http://www.suarapembaruan.com/News/2005/07/02/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY
Sanyo Akan PHK 10.000 Karyawan
JAKARTA - Perusahaan asal Jepang Sanyo Electronic akan mengurangi 10.000
karyawannya yang tersebar di Jepang, Cina dan Indonesia. Pemutusan hubungan
kerja (PHK) tersebut ditempuh sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk
konsolidasi perusahaan, akibat merugi 171,54 miliar Yen atau sekitar US$ 1,55
miliar pada tahun lalu.
Dari laporan AFP, Jumat (1/7), mengutip berita media Jepang Nihon Keizai
Shimbun terungkap, sekitar 3.000 pekerjaan akan dipangkas dari industri
semikonduktor yang beroperasi di Jepang dengan jumlah karyawan sekitar 38.000
hingga Maret 2006. Selain itu, perusahaan juga berencana menghilangkan ratusan
ribu jabatan di luar Jepang sebagai langkah konsolidasi dan penutupan
pabrik-pabrik di Cina, Indonesia dan beberapa negara lainnya.
Tidak Hengkang
Guna merampingkan jumlah pekerjanya, Sanyo berencana memfokuskan usahanya
khususnya produk-produk elektronik yang menggunakan sumber energi sinar
matahari dan berbagai bisnis lainnya yang terkait dengan energi dan lingkungan
serta produk digital elektronik.
Juru bicara Sanyo ketika dikonfirmasi menyatakan, keputusan tersebut belum
dilakukan sekarang, tetapi mereka akan mengumumkan tentang rencana kerja
manajemen yang baru pada Selasa mendatang.
Menanggapi hal itu, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Muhammad
Lutfi kepada Pembaruan, di Jakarta, pagi tadi, mengatakan, Sanyo tidak hengkang
sepenuhnya dari Indonesia dan tidak akan menutup seluruh pabriknya. Sanyo hanya
melakukan konsolidasi atas kerugian pada tahun lalu.
"Hal ini menyebabkan mereka melakukan konsolidasi terhadap beberapa produknya.
Ini ada salah persepsi, mereka itu menyatakan belum tutup, yang mereka katakan
bahwa dengan kerugian tahun 2004 lalu, maka dilakukan pergantian manajemen.
Manajemen tim yang baru ini mempunyai satu agenda yakni akan merasionalisasi
10.000 pekerja di seluruh dunia," papar Lutfi.
Dia menjelaskan, Sanyo rencananya akan menutup industrinya yang memproduksi
semikonduktor di Jepang. Selain itu, juga akan menutup industri yang
memproduksi mesin pendingin udara (air conditioner/AC) dan kulkas.
"Dua industri ini ada di Indonesia dan China. Jadi kalau mereka bilang tutup
tidak, yang pasti akan terjadi rasionalisasi untuk pekerja pada industri produk
tersebut," katanya.
Dia membantah jika pengurangan karyawan ini sebagai bagian dari perusahaan
tidak mampu mengikuti kebijakan-kebijakan pemerintah, khususnya di bidang
penanaman modal asing, tetapi memang bagian dari strategi Sanyo untuk
memperkuat fondasi usahnya. "Bagi BKPM, kita akan pantau terus sekaligus
menjadikan hal-hal ini sebagai catatan dan intropeksi," ujarnya.
Mencegah
Dihubungi terpisah, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia MS
Hidayat mengatakan, belum memperoleh informasi yang lengkap soal rencana Sanyo
melakukan pengurangan karyawan.
"Setahu saya hanya penciutan staf dan karyawan mereka di seluruh dunia. Kalau
di Indonesia saya belum melihat itu sebagai bagian dari strategi mereka. Tapi,
kalau memang ditutup tentu akan berdampak pada bertambahnya pengangguran. Sebab
itu, kita berupa mencegah hal ini," katanya.
Manajemen baru Sanyo, seperti dilansir Nihon Keizai Shimbun, merencanakan untuk
menyiapkan dana sebesar 56 miliarYen untuk reorganisasi bisnis, termasuk
memindahkan stafnya dari divisi-divisi yang selama ini mengalami kerugian dan
dipromosikan ke unit bisnis baru, seperti solar panel dan isi ulang baterai.
(AFP/B-15)
Last modified: 2/7/05
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/