--- In [email protected], "fauziah swasono" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> Hehehehe...
> Reply anda sungguh kekanak2an.. 

Lho namanya juga becanda bu.. Apalagi kalau bicara sama yang 
'dipanggil' Ibu.. :-)
Maklumlah kalau pengetahuan saya belum setinggi/sebanyak Ibu..
bahkan hingga saat ini titel 'es mambo' atau 'es teler', saya gak punya.
Btw, Ibu hebat ya menilai orang.. :-)

> Kok anda merasa ya? Padahal swear saya tidak menyebut nama anda
> secuilpun.. siapa yg ge-er?

Logikanya ibu bisa melihat tulisan di bawah bukan contoh merasa..
Saya cuma sekedar/belajar merespon tulisan Ibu Fau yang pernah
(banyak?) menyebut kenal dan berdiskusi dengan petinggi ekonomi 
dunia, misalnya. Tapi kalau Ibu menganggap tulisan di bawah seperti
merasa, itu namanya persepsi. 
Apalah saya, untuk bisa melarang seseorang ber-persepsi.. :-p
 
> fau

Wassalam,

Irwan.K

------- 
> --- In [email protected], "irwank2k2" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > Jadi ingat peristiwa 2-3 bulan lalu, waktu subsidi BBM dikurangi.
> > > Kayaknya hampir semua media massa, ekonom dadakan, mantan
> > > pejabat dan milis2 dipenuhi koor yang sama: Presiden dan kabinet
> > > bodoh karena melakukan hal tsb, para ekonom yang berpendapat
> > > sama distempel besar2 jidatnya: neo-liberalis karena sekolah di LN. 
> > 
> > Ya deh yang bukan ekonom dadakan dan kenal dengan orang" 
> > top di dunia ekonomi, ada di LN.. trus apalagi ya?
> > Waktu itu Ibu kena cap-nya di mana, di jidat, tangan, dengkul, 
> > atau di mana? :-)
> > 
> > > Bahkan segala rumor berseliweran: pelacur intelektual, ekonom
> > > berminyak, apalagi? oya, bagian skenarionya amerika, imf, dan
> > > worldbank... ada lagi? yah pokoknya semua sumpah serapah boleh
> > > dikeluarkan saat itu.
> > 
> > Waktu itu Ibu merasa kena cap yang mana? Atau 'cap besi panas' 
> > seperti di film kartun? hehehe..
> > 
> > > Sekarang gimana nih? ah, mendadak kena amnesia lagi.
> > 
> > Bukan amnesia barangkali.. abis minum obat sakit kepala p*n*d*l..
> > Udah lupa tuh.. :-p
> > Atau bisa juga sejak awal penulis ini memang pendukung kenaikan bbm..
> > Karena inti tulisannya sebetulnya pada mendorong kenaikan harga bbm..
> > IMHO, soal cerdas/tidak itu kan cuma 'pancingan' untuk menarik 
> > perhatian saja.. Mau tidak Presiden dibilang gak cerdas, misalnya..
> > hehehe..
> > 
> > Tapi bagaimanapun juga pemain asing gak bakal mau masuk kalo 
> > harga bbm masih rendah kan? Jadi (saat ini) bullshit tuh yang namanya
> > pasar persaingan sehat/sempurna..Teorinya sih muluk.. padahal
> bulus.. :-P
> > Ini bukan menuduh siapa" lho.. cuma pake logika dan (mendekati) 
> > kenyataan saja, ya..
> > 
> > CMIIW.. Apalah saya yang bukan orang terkenal, tidak punya 
> > jabatan hebat dan bukan pakar ini.. Diskusipun masih belajar dan
> > tidak selalu punya waktu untuk me-reply thread.. :D
> > 
> > > salam,
> > > 
> > > fau
> > 
> > Wassalam,
> > 
> > Irwan.K




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke