BISIK-BISIK MEDIA: Ada apa di balik keriuhan media massa? Racikan Jumat, 24 Juni 2005 HIMBAUAN: Bacalah, dengarlah, tontonlah. Tapi gunakan nalar dan akal sehat Anda: Jangan percaya 100% pada media massa. Simak baik-baik, jangan telan mentah-mentah apa yang tersaji. Kupaslah, kunyahlah, saringlah, dan cermatilah dengan bijak apa yang mereka tuliskan, siarkan, dan tayangkan. MEDIACARE "peduli bukan berarti harus terus memuji" ________________________________________________________ SOROT MEDIA ________________________________________________________ Nono Anwar Makarim, lawyer: Pers kadang mengesalkan sehingga sejumlah orang yang merasa dirugikan oleh suatu pemberitaan di media massa menyampaikan pengaduan ke polisi, khususnya menyangkut tindak pidana umum pencemaran nama baik. Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dengan pemberitaan pers, penyelesaiannya lebih baik dilakukan melalui mekanisme yang disediakan oleh UU tentang Pers. Nurhadi Purwosaputro, sekjen ATVSI: Kewenangan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terlalu berlebihan karena bertugas merumuskan peraturan, mengawasi sekaligus menjatuhkan sanksi di bidang penayangan kekerasan, pornografi, dan mistik. R.H. Siregar, wakil ketua Dewan Pers: Ada sekitar 3.000 penerbitan pers, sebagian besar diantaranya tak mempunyai badan hukum. Bahkan sekitar 70% nya tidak sehat dalam bisnis, tidak sehat dalam manajemen, dan tidak profesional dalam menerapkan standar profesionalisme jurnalistik. Selain tak menggaji wartawannya dengan baik, mereka juga banyak melanggar kode etik jurnalistik. Theo F. Toemeon, mantan kepala BKPM (diuarkan kala ia masih menjabat sebagai kepala BKPM): Jasa penyiaran radio, televisi dan perfilman lebih baik dibuka bagi penanaman modal asing (PMA) yang selama ini dinyatakan tertutup. Kalau kita buka dan izinkan asing masuk berarti akan ada kompetisi, sehingga tidak akan ada lagi monopoli. _________________________________________________________ ANTARA - news agency www.antara.co.id Gedung Antara, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Kepala: Ahmad Sobari Anda atau klien Anda punya produk atau jasa? Pasang saja banner di situs internet Kantor Berita ANTARA. Klik www.antara.co.id. Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi tuan Uluan Manurung e: [EMAIL PROTECTED] hp: 0812-8183948. _________________________________________________________ BENS RADIO - radio station Jl. Tarumanegara no 45, Pisangan, Ciputat, Jakarta e: [EMAIL PROTECTED] Radio yang didirikan oleh almarhum penghibur kondang Benyamin S. ini sedang mencari tenaga reporter, penyiar, produser, dan staf account executive (AE). Kualifikasi yang dibutuhkan untuk menjadi reporter, penyiar dan produser adalah minimal berpendidikan D3 komunikasi atau pernah kursus penyiaran. Layangkan surat lamaran disertai CV, pas foto berwarna ukuran 4x6 dua lembar, foto kopi KTP, dan ijazah ke alamat tersebut di atas. Cantumkan subyek lamaran: REP, PEN, PROD dan AE. Paling lambat 8 Juli 2005 (cap pos). _________________________________________________________ CAKRAM - magazine www.cakram.co.id ISSN: 0853-0912 Rp 17,900/copy (reguler edition) Publisher: Printer: Penebar Swadaya PT Duta Cakrawala Komunika Puri Matari Jl. HR Rasuna Said Kav. H 1-2, Jakarta 12920 t: (021) 525-5160, 526-7359 f: (021) 526-1078 e: [EMAIL PROTECTED] Chief Editor: M. Gunawan Alif CAKRAM, majalah komunikasi pemasaran yang digagas oleh tokoh periklanan Ken T. Sudarto itu menjadi acuan bagi pelaku usaha periklanan, promosi dan kehumasan. Tak banyak yang berubah pada penampilan CAKRAM dari tahun ke tahun walau pesaing bermunculan. Sebut saja MARKETING, MIX, ADOI, CONCEPT, B & B, dan ARTSOLUT. Majalah yang memiliki tim periset handal ini juga rutin menerbitkanedisi khusus. Beragam topik dikemas rapi, namun tak jauh dari duniamedia massa dan komunikasi pemasaran: pasar tabloid, koran, majalah, stasiun radio, stasiun tv, periklanan, hingga kehumasan. CAKRAM edisi khusus Juli 2005 akan membahas tentang "Kreativitas Global". _________________________________________________________ CAKRAWALA 98.3 FM - radio station Jakarta t: (021) 624-7240 Ingin tahu lebih banyak tentang Budaya Tionghoa? Simak secara rutin di Radio Cakrawala 98.3 FM setiap Rabu, Pk. 20.00 - 21.00 WIB. It's a really Chinese Cultural Talks on Radio. Bincang-bincang pada Rabu, 22 Juni lalu menampilkan kisah spektakuler tentang strategi perang SUN TZU dan segala filosofinya yang telah teruji dalam dunia bisnis masa kini. Sebagai pembahas utama adalah Andrie Wongso, 'Icon of Sun Tzu' dan motivator nomor wahid Indonesia. Untuk berinteraksi, silakan hubungi telpon (021) 624-7240 pada saat acara berlangsung. Sampai bertemu di udara! Info dari Eghie Ferdhian, Public Relation The Energetic People Development Center (The EPDC) HP: 0852-17203142 e: [EMAIL PROTECTED] _________________________________________________________ djakarta! - magazine the city life magazine www.djakartamag.com Jakarta Rp 24,500 CE: Andre Syahreza Majalah kehidupan kota yang pertama hadir di Jakarta pada November 2000 ini telah melalui pasang surut. Didirikan oleh Daniel Ziv asal Kanada, djakarta! menarik banyak perhatian dengan konsep yang unik (menceritakan Jakarta dari berbagai sudut dengan dua bahasa alias bilingual) dan kolumnis kondang seperti Seno Gumira, Ayu Utami dan Wimar Witoelar. Setelah ditinggalkan Ziv pada tahun 2002, majalah ini sedikit mengalami perubahan di bawah pimpinan Suryatini N. Ganie yang lalu digantikan oleh Andre Syahreza. Baru-baru ini, djakarta! kerap mengangkat tema seks, namun sempat kembali ke mainstreamnya. Beragam komentar pembaca soal tema seks: "Nggak djakarta! banget". Pada edisi Juni 2005, djakarta! mengangkat tema perubahan - changing yourself. Apa gebrakan djakarta! selanjutnya? Kita lihat saja! Info dari Rahmi Dian Agustino e: [EMAIL PROTECTED] _________________________________________________________ JAK NEWS - radio station Jakarta Kabar terakhir, ada seorang pemodal yang sudah teken kontrak dengan pemilik lama (Safari) untuk mengelola radio yang cepat dikenal luas masyarakat karena kritiknya yang 'kenceng' dan bikin panas telinga para pejabat itu. Siapa gerangan orang berduit yang berani menggelontorkan depositonya itu? Pengusaha kayakah, atau malah oknum penguasa? Tunggu saja kabar berikutnya. _________________________________________________________ KOMPUTER AKT!F - magazine komputeraktif.com PT Prima Mediapustaka Gramedia Majalah Gedung Perintis lt. 3, Jalan Kebahagiaan 4-14, Jakarta 11140 t: (021) 260-1234 # 2301-2304 e: [EMAIL PROTECTED] CE: Antyo Rentjoko 'Tyo' e: [EMAIL PROTECTED] Majalah dwimingguan yang memberikan panduan kepada khalayak ramai tentang penggunaan teknologi digital. Majalah setebal 80 - 96 halaman (selang-seling) ini dikemas dengan bahasa yang ringan dan enak dibaca. Pendeknya, Anda tak bakal pusing kala membaca beragam artikel bernuansa teknologi informasi yang tersaji di majalah milik KKG itu. Iya kan bung Tyo? _________________________________________________________ KONTAN - tabloid Jakarta CE: Ardian T. Gesuri