Salam,

Bung Ambon, kalolah Depag ini dibubarkan, saya jadi sedih juga tuh. Ya, gimana 
nggak, soalnya di ijazah MTsN dan MAN saya kan ada tertulis keputusan depag 
nomor sekian..sekian. Nah, kalo Depag ini dibubarkan, ntar saya bisa berlinang 
air mata juga menceritakan kisah pembubaran Depag ini.

Lagian, kalo Depag dibubarkan total, trus tuh pegawai-pegawainya mau 
dikemanain? Kan bisa nambah banyak tuh pengangguran, gimana sih? Kasihanilah 
mereka yang lugu-lugu itu... (heks....heks...[menangis])

Menteri Agama korupsi, bisa-bisa saja. Depag dibubarkan? Eip, tunggu dulu. 
Pendapat yang meminta Depag dibubarkan, bagi saya terlalu tergesa-gesa. Oh ya, 
ntar kalo Depag bubar, photo saya ama pak Agil jadi nggak bermakna lagi dong? 
(heks....heks...[menangis]).

Bagi saya, saya sepakat dg babeh Gusdur, yang korup itu bukan departemennya, 
tapi orangnya. Karena itu, lagi-lagi saya sepakat dg pendapat babeh Gusdur, 
peranan dan fungsi Depag harus didekorasi ulang. Benar, selama ini Depag 
mengurus haji, dan dari sini pulalah Depag kebanjiran dana tersebut. Tapi 
rekan-rekan juga jgn sampai lupa, bahwa yang kecipratan dana haji itu bukan 
orang Islam aja, tapi semua "kepala-kepala suku" agama yang nongkrong di Depag 
juga kecipratan, bukankah di Depag bukan cuma Pak TK saja? Tapi juga ada 
kepala-kepala agama yang lain. Ini bisikan-bisikan jin-jin saya yang sudah 
mulai menua, sehingga instink jin-jin saya juga sudah mulai melemah, hehehe....

Alfaqir ilallah,

IzaM -

Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Depag selama sejarahnya tidak mempunyai pengaruh postif  terhadap 
perkembangan masyarakat  sehat dan bahagia. Sudah terlalu lama Depag menjadi 
semak-semak sarang penyamun. Untuk mengurangi demi pembasmian penyamun 
bandit lintah darah maka adalah wajar semak-semak Depag dicukur licin agar 
para penyamun lintah darah tidak bissa bersembunyi dibalik nama Alloh.

Jangan kuatir bahwa Depag dipertiadakan berarti mempertiadakan umamat 
beragama untuk tidak bisa berada dijalan benar. Ummat telah ada dan hidup 
dalam damai sebelum Depag dilahirkan.

Pemeliharan Depag adalah membuang-buang duit negara seperti membuang garam 
ke dalam laut. Duit negara [budget] untuk depag dapat dipakai untuk sesuatu 
yang lebih berguna dalam mencerdikan rakyat. Jemah haji dapat dikrim melalui 
travel biro, kedutaan mengurus jumlah kuota dan fasilitas formal.

Di negara-negara lain tak ada depag untuk mengurus pengrirman jemah haji dan 
umroh. Semuanya diurus travel biro, jalannya lancar dan tak ada orang 
korupsi atas nama institusi negara beretiket Alloh.

Pembubaran Depag adalah solusi rational dan sehat.

Wassalam,

----- Original Message ----- 
From: "Ida Z.A" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Friday, June 24, 2005 10:27 AM
Subject: [ppiindia] Re: Said Agil Akhirnya Ditahan


> ...blesss bubar! jangan buat keputusan dadakan gitu ah.
>

* * * * *
Zamhasari Jamil
Pelajar Islamic Studies
Jamia Millia Islamia - A Central University
New Delhi - India 110 025
Website Kampus  : http://www.jmi.ac.in
Website Pribadi    : http://www.e-tafakkur.blogspot.com
Website PPI India : http://www.ppi-india.org
Email: izamsh@ yahoo.com
















__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke