Penjara sebenarnya dikenal oleh Islam Salah satu doa Nabi Yusuf A.S: Q:S Yusuf 33,Yusuf berkata: "Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan daripadaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh." Terbukti kemudian di penjara beliau dikaruniai Allah ilmu, yang bisa mengentaskan Mesir dari bahaya kelaparan. Maksud saya penjara bisa menjadi ladang amal baik bagi para chaplain maupun para napi yang hendak bertobat Kelihatannya kita harus mencoba semua jalan yang Allah ridhoi untuk mengentaskan bangsa ini dari kesengsaraan. Mudah-mudahan, Samudjo ----- Original Message ----- From: "A Nizami" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Thursday, July 07, 2005 9:51 AM Subject: Re: [ppiindia] Re: Hukum Cambuk Melanggar HAM?
> Benar. > Jika dipenjara, memang berapa sih persentasenya yang > masuk Islam?:) Kemudian berapa persentasenya yang > kembali jadi rampok dan membunuh lagi? Di Australia > ada pedofilia yang lepas dari penjara, kemudian > membunuh temannya dan memperkosa putri temannya yang > berusia 10 tahun. Kisah residivis/bromocorah yang > kembali berbuat jahat selepas dari penjara sangat > banyak. > > Hidayah bukan cuma datang di penjara. Jika dicambuk > kemudian dilepas, jika dapat hidayah tentu masuk Islam > juga. > > --- Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Benarkah mas ? > > > > Bagaimana dengan kisah di bawah ini : > > > > ISLAM BANGKIT JUGA DI PENJARA-PENJARA AMERIKA > > > > Da'i asal Indonesia spesialis narapidana di > > Washington > > USTAD MUHAMMAD AWOD JOBAN > > Sumber: Majalah Suara Hidayatullah > > > > Dihitung-hitung, sudah hampir 12 tahun Muhammad Awod > > Joban bergaul > > erat dengan para narapidana di berbagai penjara > > negara bagian > > Washington, Amerika Serikat. Dua belas tahun! > > Subhaanallaah. Salah > > satunya merupakan diantara yang paling angker di > > seluruh negeri itu, > > yaitu komplek penjara di pulau McNeil, dekat kota > > Olympia. Namanya > > McNeil Island Corrections Center (MICC). Mirip > > dengan penjara > > Alcatraz di seberang San Fransisco. Segala jenis > > penjahat dan > > gangster sudah pernah dihadapi pria asal Purwakarta, > > Jawa Barat ini. > > > > Agaknya belasan tahun itu hampir tak terasa lamanya, > > karena > > pekerjaan da'wah kepada para narapidana begitu dia > > nikmati. "Sekitar > > 80%narapidana yang keluar dari penjara akan kembali > > lagi ke penjara. > > Kecuali yang Muslim," kata lelaki kelahiran 2 Juni > > 1952 ini. > > > > Bahkan sampai ia menamatkan studi masternya di > > Universitas Al- > > Azhar,Kairo,tahun 1975, pikiran untuk berkonsentrasi > > di penjara- > > penjara Amerika belum terbetik sedikitpun di > > benaknya. Niat awalnya > > merantau ke Amerika sama dengan banyak orang > > Indonesia lainnya, > > melanjutkan sekolah. > > > > Selepas dari universitas tertua di Mesir itu Joban > > mendapat > > pekerjaan sebagai penyiar Radio Kairo suara > > Indonesia selama lima > > tahun. "Meski disiarkan di Mesir namun siarannya > > didengar juga oleh > > masyarakat kita Indonesia," kenang Joban. > > > > Saat asyik siaran radio Joban berjumpa dengan Amien > > Rais yang sedang > > melakukan riset untuk tesisnya tentang Al-Ikhwanul > > Muslimin. "Pak > > Amien sempat tinggal dua tahun di Kairo dan sering > > ikut pengajian di > > sana. > > Di situlah saya sering ketemu dia. Pak Amien > > menyarankan saya > > meneruskan kuliah ke Universitas Chicago > > (almamaternya Amien Rais)," > > kenang suami Moeti Amrina ini. > > > > Atas saran itu, pada tahun 1989 Joban kemudian > > hijrah ke > > Amerika. "Waktu itu saya berencana mengambil PhD di > > bidang Islamic > > Studies di Chicago," kata Joban. > > > > Allah berkehendak lain. Sesampai di Amerika, Joban > > tidak bisa > > langsung kuliah, karena tersandung biaya yang > > tinggi. "Sampai di > > sini saya baru tahu,kalau kita tidak punya greencard > > (izin tinggal > > permanen) maka biaya hidupnya besar." > > > > Meski begitu Joban tidak buru-buru pulang. "Saya > > fikir, daripada > > saya pulang, saya memutuskan untuk mencari biaya > > sekaligus > > menghabiskan visa saya selama setahun di sini." > > Dalam masa penantian > > itu, kawan lamanya di Al-Azhar, seorang Muslim Campa > > (Kamboja) > > menyarankan Joban pergi ke masjid An-Nur, milik > > jama'ah Campa di > > kota Olympia, negara bagian Washington.Masjid itu > > punya jama'ah tapi > > tidak punya imam. > > > > Alhasil Joban lantas diangkat sebagai imam di masjid > > tersebut. > > Kehadiran Joban disambut gembira masyarakat Campa, > > karena telah > > mengembalikan mereka kepada Islam. "Sebelumnya > > mereka sudah lupa > > mengaji dan lupa macam-macam ilmu agama. Anaknya > > sudah dibesarkan > > dengan cara Amerika," Joban mengenang. > > > > Dua tahun kemudian ada pengumuman di Islamic Center > > setempat, > > penjara di negara bagian itu membutuhkan tenaga > > chaplain, yakni imam > > atau pembina ruhani bagi para narapidana (napi). > > "Meski di Amerika > > ini tidak ada departemen agama-karena Amerika negara > > sekuler-namun > > berbagai instansi,pemerintah Amerika hampir selalu > > menyediakan > > tenaga chaplain. Ada Muslim Chaplain, Christian > > Chaplain, Catholic > > Chaplain, dan lain-lain,"jelas Joban. > > > > Mula-mula Joban bertugas di penjara Monroe, yang > > jaraknya sekitar > > dua jam perjalanan mobil dari Olympia. Ia kemudian > > mendapat tugas > > pula menjadi pembina ruhani di sebuah penjara di > > pulau Mc Neil di > > dekat Tacoma. > > Seperti dijelaskan Joban, penjara in agak > > mengerikan, "Karena > > penjara ini terletak di sebuah pulau-seperti penjara > > Alcatraz di > > California yang terkenal itu-maka penghuninya hampir > > tak mungkin > > melarikan diri. Penghuninya kelas berat semua. > > Diantaranya pembunuh > > yang dihukum tiga puluh tahun sampai > > empat puluh tahun." > > > > Seperti belum cukup, ia juga mengambil tugas serupa > > di penjara > > transit bernama Shelton Correction Center. "Penjara > > ini tempat > > transit napi dari mana-mana. Ada juga yang tinggal > > di situ. Semuanya > > ada sekitar 3000 napi. Saking banyaknya sel di sana, > > dari satu > > tempat ke tempat yang lain harus lewat terowongan di > > bawah penjara." > > > > Karena penjara transit itu, tempat itu justeru subur > > untuk > > berda'wah.Setelah dida'wahi di situ tiga sampai > > empat bulan, mereka > > dikirim ke tempat-tempat lain, lalu digantikan oleh > > napi lain. > > > > Tentu banyak pengalaman menarik berda'wah di > > 'sarang' para gangster > > Amerika itu. Misalnya saja, Joban menemukan fenomena > > menarik bahwa > > da'wah yang paling efektif di penjara adalah da'wah > > yang justru > > dilakukan oleh para napi kepada napi lainnya. > > > > Kenapa bisa begitu? Jawabannya bisa Anda dapatkan > > dalam perbincangan > > antara Joban dengan Kasman Harun, kontributor > > majalah Suara > > Hidayatullah di Amerika. Perbincangan mereka lakukan > > di sela-sela > > Muktamar Indonesian Muslim Students Association > > (IMSA) belum lama > > ini di Hotel Holiday Inn Columbia,Missouri. Petikan > > perbincangan > > keduanya bisa Anda ikuti di bawah ini.Selamat > > menikmati. > > > > Bagaimana Anda mengatur jadual da'wah antara penjara > > dan masyarakat > > biasa? > > > > Penjara di negara bagian Washington ini semakin > > banyak. Kalau harus > > saya layani semua, takkan ada waktu lagi untuk > > masyarakat. > > Alhamdulillah saya kemudian punya sejumlah asisten > > chaplain. Salah > > seorang di antaranya bernama Amir Abdul Matin. Dia > > orang Amerika > > yang masuk Islam di penjara. Setelah keluar dari > > penjara, masya > > Allah, ia malah lebih hebat. Sekarang ia sudah jadi > > chaplain di > > sebuah penjara perempuan. Asisten lain saya bernama > > Thohir,orang > > Kenya. > > > > Jadi sebetulnya perkembangan da'wah Islam di penjara > > ini pesat > > sekali. Kita justeru sering kewalahan melayaninya. > > Sekarang ada > > > === message truncated === > > > Bacalah artikel tentang Islam di: > http://www.nizami.org > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > http://mail.yahoo.com > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > DISCLAIMER: The information contained in this communication is intended solely for the use of the individual or entity to whom it is addressed and others authorized to receive it. It may contain confidential, legally privileged information or otherwise protected by law from disclosure and is intended solely for the use of the addressee. If you are not the intended recipient you are hereby notified that any disclosure, copying, distribution or taking any action in reliance on the contents of this information is strictly prohibited and may be unlawful. Unless otherwise specifically stated by the sender, any documents or views presented are solely those of the sender and do not constitute official documents or views of PT Apexindo Pratama Duta Tbk. If you received this email in error, please immediately notify the sender or our email administrator at [EMAIL PROTECTED] and delete it from your system. Thank you. *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

