09.07.2005
Spekulasi Mengenai Serangan Bom di London
Oleh: Berndt Riegert dari Bonn
Serangan teror yang terjadi di London kemarin diduga
merupakan satu aksi dari jaringan kelompok Al-Qaida.
Aparat keamanan Inggris masih menyelidiki bukti-bukti
dan petunjuk mengenai kemungkinan serangan bom bunuh
diri. Jika benar Al-Qaida yang melakukan serangan bom
tsb, tampaknya Al-Qaida semakin pandai di dalam
aksinya. Al-Qaida kemungkinan menggunakan metode
tradisional di dalam aksinya. Dengan metode tersebut
diyakini, agen intelijen paling hebat sekalipun tidak
akan sanggup mencium jejak-jejak aksinya. Yang
dimaksud metode tradisional adalah metode yang sama
sekali menghindari penggunaaan alat-alat teknologi
terutama alat komunikasi, ketika merencanakan suatu
aksi. Sebab jika Al-Qaida menggunakan alat komunikasi
modern, dipastikan Scotland Yard dapat mencium aksi
mereka jauh-jauh hari sebelumnya. Dengan metode
tradisionalistik praktis menjadi metode
kontra-intelijen yang paling canggih.
Baik Perdana Menteri Inggris Tony Blair maupun Menteri
Luar Negeri Jack Straw menuding bahwa kelompok militan
muslim berada di balik serangan teror ini.
Serangan bom di London ini merupakan serangan teror
terbesar selama 17 tahun terakhir di Britania Raya
setelah serangan teror terhadap pesawat PanAm milik
Amerika Serikat di danau Lockerbie di Skotlandia.
Menurut laporan resmi terakhir yang diberikan oleh
pihak kepolisian, jumlah korban yang tewas sampai saat
ini lebih dari 50 orang. Sedangkan jumlah korban
luka-luka sekitar 700 orang. Dikhawatirkan bahwa
jumlah korban tewas akan meningkat melihat banyaknya
jumlah korban luka-luka berat.
Dalam sebuah situs internet, salah satu kelompok
jaringan Al-Qaida mengeluarkan pernyataan bahwa mereka
bertanggung jawab atas aksi serangan bom di London.
Serangan ini merupakan balasan atas penempatan pasukan
Inggris di Afganistan dan di Irak. Tetapi aparat
keamanan meragukan kebenaran pernyataaan tersebut.
Bagaimanapun peryataan ini masih terus diselidiki
kebenarannya, demikian dikatakan oleh juru bicara
kepolisian kepada BBC.
Masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa serangan bom
ini merupakan serangan bom bunuh diri, demikian
menurut sumber dari pihak kepolisian.
Harian umum di Inggris berspekulasi mengenai
kemungkinan serangan bom bunuh diri setelah mereka
mendengar keterangan Richard Jones, warga Skotlandia.
Sehari sebelum kejadian, Richard Jones berada dalam
sebuah bis bertingkat dan memperhatikan seorang
laki-laki muda. Saya berdiri dekat seorang pria muda
yang tanpa henti memeriksa tasnya. Kelihatannya dia
merupakan orang asing. Saya mulai memperhatikan dia,
karena dia terlihat tidak tenang. Richard Jones
sendiri selamat dari serangan bom karena turun dari
bis beberapa saat sebelum bom di dalam bis meledak.
Seorang perawat bernama Terence Mutasa mengatakan
bahwa dua orang korban ledakan di dalam bis yang ia
rawat juga bercerita mengenai bom bunuh diri yang
dilakukan oleh seorang pria.
Pihak kepolisian menitikberatkan penyelidikan pada dua
kemungkinan. Pertama, kemungkinan bom bunuh diri dan
kedua, kemungkinan bahwa ledakan di dalam bis adalah
serangan salah sasaran, yang sebenarnya ditujukan
kepada stasiun kereta bawah tanah lainnya.
Jika saja serangan bom tersebut merupakan serangan bom
bunuh diri, maka ini adalah yang pertama kalinya
terjadi di Eropa. Apakah ini panen yang terakhir,
tiada seorang pun mengetahuinya.
__________________________________
Discover Yahoo!
Have fun online with music videos, cool games, IM and more. Check it out!
http://discover.yahoo.com/online.html
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/