KONTAN bakal beranak! Lho, kapan hamilnya? Yah, namanya juga media, mau beranak pinak kapan saja bisa, apalagi KONTAN didukung jejaring bisnis KKG yang punya potensi dan duitnya berserakan di berbagai brankas bank. Ada selentingan kabar, KONTAN bakal 'melahirkan' majalah bulanan FUND - yah tak jauh dari soal kelola uang. Seperti apa bentuknya? Sabar ya, tunggu tanggal edarnya.Bisik-bisiknya sih mulai Juli 2005. _________________________________________________________ MTV TRAX - magazine www.mtvtrax.com Rp 30,000/copy Wisma Chita Kirana Jl. Lombok 73, Jakarta Pusat 10350 t: (021) 31908982-85, 314-4760 CE: Hagi Hagoromo e: [EMAIL PROTECTED] Majalah MTV TRAX bareng MTV SKY 101.4 FM menggelar acara buat anak muda gaul bertajuk 'Skytrax Jungle Festival'. Berlangsung di Plaza Timur Senayan - Sabtu, 25 Juni 2005, mulai pukul 2 siang hingga kelar. Menampilkan Pas Band feat Dreamband, Naif, Netral, The Upstair, Pure Saturday, Goodnight Electric, C'Mon Lennon, The Adams dan masih banyak lagi yang lainnya. Mau nonton? Beli saja majalah MTV TRAX edisi Juli 2005, kalian bakal dapat bonus gelang + ID Pass buat nonton acara yang bakal bikin heboh Ibu Kota itu. _________________________________________________________ POS KOTA - newspaper Jakarta Minimalis! Itulah langkah POS KOTA untuk meninggalkan format koran lebar (broadsheet). Namun langkah yang dilakukan koran andalan mantan Menteri Penerangan Harmoko ini berbeda dengan KORAN TEMPO. POS KOTA sejak awal Juni meluncurkan format mini, sedangkan yang format lama tetap beredar di pasaran. Pelan-pelan, apabila pembacanya sudah terbiasa dengan POS KOTA ukuran baru itu, format lama bakal ditinggalkan. Mereka juga pasang kiat cukup jitu: POS KOTA Mini dijual cuma Rp 1,000 per eksemplar, sedangkan yang format lebar tetap Rp 1,500. Nilai plus lain, yang mini tak terpajang iklan. Pinter juga ya. Entah darimana Pak Harmoko kali ini minta petunjuk. Kepada yang mulia Bapak (mantan) Presiden H.M. Soeharto? Ah, mana mungkin..... kan beliau lagi menghitung hari? _________________________________________________________ SPICE! - magazine the magazine for smart young women www.spice.co.id Rp 15,000/copy CE: Fira Basuki e: [EMAIL PROTECTED]
Selamat tinggal tabloid perempuan muda! There's no more "good fulfill your cosmopolitan dreams". Pasalnya SPICE telah beralih rupa menjadi majalah sejak 22 Juni lalu. Tampilan baru ini pun masih dibumbui: lebih tebal, lebih praktis, lebih gaya, artikel lebih beragam, lebih banyak tips & info seleb! Tagline-nya pun berubah menjadi "the magazine for smart young women: smart - sexy - stylish - success". Agaknya SPICE! ingin mengikuti jejak pesaingnya, CITA CINTA keluaran Femina Group yang sudah duluan mengubah format dari tabloid ke majalah. Bedanya, SPICE berukuran normal selayaknya majalah, sedangkan CITA CINTA berukuran mini, sekilas mirip majalah TTS. Pesan Fira Basuki, pemred-nya: "Jangan pernah takut pada perubahan, baik secara lahir maupun batin. Asalkan perubahan itu lebih baik daripada sebelumnya." _________________________________________________________ SUARA RAKYAT MEDAN - newspaper Jalan Belibis Kumbang No. 124, Medan Sungguh suatu penghinaan apabila foto dicaplok begitu saja tanpa disertai dengan sumber berita (plagiat). Media SUARA RAKYAT MEDAN edisi 12 hal 10, terbitan 16 Juni 2005 yang disebut-sebut sebagai media tim sukses Calon Walikota Medan Abdillah-Ramli, telah 'menyerobot' foto Danau Toba yang saya posting di www.merbabu.com. Dalam foto yang diambil tanpa disertai dengan sumber ini tampak