara lain dengan cara yang > lebih canggih yang dikenal sebagai 'neo-neo' tsb? > > wassalam, > > --- In [email protected], "Ari Condro" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ini kumpulan diskusi ttg demokrasi yang baru saya rangkum ... > > Monggo dibaca mbak Lina ..... :) eh, spesial juga bagi teman teman > > yang heran, kenapa kok negara yg ngakunya menerapkan > > demokrasi tapi kok masih tega menyerang negara dunia ketiga. > > > > salam, > > Ari Condro > > > > === > > > > > > > > > > ********************************************************************* ****** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi- india.org > ********************************************************************* ****** > _____________________________________________________________________ _____ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > > --------------------------------- > Yahoo! Groups Links > > To visit your group on the web, go to: > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ > > To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. > > > > "Bangkitnya manusia, karena pemikirannya" > Kebangkitan ialah perpindahan suatu bangsa,negara, umat dan seorang individu dari satu keadaan ke arah yang lebih baik > > > > > --------------------------------- > Yahoo! Sports > Rekindle the Rivalries. Sign up for Fantasy Football > > [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

