Jikalau persentage lulus rendah itu bukan kesalahan siswa - itu kesalahan pendidik. Kalau % rendah - murid yg tidak lulus adalah kesalahan siswa sendiri - ether kurang IQnya atau pemalas. Kalau diatas 25 % kalau menurut statistik dengan distribution graphiknya ini sudah masuk dibagian graphik utama . Kesulitannya either ujian dipersulit atau ujian dibikin semacem tekateki oleh kaum pendidik atau kaum penguji.= Ini kan system mengajara diSMA kalau belajar mathemtic atau ilmu2 pasti. Karena logic dari mathematic tidak diberikan hanya teka-tekinya, Kenapa ada differential atau integral itu semua diberikan kaya teka-teki. Andreas
Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote: http://www.suaramerdeka.com/harian/0507/01/nas11.htm Melonjak, Siswa SMP-SMA Tak Lulus Ujian SEMARANG-Jumlah siswa SMA/MA dan SMK Jateng yang tidak lulus dalam ujian nasional (UN) 2005 periode I mencapai 25,59 % atau 71.153 siswa dari 278.048 peserta. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Jateng Drs Suwilan Wisnu Yuwono MM mengungkapkan hal itu, kemarin. Secara keseluruhan untuk jenjang SMP dan MTs dari 470.488 peserta sebanyak 72.590 siswa (15,43 %) juga tidak memenuhi syarat nilai minimal 4,26. Apabila dibandingkan dengan hasil ujian akhir nasional (UAN) 2003/2004 yang mensyaratkan batas minimal kelulusan 4,01, ada lonjakan jumlah siswa yang tidak lulus. Saat itu hanya 10% yang tidak lulus untuk tingkat SMA dan 9,22 % siswa tingkat SMP yang tidak lulus. ''Hasil UN 2005 jangan diperbandingkan dengan hasil UAN beberapa tahun silam. Sebab, nuansanya berbeda sekali. UN 2005 tidak ada konversi nilai, sehingga yang diumumkan pada saat ini merupakan nilai apa adanya sesuai dengan kemampuan siswa. Selain itu, batas minimal kelulusan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,'' jelas Suwilan yang didampingi Waka Dinas P dan K Drs Rodjikin MM dan Kasubdin Renbang Drs Gatot Bambang Hastowo. Siswa yang belum bisa meraih batas nilai minimal 4,26 dalam ujian yang berlangsung 30 Mei-1 Juni untuk tingkat SMA dan 6-8 Juni lalu untuk jenjang SMP tersebut, ungkap dia, akan diberi kesempatan untuk mengikuti UN periode II yang akan berlangsung 22-24 Agustus untuk jenjang SMP/MTS, SMA/MA, dan SMK yang dilakukan secara bersamaan. Siswa yang mengikuti UN periode II hanya pada mata pelajaran yang tidak lulus dari tiga mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika yang diujikan. Seluruh biaya penyelenggaraan ujian periode II ditanggung pemerintah. Siswa hanya perlu belajar secara baik agar lulus. Bisa Melanjutkan ''Siswa yang belum lulus diharapkan mengikuti program remidi yang diselenggarakan sekolah. Hak mereka untuk melanjutkan sekolah tetap ada. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas telah membuat surat kepada para rektor di seluruh Indonesia, untuk bisa mendaftar di perguruan tinggi. Kondisi yang sama juga untuk siswa jenjang SMP yang akan ke SMA,'' ujar Suwilan. Salah seorang siswa SMA Ibu Kartini Semarang, Rangga (18), mengaku kecewa atas hasil UN 2005. Sebab, dia merasa bisa mengerjakan soal dengan benar. "Sebenarnya malu tidak lulus karena sudah mendaftar di perguruan tinggi. Tapi tak apalah lulus telat, mahasiswa aja banyak yang lulusnya molor. Jadi, tidak masalah lulusnya harus mengikuti ujian nasional periode II," tuturnya, sambil menyobek baju seragam yang dikenakan, kemudian digunakan untuk mengelap sepeda motornya, di Taman KB, usai konvoi keliling kota bersama teman-temannya.(H7,sjs-29t) [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------- YAHOO! GROUPS LINKS Visit your group "ppiindia" on the web. To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

