Pada bln Juni kemarin banyak sekali para tokoh yg meninggal dunia
antara lain Bpk. Pdt. Eka Darmaputera yg juga merupakan suhu saya,
dimana saya telah banyak sekali bisa menimba ilmu dari tulisan2anya
beliau. Pak Eka itu usianya hanya beda beberapa bln saja, lebih muda
daripada usia saya, hal inilah yg akhirnya menyadarkan saya, bahwa
generasi saya adalah kloter berikutnya yg akan yg akan
mendapatkan "last call for departure". Pokoknya rekan2 ato para
pembaca yg usianya udah diatas GOcap-GO, harus siap2 lah untuk
dipanggil, bahwa tidak lama lagi Lho harus GO to heaven or to Hell
pulang kampuang begitu. Hanya orang2 belegug ato dlm bhs Inggrisnya
GO-Block azah yg tdk mau membuat persiapan dari sekarang.
Tiap orang udah nyaho bahwa mereka itu harus kojor, tetapi sangat
jarang sekali yg mo mikirin, se-akan2 mereka itu bisa hidup kekal
didunia ini seperti juga Highlander. Apabila kita akan berangkat
pergi liburan tentu kita ingin mengetahui tempat yg akan kita tuju,
tetapi pernahkah Anda ingin mengetahui "What next?" setelah kematian
itu dtg!
Apa yg akan terjadi "One second after you die" "Satu detik setelah
Lho koit!"
Orang2 disekitar saya memiliki tiga pandangan mengenai kematian itu:
- berakhir s/d disini saja alias jadi seongok daging, debu ato
abu
- dilahirkan kembali entah jadi kecoak, cacing ato manusia ato
jadi buaya
- melanjutkan kehidupan ini dgn tubuh baru yg kekal dan abadi
Yg sudah pasti setelah si Ucp mampus! Manusia yg namanya Ucup itu
udah di setip di dunia ini dan digantikan dgn nama Ucup Almarhum.
Nama tsb udah langsung dipindahkan ke daftar nama buku Giam Lo Ong
ato Sang Camatnya di Neraka. Dan semua kewajiban duniawi, mulai dari
utang yg berjibun s/d segala macam kontrak perjanjian pun akan
berakhir dgn sendirinya, begitu juga dgn kontrak perkawinan kita.
Hal positiv lainnya ialah semua rasa nyeri, rasa takut, maupun
ronrongan dari sang istri atau penderitaan duniawi lainnya pun akan
berakhir juga, jadi benar2 bebas tulen begitu!
Sedangkan dari sisi negativ nya apa saja yg menjadi miliki kita di
dunia ini, akan hilang pada saat itu juga, entah ini mobil Jaguar,
uang simpanan di Swis Bank, istri simpanan di Jkt, gelar, jabatan
maupun kekuasaan akan menguap dlm sedetik setelah si Ucup koit.
Begitu juga dgn tubuh jasmani, kita tidak akan bisa balik kembali
ketubuh itu lagi, karena ini sdh bukan menjadi milik kita lagi,
bahkan kita sdh kehilangan kontrol terhadap diri kita sendiri.
Sejak si Ucup mati, maka ia sdh akan tidak berfungsi lagi, sama
seperti juga robot yg kehabisan batere. Yg ada hanya seongok daging
yg tidak lama lagi akan menjadi busuk ato jadi abu! Setelah Lho
mati, lho akan kehilangan semua hak yg lho miliki, kita tidak
memiliki hak kebebasan untuk memilih ataupun menentukan ini ato itu
lagi, it is over my friend!
Ada dua macam tipe manusia di dunia ini, yg satu emoh ato enggan
pulang kampuang, dgn alasan karena anak2nya masih kecil lah, ato
merasa tugas ini ato itu belum selesai, tetapi ini semuanya hanya
sekedar alasan monafik, alasan yg sebenarnya sih "Gue masih belum
puas merengguk kehidupan di dunia ini, sehingga Gue masih betah di
dunia yg pabaliut ini, walaupun banyak orang kere, sengsara dan
menderita sekalipun, itu kan bukan urusan Owe, yg penting Gw bisa
hidup sehat, makan enak dan hidup enak, yg lain sih masa bodo, so
what gitu loh!"
Sedang manusia tipe lainnya ingin buruan pulang, karena mereka udah
nyaho bahwa masa hidupnya udah di itung oleh kalkulatornya sang Dr,
ato penderitaan yg dtg tak ada abis2nya, ato rasa nyeri yg tak
kujung berakhir. Tetapi yg menjadi masalah adalah what next? Satu
detik setelah lho koit! Apakah api neraka yg udah nunggu lho disono?
Ato pager betis yg terdiri dari malaikat2 yg geulis dan bahenol
sedang menunggu kita?
Hal inilah yg membuat orang jadi takut kojor dan bimbang untuk
memilih hidup atau kematian, ketika Hamlet dlm drama Shakespeare mau
bunuh diri ia merenung dlm2 dan berkata:
"To be or not to be: that is the question"
Whether 'tis nobler in the mind to suffer
the slings and arrows of outrageous fortune,
or to take arms against a sea of troubles, and by opposing end them?
To die: To sleep; no more;
.
(Shakespeare, Hamlet, Act III, Scene I)
Manakah yg lebih luhur, menerima dgn rela panah atau batu pelontar
nasib buruk yang ganas, ataukah menempuh lautan bencana menentangnya
serta mengakhirinya? Mati tidur tak lebih.
Hamlet bersedia untuk melakukan bunuh diri karena menurut dia ini
akan bisa membebaskan dia dari lautan bencana, tetapi dilain pihak
ia khawatir akan kerajaan maut, dari mana musafir tak pernah kembali
dengan selamat. Hal inilah yg membuat dia jadi bingung dan lieur!
Lucu bin nyata, sebenarnya di dunia ini tidak ada manusia hidup
satupun juga, yg pernah mengadakan tour ke dunia orang mati, tetapi
anehnya kok buaaa
anyak sekali travel office yg menawarkan tour ke
sorga indah. Para calo2 Firman itu begitu pinternya menjual angin
sorga sehingga banyak sekali manusia yg tergiur, sehingga mereka
bersedia untuk membayar uang dimuka untuk mendapatkan ticket ke
sorga indah ini, walaupun ini hanya one way ticket sekalipun juga.
Ingin nyaho dongeng lanjutannya baca oret2an liuer nya mang Ucup
esok.
Maranatha
Mang Ucup The Drunken Priest
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.net
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/