Melihat krisis BBM saat ini, ada 2 pilihan: Menaikan
harga BBM atau meningkatkan perekonomian.

Menaikan harga BBM berarti kembali menaikan harga2
barang lainnya seperti makanan, dsb. Rakyat akan
semakin menderita. Tarif PLN, transportasi, serta
lainnya akan naik. Pabrik2 mungkin akan banyak yang
tutup karena naiknya biaya operasi, sehingga tidak
kompetitif lagi. Pabrik2 MNC akan kabur memindahkan
pabriknya ke luar negeri.

Karena kenaikan harga2, rupiah kembali anjlok mungkin
jadi RP 11.000-12.000. Walhasil "subsidi" kembali
"membengkak". Kemudian harus menaikan harga BBM lagi,
dst. Ini tidak akan ada habisnya.

Sebaliknya, jika meningkatkan perekonomian, sehingga
nilai rupiah menguat jadi Rp 7000 per dollarnya,
membuat "subsidi" BBM jadi tidak ada lagi. Karena
harga BBM kita otomatis sama dgn harga BBM
internasional dengan menguatnya rupiah tsb. Daya beli
masyarakat meningkat. Pasar dan pabrik pun kembali
bergairah.

Tentu saja untuk meningkatkan perekonomian, pemerintah
harus meningkatkan faktor2 produksi. Dari eksplorasi
dan penambangan migas, hingga pemberdayaan rakyat
sehingga muncul BUMN macam ANTAM dan UKM penambang
emas, tembaga, dsb yang bisa menggantikan MNC asing
seperti Freeport, BHP, Newmont, dsb. Ini agar
efisiensi pendapatan bisa meningkat (tidak bocor ke
luar negeri).

Pemerintah harus mengaktifkan program transmigrasi
atau pembukaan lahan pertanian dan perkebunan. Kredit
kapal nelayan yang dicicil dengan hasil laut juga
harus dikembangkan.

Jangan hanya menunggu "investor asing", sebab jika
tidak ada investor asing yang datang, apa kita tidak
akan bergerak untuk mengelola kekayaan alam kita>

Jadi apa yang akan kita pilih?

Ingin belajar Islam? Mari bergabung milis Media Dakwah
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke