COMES-Seorang tawanan Palestina di penjara "Asqolan" wilayah Israel 
mengalami kebutaaan, akibat kerasnya siksaan dan penganiayaan terhadap 
dirinya ketika proses introgasi yang dilakukan oleh dinas intelejen 
zionis.

Seorang pengacara dari asosiasi tawanan Palestina mengatakan, tawanan 
tersebut bernama, Salamah Muhammad Hasan Rasyayidah (30 tahun) warga 
Bet Lehem. Dia kehilangan penghlihatannya diakibatkan kerasnya siksaan 
dan penganiayaan yang biadab. Salamah dinterogasi dan dintimidasi 
selama lebih dari 40 jam dalam sekali pemeriksaan, hal ini terus 
berlangsung selama beberapa kali. Mulanya ia merasakan rasa sakit yang 
hebat di matanya lalu sedikit-sedikit penglihatannya mulai pudar, kini 
ia tidak bisa melihat apapun yang ada di sekililingnya.

Katika itu teman-temannya sesama tawanan sempat meminta dipanggilkan 
dokter untuk mengobati matanya, namun permintaan tersebut dianggap 
angin lalu saja oleh bagian pengelola panjara. Mereka juga tidak mau 
mengobati sakit yang diderita Salamah. Bahkan sipir penjara malah 
menghinanya dan menuduh Salamah pura-pura buta.

Salamah ditangkap pada tanggal 7 Mei yang lalu, setelah rumah 
tinggalnya dihancurkan pada jam 3 malam. Ia ditangkap di tengah 
rentetan peluru yang berdesing ke telinganya. Awalnya ia di tahan di 
penjara "Etshiwan" selama lima hari terkurung sendiri, lalu 
dipindahkan ke penjara Asqalan. Ia dituduh memperdagangkan dan 
menyelundupkan senjata ke wilayah Palestina.

Perlu disebutkan disini, sebelum ditangkap Salamah sedang mengalami 
sakit mata, kemudian sakitnya bertambah parah setelah diniterogadi dan 
diintimadasi oleh serdadu intelejen zionis.

Asosiasi tawanan Palestina memohon palang merah internasional untuk 
berperan menyelesaikan masalah ini, terutama masalah kesehatan yang 
sangat diabaikan oleh pengelola penjara, padahal kesehatan merupakan 
hak semua tawanan yang dijamin oleh undang-undang internasional. 
Asosiasi meminta pihak palang merah untuk mendesak pengelola penjara 
Asqolan agar memperbolehkan membawa  tawanan tersebut ke rumah sakit 
untuk diobati. (PI/asy)
http://www.infopalestina.com/lihatberita.asp?id=6239




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke