Sebetulnya Bank asing yang dimaksud di Kompas buan cuma Citibank, HSBC, dsb, tapi juga Bank Nasional yang sudah dimiliki asing seperti: BCA, Bank Danamon, Bank Niaga, dsb yang total berjumlah 40 dari 132 Bank yang ada (riset Infobank).
Bank2 tsb sudah jadi rahasia umum jika tak bisa menyalurkan uangnya, ya menanam di SBI atau SUN. Ada pun bank2 asing murni seperti Citibank, HSBC, dsb, apa tidak mungkin beli SBI? SBI dijual ke Bank2, perusahaan2, mau pun masyarakat melalui bank2 umum (yang sebagian dimiliki asing), pialang pasar uang, dan pialang pasar modal. Dengan bunga sekitar 8% yang jauh lebih tinggi dari bunga "The Fed" yang hanya sekitar 3%, jelas SBI lebih menarik untuk dibeli. Ketika credit card yang ditawarkan oleh salesman Citibank dan HSBC kurang laku, bisa jadi mereka ikut membeli SBI. Bukankah dalam sistem ekonomi pasar yang penting hanya uang, darimana pun asalnya. Saya yakin bank asing murni (HSBC, Citibank, dsb) bukan masalah. Yang jadi masalah adalah ketika bank2 nasional juga dikuasai asing sehingga seluruh perbankan kita didominasi asing. Ini berbahaya. --- Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Bank Asing, misalnya Citibank, BOTM- Tokyo > Mitsubishi, > KEBD Korea Exchange Bank Danamon/Bank Woori, > Stanchart, Mitsui Sumitomo, HSBC, dan lain lain. > > Pertanyaannya : > > 1. Emangnya mereka beli SBI ? saya rasa nggak. > 2. Mereka duitnya dari mana ? setahu saya lewat > arus uang dari perdagangan global. Emangnya > perusahaan asing di indonesia dagangan eksport > importnya, duit dan LCnya dilewatin mana ? > Yan bank asing tersebut di atas lah .... > > Jarang tuh saya lihat LC yang amountnya besar > (diatas 1 jt dollar) yang dilewatkan BCA, BNI, > Bank Mandiri, BII, bank Mualamalat, BSM, dll. > So, perbankan kita emang jago kandang. > > Bahkan bank Islam nggak pernah tuh dilewatkan > LC dari negera timur tengah. saya kan jadi heran, > mereka tuh kerjaannya ngapain aja ya ? > Bikin network kek :) Buyer saya dari timur tengah > hampir semua pakai Citibank, Stanchart, HSBC. > > Demikian sekilas info ..... > > salam, > Ari Condro > > > ----- Original Message ----- > From: "A Nizami" <[EMAIL PROTECTED]> > > 2. Semakin banyak bunga SBI/Obligasi yang harus > dibayar ke asing. Jika bunga SBI/Obligasi 10% per > tahun, maka pemerintah harus membayar Rp 96 trilyun > per tahun. > === > Berikut berita dari Kompas > > Dominasi pihak asing dalam industri perbankan > nasional terus meningkat. Bahkan, per Maret 2005, > bank-bank yang dimiliki pihak asing, jika > digabungkan, > telah menguasai aset perbankan nasional sebesar > 42,33 > persen, yang berarti meruntuhkan dominasi bank > berstatus badan usaha milik negara. > > > > > Bacalah artikel tentang Islam di: http://www.nizami.org __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

