Ada apa di balik ledakan bom London?

Ledakan di bawah tanah kota London adalah operasi
rahasia untuk memantapkan kehadiran sekutu di Timur
Tengah, mereka akan terus mempertahankan kontrol opini
terhadap dunia, yang mengesahkan campur tangan mereka
dalam urusan negara-negara di Timur Tengah.  Jangan
percaya selain itu!
Para pemimpin Barat akhir-akhir ini terus-menerus
meyakinkan dunia akan pentingnya melanjutkan perang
terhadap terorisme.  Walaupun keberadaan tentara
Amerika dan Inggris di Iraq dan Afghanistan melahirkan
gelombang perlawanan yang sangat keras, Bush terus
menerus mendoktrin pikiran kita akan keabsahan
keberadaan mereka di sana.
Kenapa London yang dijadikan sasaran bom sekarang?
Alasannya begitu jelas – sangat telanjang, sebuah
sandiwara yang melibatkan korban tidak berdosa agar
pihak tertentu bisa meraih keuntungan yang tak
terbatas dari peristiwa tsb.  Pemerintahan Inggris
sudah memutuskan pada tanggal 4 Juli kemarin untuk
menarik pasukannya dari Iraq dan Afghanistan.  Inggris
sudah menyadari kalau keberadaan mereka di sana adalah
sebuah kebodohan, dan mereka terus terdesak akan tidak
adanya bukti-bukti nyata, yang menistakan alasan
mereka untuk terlibat di dua negara tsb.  Memang,
tidak ada alasan lagi utk mereka untuk terus bercokol
di sana setelah semua kebohongan alasan perang
terbongkar; bahwa perang terhadap Iraq yang dituduhkan
mempunyai senjata pembunuh massal (WMD), dan mempunyai
link dengan jaringan terorisme al-Qaeda adalah sebuah
dagelan Zionis melalui tangan Amerika dan Inggris.  

Pikirkan ini.  Serbuan sekutu ini HANYA menguntungkan
sang ambisius untuk memantapkan kaki-kaki mereka di
Timur Tengah tanpa memperdulikan kecaman-kecaman dunia
yang sudah terbuka oleh kenyataan.  Apakah parlement
inggris akan terus-menerus membujuk tentaranya
berangkat ke medan perang untuk alasan-alasan bodoh
ini, tentu saja perlawanan dari rakyatnya juga
kesangsian para tentaranya justru akan menimbulkan
kesulitan pada pemerintah di kemudian hari.
Kejadian setelah serangan teror seringkali diikuti
oleh serangkaian klaim-klaim bodoh dari pihak-pihak
yang ingin menguasai opini.  Setelah ledakan di London
ini, sebuah kelompok yang mengaku dari jaringan
al-Qaeda Eropa – menyatakan bertanggung jawab atas
ledakan ini (‘r u kidding me?!).  Anda percaya?  Anda
percaya meskipun dari statemen mereka justru
menandaskan bahwa pelakunya bukanlah seorang muslim? 
Bagaimana mungkin seorang yang melakukan perang suci
(?) / jihad (?), sebagai puncaknya ibadah seorang
muslim (ultimate deen), yang mengindikasikan pelakunya
mempunyai kesadaran iman yang kuat – JUSTRU SALAH
mengucapkan ayat suci al-Quran pada statemennya
kemarin ini?

Dan pikirkan lagi, sehari sebelum kejadian, kedutaan
Israel di London mendapat peringatan dari intelejen
Scotland Yard akan adanya serangan teror.  Akibatnya
Mentri Ekonomi Israel Benjamin Netanyahu tidak
beranjak dari hotel padahal ia harus menemui pertemuan
ekonomi dilokasi yang tidak jauh dari hotelnya.  
Kedutaan membantah adanya warning tsb, jelas.  Tapi
cerita berubah drastis sehingga sulit buat mereka
untuk mengelak.  Jika, seperti pengakuan mereka bahwa
Netanyahu tidak pernah diperingati, bagaimana dia tahu
harus terus tinggal di hotelnya? 

Oops… cerita berganti, sesaat kemudian Netanyahu
mengakui memang menerima warning tsb. Hehe..Netanyahu
menerima warning sedangkan penduduk kota tidak
diberitahu sebelumnya? Para Dajjal sedang melakkukan
aksinya, jangan terkecoh oleh berita.  Lantas
sandiwara bergulir lagi, Scotland Yard membantah
pengiriman warning ini, lalu jawaban juru bicara
Israel adalah Scotland Yard mengirimkan peringatan
pada Netanyahu baru setelah ledakan pertama. 
Bagaimana mungkin?  Padahal jelas pada laporan awal
disebutkan akan adanya gelombang teror selama beberapa
jam dan itu disampakan sebelum ledakan pertama pada
pukul 08.51 waktu setempat
(http://breakingnews.iol.ie/news/story.asp?j=148597468&p=y48598y74
, http://www.indiadaily.com/ ).  Apa yang sedang
disebunyikan di sini? 
Akibat kebodohan mereka dalam mencari alibi yang
jelas-jelas berusaha untuk mengelabui opini tsb,
pemerintahan Israel melarang pejabat mereka untuk buka
mulut terhadap pers, kecuali pada media asal Israel
sendiri (kecuali pada media yang berbahasa Hebrew)
Jangan tertipu lagi seperti halnya peristiwa WTC
beberapa tahun lewat.  Buka mata dan telinga anda, dan
jangan lewatkan dagelan apalagi yang ingin
dipertontonkan Israel, Amerika dan Inggris.