gambar saya, anak-anak Mapagratwa Medan dan Jaleha Orang Gunung Kuala Lumpur (OGKL) sedang istirahat sembari memandang lepas ke Lau Kawar. Kemudian keterangan gambar juga ikut dijiplak dari artikel tentang Danau Lau Kawar. Saya menduga tindakan ini berawal dari pencarian mereka di www.google.com dan berlanjut ke www.merbabu.com. Mendapat fakta seperti ini saya berusaha menghubungi kantor SRM. Tapi sampai detik ini telpon yang dituju selalu mengatakan nada sibuk. Melihat keadaan ini saya membutuhkan tanggapan dari teman-teman serta bagaimana sikap saya ke depan menyikapi masalah ini. Atas perhatian dan dukungannya saya ucapkan terima kasih. Gambar tersebut dapat dilihat di http://www.geocities.com/skrekanex/sinabung/sinabung7.jpg file di http://www.merbabu.com Oleh Rahel Sibayak, Medan _________________________________________________________ THE JAKARTA POST - newspaper www.thejakartapost.com Rp 5,000/copy Rp 77,000/month Jl. Palmerah Selatan 15, Jakarta 10270 t: (021) 548-3008 # 4110/4101, 530-0476/78, 530-6970, 260-1777 (Iklan) f: (021) 535-0050, 549-2685 e: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] BD: Jusuf Wanandi, Sabam Siagian, Fikri Jufri, Cherly P. Santoso CE: Mr. Endi M. Bayuni Managing Editors: Ati Nurbaiti, Harry Bhaskara, Riyadi Suparno Editorial Board Secretary: Imanuddin Razak Senior Editors: Sabam Siagian, Raymond Toruan, Hartoyo Pratiknyo, Vincent Lingga General Manager Marketing: Christian Tooy Dulu pernah muncul tudingan bahwa almarhumah Bu Tien suka minta komisi ke perusahaan-perusahaan asing (MNC) yang mau beroperasi di Indonesia. Kecil sih jumlahnya, 'cuma' 10% saja. Tak heran kalau ia dijuluki 'Madame Tien Percent', seperti pernah diulas oleh majalah The New Yorker. Pelukis Dede Eri Supria lalu menorehkan kuas ajaibnya ke kanvas: sosok Bu Tien dalam balutan Monalisa, namun mulutnya disumpal pakai 'green back' - dollar, man! Lho, lalu apa hubungannya The JP dengan Bu Tien? Tidak ada hubungannya sih, kecuali soal komisi. Kini tentang mantan Menteri Penerangan Harmoko. Dulu santer tersiar kabar, mantan Menteri Penerangan yang senyumnya amat menyebalkan dan rambutnya selalu kelimis karena diminyaki itu adalah salah seorang aktor kawakan di pemerintahan RI yang berjuluk 'peminta-minta elit': suka minta duit dan saham ke berbagai perusahaan media. "You mau SIUPP dan lisensi? Ente musti kasih itu saham ke ane," kira-kira begitu bunyinya. Tak heran kalau ia dan para kerabatnya bisa 'nangkring' di berbagai media massa - sebagian masih beroperasi, sebagian lagi mungkin sudah tumbang. Nah, kebetulan The JP beberapa hari lalu memuat foto "Mr. Mohon Petunjuk" tersebut kala berlangsung rapat pemegang saham penerbit The JP. Apakah tampilan foto itu kian memperkuat bukti bahwa Haji Harmoko 'tanam saham' secara ilegal di The JP karena memanfaatkan jabatannya sebagai Menteri? Oh, begitu susahnya hidup di negeri peminta-minta yang dari dulu hingga kini tak pernah berjaya. Lapis atas berleha-leha, yang di bawah kelaparan dan terus menderita hidupnya. _________________________________________________________ XFOC - magazine Yayasan Piramedia Abadi Sejahtera Jl. Janur Elok II/5, QB 8, Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240 t: (021) 452-2615 e: [EMAIL PROTECTED] Managing Editor: Oscar Wirawan, Sansulung JE Darsum Associate Editor: Ivan Febry Clement Board of Advisors: Heru Prasetyo, IGM Mantera, Rhenald Khasali, Sammy Kristamuljana Strategic alliances: Accenture, Red Piramid, Prasetya Mulya Business School, UK Petra. Dunia permajalahan Indonesia kian marak dengan terbitnya majalah XFOC mulai bulan ini. Dalam setiap artikel yang tersaji, XFOC berupaya memberikan inspirasi dan pemahaman, bukan sekadar informasi dan pengetahuan. Di era yang semakin kompleks dan cepat berubah, bahkan kadang tak terduga, akan ada kebutuhan besar terhadap 'insight' yang berbasis 'values and principles-centered ideas'. Pengasuh XFOC menjelaskan bahwa majalahnya berciri 'insightful reference' untuk para pengambil keputusan bisnis. Komentar: Wah, kok banyak istilah asingnya ya? Apa tidak ada padanan kata dalam bahasa Indonesia? _________________________________________________________ 68h - radio station www.radio68h.com Kantor Berita Radio68H Jl. Utan Kayu No. 49 A, Jakarta Timur 13120 t: (021) 851-3386 f: (021) 851-3002 e: [EMAIL PROTECTED] Tiap Kamis siang, kantor berita Radio68h Jakarta rutin menggelar acara yang mereka sebut 'Diskusi Kamisan'. Terakhir, bermitra dengan IKOHI, pada 23 Juni lalu diskusi ini membincangkan tema: "Hentikan Penyiksaan, Tuntaskan Kasus Masa Lalu". Diskusi yang terbuka untuk umum dan tak dipungut bayaran ini berlangsung di Hotel Mandarin Oriental Jakarta. Tanggapan dari KREYE e: [EMAIL PROTECTED] Saya lihat acara-acara yang teragendakan oleh Radio 68H sangat bagus. Cuma, di zaman internetisasi sekarang ini kok 68h belum on-air secara online ya? Ini sekadar buat masukan saja. _________________________________________________________ CAMPUR SARI _________________________________________________________ ORLANDO JAFET 'Lando' - Majalah M2 (Movie Monthly) e: [EMAIL PROTECTED] Hai, salam kenal buat semua. Saya bekerja sebagai associate relation editor Majalah Movie Monthly (M2) di Jakarta. Senang bergabung di MEDIACARE. _________________________________________________________ HARYO HASTOKO e: [EMAIL PROTECTED] Sepertinya makin banyak saja kritik terhadap kualitas KOMPAS yang kian parah. Contohnya KOMPAS edisi 20 Juni 2005. Berani-beraninya ilustrator KOMPAS 'memindah' PLTGU Grati yang seingat saya ada di arah tenggara Surabaya (di pinggir jalan pantai utara Jatim sekitar Pasuruan ke barat laut Surabaya, di sebelah utara kota Gresik dan Lamongan). Ditambah lagi grafis kapasitas beberapa PLTGU yang tidak jelas sama sekali apa yang ingin ditonjolkan. Satu lagi, grafis hasil jajak pendapat tentang partai GOLKAR disajikan dalam 'bar chart' dengan panjang sama untuk angka-angka prosentase yang berbeda. Tambahan ilustrasi grafis bukannya membuat pembaca lebih mudah mencerna, malah membingungkan. Apa memang tidak ada QC (Quality Control) di KOMPAS? _________________________________________________________ INFO Anda punya info terbaru? Ingin kasih komentar tentang kiprah media massa dan komunikasi pemasaran, atau geliat para awaknya? Kirimkan ke: [EMAIL PROTECTED] Klik: http://mediacare.blogspot.com Milis: http://www.yahoogroups.com/mediacare/subscribe Email: [EMAIL PROTECTED] Moderator: [EMAIL PROTECTED] Hotline: 0817-9802250 TERIMA KASIH Terima kasih untuk moderator milis apakabar, bizzcomm, communications indonesia, fhm, fpk, flp, guyub-bahasa, iperhumas, jurnalisme, kritik-iklan, mediacare, musyawarah burung, orangmedia, komunitas pantau, pasar opini, pr-society-indonesia, pr jakarta, sastra-pembebasan, swa-mag, tv watch indonesia, wartawan, wartawan gaul, wartawan indonesia, wartawan jakarta, dan lainnya yang tak dapat saya sebutkan satu persatu. _________________________________________________________ Ungkapkan opini Anda di: http://mediacare.blogspot.com __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

