At 07:15 AM 7/4/05 -0700, you wrote:
>Pertama, saya kurang sreg dengan klasifikasi terkenal
>dan tidak terkenal. Kenapa sih Anda selalu menyebut
>"orangnya tidak dikenal." Itu tidak relevan dengan
>topik bahasan. Kesannya elitis. Kasihan sekali
>rakyat/orang kecil yang tidak diangkat oleh media
>massa, sehingga tidak dikenal.
>
>Kedua, main pelintir dan main potong? Beberapa orang
>bisa berbeda pendapat tentang hal ini. Hartono Ahmad
>Jaiz ini juga sudah menulis beberapa buku (mungkin
>Anda kurang familiar dengan buku-buku ini, meski
>dijual bebas).
>
>Meski tak pernah membeli buku-bukunya, sepintas saya
>pernah baca, cara membahasnya juga cukup sistematis,
>meski mungkin tidak sangat akademis. Saya tak ingat
>persis dari pesantren mana, tapi setahu saya Hartono
>ini juga didikan pesantren.
>
>Jadi, untuk fairnya, mungkin kita semua harus baca
>buku-buku kedua orang ini: Nurcholish Madjid dan
>Hartono Ahmad Djaiz. Sehingga perbandingannya lebih
>komplit.
========

jadi orang terkenal banyak jalannya kok....

ada yang terkenal karena kedalaman ilmunya,
kecerdasan dan sifat rendah hatinya....

ada yang terkenal karena jadi juara olimpiade....

ada juga yang terkenal karena ucapan dan perilaku
kontroversialnya....

media tinggal memilih, mau mengangkat yang
mana....?

saya banyak membaca buku-buku nurcholish
madjid, dan merasa cocok.... khasanah ilmu yang
ditawarkan luas sekali.... tutur bahasanya juga
santun.... tak pernah menuduh-nuduh apalagi
menghakimi orang lain....

membaca buku-buku cak nur seperti saya bergaul
dengan mas syubah atau teman saya muhamad
keliek nugroho, wartawan tempo yang bukan orang
terkenal.... mereka sama-sama jebolan pesantren,
fasih berbahasa arab dan membaca kitab kuning....
keliek juga lulusan iain sunan kalijogo yogyakarta....

dari bibir mereka selalu mengalir ucapan-ucapan
yang sejuk.... dari mereka saya belajar agama yang
damai, kadang jenaka.... bukan agama yang
mengancam-ancam, siap mengerkah kalau kita
lengah, agama yang penuh amarah....

hartono jelas sedang mengomentari salah satu
ceramah atau tulisan cak nur tentang tasawuf ibn
arabi.... tapi caranya.... ampuuuun....

kalau anda berpikiran terbuka dan benar mau
membaca cak nur, gunakan search engine....
sekian banyak informasi akan tersedia seketika....

saya pernah posting salah satu artikel cak nur
tentang tasawuf ibn arabi.... dulupun ibn taymiyyah
sudah mencap ibn arabi sesat.... semua disampaikan
cak nur dengan jelas dan berimbang....

cak nur sendiri bukan pengikut/pengamal tasawuf
ibn arabi.... dia mungkin lebih tepat digolongkan
sebagai filsuf ketimbang sufi.... dia cendekiawan
yang menerangkan khasanah ilmu keislaman....
sesuatu yang mestinya memang dipelihara dari
generasi ke generasi....

salam,




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke