Sekarang yg berkuasa diAceh itu siapa. Pemerintah Aceh dengan peraturan2 dan undang2 dimana posisi kehakiman sudah teratur ataukah yang berkuasa kaum agama. Kalau lihat foto yg kita terima hukuman dijalankan olah polisi agama dan bukan oleh polisi negara. Inilah suatu bibit penyakita yg akan menular sebagai cancer. Yg memberikan izin untuk peraturan ini adalah orang yg tidak berpengalaman dan mungkin hanya ingin turut aliran pikiran setempat. Sekarang hanya cambuk - utk gambling nanti untuk madat etc. Polisi negara tidak campur tangan dan badan kehakiman tidak bertanggung jawab. Ini achirnya akan membikin negara didalam negara dan anarchie akan merajarela. Mereka yg sekarang bersorak sorai tidak memikirkan konsekwensi keadaan ini. Kalau hukum islam ingin dipakai - yg melaksankannya juga harus negara melalui hakim2 negara seperti diSingapora dan bukan polisi agama. a'la Saudi Arab. Tunggu saja tidak lama lagi ada peraturan baru dari kaum agama ini. dan achirnya kaya redguard dari China atau kaum kommunis atau gestapo dari Hitler dgn SAnya - juga semacem negara didalam negara. Mereka yg menjalankan peraturan ini bukan ahli2 hukum yg berpendidikan - tetapi mungkin hanya pemuka agama dgn pendidikan SD yg akan bekerja melaui perasaan emosie. Kalau peraturan ini tidak dikoreksi soon Aceh adalah negara bagian anarchie yg juga diharapkan oleh GAM Andreas
Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Itulah susehnye emang, gak ada yg bener2 independent...yang independent itu rakyat yang gak ikut partai or kelompok apapun. Soale kalo udah bentuk partai, pasti butuh duit....he..he...yang punya duit sapa ya? Agama aja bisa didomplengi, apalagi HAM. Apapun namanya bisa didomplengi sama yang punya duit...ddehhh... ribet euy! wassalam, --- In [email protected], "Samsul Bachri" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Buktinya, tuh masih ada perempuan kuliah atau kerja yang dipersulit karena > dia pakai kerudung, si KOMNAS HAM meneng aja, gak ada reaksinya. Kalau > memihak gitu mendingan bubarin aja.......... > > ----- Original Message ----- > From: "Nugroho Dewanto" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Saturday, June 25, 2005 12:11 AM > Subject: Re: [ppiindia] Re: TOLAK PELAKSANAAN HUKUM CAMBUK DI ACEH > > > > > > wah bukan elsam, pak.... > > > > yang menolak itu abdul hakim garuda nusantara sebagai > > ketua komnas ham indonesia.... > > > > apa komnas ham juga harus dibubarkan....? > > > > begitu cepat lupakah mengapa dulu kita minta perlu > > ada komnas ham....? > > > > apa baru ingat kembali bila: > > > > - rokok membara disundutkan ke kulit kita...? > > - anak laki-laki kita diculik lalu disekap dan dibaringkan semalaman di > > atas es....? > > - anak perempuan kita dipersulit di sekolah karena memakai kerudung...? > > - jempol kaki kita dijepit kaki kursi karena mengkritik pemerintah....? > > - saudara perempuan kita dilecehkan di depan mata kita....? > > - dst.... > > > > salam, > > > > > > > > At 09:54 AM 6/24/05 -0700, you wrote: > > >ELSAM mengada-ada saja, cari popularitas! Keknya, lebih baik mendesak SBY > > >untuk membubarkan ELSAM daripada mendesak SBY untuk membatalkan hukuman > > >cambuk. Singapore saja memberlakukan hukuman cambuk kok. Jangan sewot > ELSAM :)) > > > > > >Salam Damai, > > >FK. > > >+++++++++++++++ > > > > > > > > >Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > >Saya sih dukung aja hukum cambuk ini. Apalagi NAD akan merupakan > > >percontohan otda, biarkan saja dia mengatur dirinya sendiri. Kita > > >lihat akan berkurangkah kejahatan disana? Kita emang mesti belajar > > >sehingga Trial and Eror, perlu dicoba. Kejahatan di negara ini udah > > >sangat kelewaten...Negara ini memang masih jahiliyah dan barbar... > > >Ngaku aja deh ini memang negara barbar, jadi hukuman yang berlaku > > >juga mesti yang barbar... > > > > > >Kan..lagi..lagi HAM dijadiin alesan, seolah-olah kejahatan yang > > >dilakukan tidak melanggar HAM... > > > > > >Segala pengacara, jaksa yang berani korupsi..cambuk aja juga.... > > > > > >wassalam, > > > > > > > > > ********************************************************************* ****** > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org > > > ********************************************************************* ****** > > _____________________________________________________________________ _____ > > Mohon Perhatian: > > > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------- Yahoo! Groups Links To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