Bola akan terus bergulir, saya berandai-andai setelah
melihat kembali proses penistaan terhadap Afghanistan
dan Iraq, selalu muncul kemudian pihak-pihak yang
mengaku bertanggung jawab.  Seperti juga yg sudah
terjadi setelah ledakan di London ini pihak al-Qaeda
divisi eropa mengaku bertanggung jawab.  Dan dgn
prejudice seolah mendapat pembenaran, Blair
mengumumkan bahwa pihak garis keras Islam bertanggung
jawab atas ledakan tsb.  Padahal, kalau saja Blair
tidak dilatar belakangi oleh kecurigaan sebelumnya
terhadap Islam (prejudice), tentu Blair akan mengecek
dahulu kebenaran pernyataan yang mengaku pentolan
divisi al-Qaeda tsb.  Dan memang setelah ditulis di
atas, kita harus curiga kalau pernyataan pihak
al-Qaeda itu hanya sebuah lelucon (baca Quran aja gak
becus).  Itu yang sudah terjadi sekarang, besok-besok
akan ada dagelan apalagi?  Apakah akan ada organisasi
tertentu dr Iran yang akan mengaku-aku bahwa pihaknya
sebagai pelakunya?  Who knows.  Iran bisa jadi
merupakan sasaran berikutnya, seperti yang sudah
sering diwaspadai sejak perang Afghanistan dan Iraq. 
Dan kemenangan kelompok keras kemarin dibanding kubu
yang lebih moderat, Rafsanjani, dan juga mulai
memainkan peranannya Rusia yang menjanjikan bantuan
pada Iran untuk membangun kekuatan nuklir, adalah
suatu indikasi jelas bahwa mulai dicarinya
alasan-alasan pembenaran penistaan thd Iran.  Dalam
dagelan ini, pasti Israel paling berkoar berteriak
seolah ketakutan akan kekuatan Iran.  Jangan heran,
Israel dgn Rusia sebenarnya secara ideologis politik
sangat erat, mereka sama-sama negara sosialis, dan
saling bekerja sama dengan cara yang samar untuk
mengelabui kita.  Mereka, AS, Israel, Rusia memainkan
perannya masing-masing seolah satu sama lain bertolak
belakang, padahal ikatan antara Israel-Rusia dan
Israel-AS adalah sama-sama eratnya.

Flashback kebelakang pada peristiwa ledakan di Madrid,
pada tanggal 20 Juni 2004 seseorang dituduh sebagai
penyuplai bom yang digunakan jaringan al-Qaeda.  Orang
tsb adalah Emilio Suárez Trashorras salah satu
pentolan pasukan bom Civil Guard Spanyol (Spanish
Security Service), yang menyuplai 200 kg bom
(www.prisonplanet.tv tanggal 21 Juni 2004).  Padahal
sebelumnya, al-Qaeda lah yang mengaku bertanggung
jawab. Dan al-Qaeda menjadi boneka yang mengesahkan
pembenaran bahwa Islamlah pelaku teror.  Sekali lagi,
organisasi semacam al-Qaeda hanya menjadi duri di
dalam daging, yang akan selalu dimanfaatkan sebagai
alasan oleh otak pelaku sebenarnya untuk menekan suatu
negara bahkan umat islam dimanapun.  Afghanistan dan
Iraqpun sama (akibat WTC, sehingga Bush menyatakan
perang thd teror), al-Qaeda sebelumnya menyatakan
pihaknya ikut berperan di sana.  Bom bali juga sama,
ada rekaman pidato bin Laden (? , bukannya bin Laden
sudah tewas pada pertempuran Tora Bora tahun 2001?,
obituarinya di muat di media Mesir) yang menyatakan
dukungannya terhadap bom Bali.  Seakan semuanya
diarahkan pada sasaran yang sama, yaitu Islamlah
pelaku teror, Islam adalah agama yang mengijinkan
kekerasan pada manusia tidak berdosa.  

Jadi seperti juga peristiwa di Madrid, banyak
pihak-pihak kotor di pemerintahan dunia ini yang
sengaja mengorbankan rakyatnya sendiri untuk
mempertahankan kebijakan politiknya.  Spanyol sebelum
ledakan di Madrid, rakyat Spanyol menyerukan penarikan
mundur pasukannya dari Iraq, mereka terdesak karena
memang tidak ada alasan akan keberadaan mereka di
sana, dan untuk itu Spanyol diperingati keras oleh
pihak yang sedang berpesta membumi hanguskan Iraq
dengan bom di stasion kereta tsb agar mereka tetap
bisa berada di sana.

Apa ada pemerintahan yang tega melakukannya sendiri
thd rakyatnya?  Ada.  Banyak contohnya.  Inggris
membom negaranya sendiri dan menyalahkannya pada
pasukan IRA, pesawat Amerika menyerang negaranya
sendiri pada tahun 1962 dalam operasi Northwoods,
Israel pada kasus Lavon, Hitler membumi hanguskan
gedung pemerintahan Reichstag, Nero membakar kota Roma
 dan menyalahkannya pada teroris.  Juga FBI sengaja
menanam Emad A. Salem untuk menyelundup pada suatu
kelompok Arab di NewYork, yang kemudian terjadilah
peledakan WTC pada tahun 1993.  

Mulailah bergerak.  Manfaatkan kemampuan apapun yang
anda miliki untuk berperan meluruskan opini buruk
terhadap islam.  Tunjukkanlah pada dunia bahwa Islam
tidak lah seperti yang mereka tuduhkan.  Mungkin ada
target lain yang sedang dibidik sebagai sasaran teror
baru, tujuannya tidak lain adalah agar publik tidak
diberi kesempatan untuk menyadari bahwa rangkaian
semua teror ini adalah suatu kebohongan.



                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Yahoo! Mail - Helps protect you from nasty viruses. 
http://promotions.yahoo.com/new_mail




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke