Dari milis PJTV:
Akhirnya ada juga yang patut dibanggakan dari
Indonesia....

Satrio
===============================================


Kawan-kawan,

Saya teruskan catatan awal dari Dr. Arief Budi
Witarto, salah satu dari lima ilmuwan Indonesia yang
diundang ke 55th Nobel Laurates di Lindau Jerman.
Kelimanya berusia di bawah 35 tahun, dan lolos seleksi
dari panel gabungan lima profesor Jerman serta dua
profesor Indonesia. Kelima orang ini, mengutip istilah
Dr. Witarto, "sudah berada di ujung
suatu bidang ilmu dan tidak berkutat lagi dalam
masalah teknis."

Dari Asia, hanya tiga negara yang diundang ke forum
ini, yaitu Cina (47 orang) dan India (35 orang). Suatu
kehormatan bagi Indonesia, walaupun jumlah delegasinya
terpaut jauh.

Dr. Witarto mengirimkan enam catatan perjalanannya
pada salah satu milis yang saya ikuti. Jika ada kawan
yang berminat, saya akan kirim via japri.

Semoga berguna untuk memberi inspirasi di tengah
banyak kenyataan muram di sekitar kita saat ini.

Wassalam
--
Tomi Satryatomo

---------- Forwarded message ----------
From: Arief Witarto <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Jul 12, 2005 1:55 AM
Subject: [cir-members] 1-Catatan Pengantar Kunjungan
Ilmiah ke Jerman
To: [EMAIL PROTECTED]


Assalamualaikum wrwb

Kebenaran saya mendapat kesempatan mengunjungi
Jerman. Setelah email ini, saya akan mengirimkan
catatan2 saya selama perjalanan itu yang aslinya
saya kirimkan ke komunitas peneliti bidang biotek
yang merupakan profesi saya.

Mohon maaf kalau ada yg terganggu karena bukan
interestnya, tapi saya berharap semoga bisa
diambil manfaatnya utk generasi yg lebih muda
mahasiswa, siswa sekolah, dst.

Silakan diteruskan bila memang dirasa penting.
Demikian, terimakasih atas perhatiannya.

Wassalamualaikum wrwb

Arief B. Witarto, Saarbrucken-Jerman


---referensi---

http://www.beritaiptek.com/pilihberita.php?id=71&PHPSESSID=58ecf0a281618f6a4552da002ece8e55


Iptek Indonesia


Senin, 20 Juni 2005 11:41:32
Lima Peneliti Muda Indonesia Ke Forum Peraih Nobel

Oleh beritaiptek.com

Lima peneliti muda Indonesia akan berangkat ke Lindau,
Jerman sebagai wakil Indonesia dalam the 55th Nobel
Laureates Meeting, 26 Juni sampai 1 Juli 2005. Forum
ini akan dihadiri oleh lebih dari 20 penerima hadiah
nobel.

Kelima orang tersebut merupakan peserta yang lolos
pada dua tahap seleksi terhadap para peneliti dari
lembaga penelitian dan universitas se-Indonesia, yakni
pada Desember 2004 dan 10 Maret lalu. Seleksi ini
dibatasi untuk usia peneliti di bawah 35 tahun oleh
tim DAAD (5 Professor dari Jerman dan 2 orang wakil
RISTEK)

Mereka yang lolos seleksi adalah Dr. Arief Budi
Witarto (dengan poin 90) , Dr. Anto Tri Sugiarto (82),
Dr. Nurul Taufiqu Rochman (80), ketiganya dari LIPI
dan Dr.Ismunandar dari ITB (80). Dokter Dian Pratiwi,
mahasiswi S-2 FKUI, diusulkan ikut menjadi delegasi
sehingga semuanya berjumlah 5 orang.

Salah seorang delegasi, Dr. Arief Budi Witarto,
mengatakan bahwa keberangkatan mereka mempunyai arti
penting, yaitu memberikan inspirasi dan motivasi,
untuk peneliti yang sudah berada di ujung suatu bidang
ilmu dan tidak berkutat lagi
dalam masalah teknis, yang penting adalah inspirasi
kemana akan mengarahkan risetnya. Hal seperti ini
hanya dapat diperoleh dari para "suhu" ilmu tersebut.

Kemudian juga memberikan kesempatan networking, karena
selain para penerima Nobel yang bersedia berdiskusi
dalam kelompok kecil, juga peserta yg adalah para
ilmuwan muda dari seluruh dunia, sangat penting untuk
membentuk networking
untuk kemajuan riset di masa datang. Lebih lanjut
tentang Lindau Nobel Meeting dapat diakses di
http://www.lindau-nobel.de/ (beritaiptek.com/em)

[end]

http://www.mediaindo.co.id/cetak/berita.asp?id=2005061802105043

Media Indonesia, Sabtu, 18 Juni 2005
Peneliti Indonesia Diundang ke Jerman

JAKARTA (Media): Indonesia akan mengirimkan lima orang
wakil dalam pertemuan
the 55th Nobel Laureates Meeting yang
diadakan di Lindau, Jerman, 26 Juni-1 Juli.

Mereka yang terpilih menjadi delegasi Indonesia, yakni
Anto Tri Sugiarto,
peneliti pada Pusat Penelitian Kalibrasi,
Instrumentasi, dan Metrologi Lembaga Ilmu Pengetahuan
Indonesia (LIPI); Arief
Budi Witarto, peneliti bidang Protein
Engineering Divisi Molekular Biologi Puslit
Bioteknologi LIPI; Dian Pratiwi,
mahasiswi S-2 semester 8 Jurusan
Dermatologi dan Veneorologi FKUI; Ismunandar, dosen
Fakultas Kimia ITB; serta
Nurul Taufiqu Rochman, peneliti LIPI.

Kelima orang tersebut merupakan peserta yang lolos
pada dua tahap seleksi,
yakni pada Desember 2004 dan 10 Maret lalu.
Adapun mereka yang ikut seleksi terdiri atas berbagai
lembaga iptek dan
perguruan tinggi sebanyak 18 orang, antara
lain dari Universitas Diponegoro (Undip), Institut
Teknologi 10 November
Surabaya (ITS), Universitas Indonesia, Badan
Pusat Pengkajian Teknologi (BPPT), Lembaga Penerbangan
dan Antariksa (Lapan),
Badan Tenaga Atom Nasional (Batan),
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan
Institut Teknologi Bandung
(ITB). Para peserta seleksi berlatar
belakang mahasiswa S-1, S-2, dan S-3.

Dalam pertemuan antara peserta seleksi dan Menristek
Kusmaryanto Kadiman di
Jakarta kemarin, Menristek menjelaskan
Indonesia sebelumnya tidak diperhitungkan karena
prestasinya di bidang
akademik kurang sekali. ''Jumlah peserta
seleksi pun sangat minim. Dilihat dari jumlah paper
penelitian, paten,
tulisan-tulisan yang dikutip, semuanya nyaris
tak terdengar, sehingga membutuhkan lobi yang
terus-menerus untuk mendapatkan
undangan ini," katanya.

Untuk itu ia mengharapkan, adanya undangan pertemuan
dengan para peraih Nobel
di seluruh dunia memicu para peneliti
Indonesia untuk giat melakukan penelitian yang
hasilnya bisa dimanfaatkan
orang banyak.

Penasihat Menristek dari Jerman Alexander P Hansen
menjelaskan, keikutsertaan
Indonesia dalam pertemuan di Lindau ini
merupakan pertama kalinya. ''Hanya tiga negara di Asia
yang khusus diundang
oleh Lindau Committee, yakni China (34
orang) dan India (47). Indonesia merupakan negara Asia
ketiga yang diundang
dan dipilih karena merupakan negara yang
sangat luas dengan jumlah penduduk besar. Kali ini
hanya lima orang yang
dibawa ke sana.''(Nda/H-4).

[end]


http://www.ristek.go.id/index.php?mod=News&conf=v&id=911

BERITA KEGIATAN RISTEK

5 (Lima) Delegasi Indonesia mengikuti Nobel Prize
Winners Meeting di Lindau, Jerman
Jumat,17 Juni 2005 08:51

Kementerian Negara Riset dan Teknologi akan
mengirimkan delegasi Indonesia pada the 55th Nobel
Laureates Meeting diadakan di Lindau, Jerman pada
tanggal 26 Juni ? 1 Juli 2005. Hari ini (17/6)
sebanyak 5 orang akan diterima Menteri Negara Riset
dan Teknologi, Dr. Kusmayanto Kadiman untuk melakukan
bincang-bincang dan juga arahan dari Menegristek
sebelum bertolak ke Jerman. Dalam acara ini akan hadir
juga Rektor ITB, Rektor UI, Pejabat LIPI, Direktur
DAAD dan pejabat Kementerian Riset dan Teknologi serta
Alexander P. Hansen, penasehat Menristek untuk Jerman.

Kelima peserta merupakan hasil seleksi yang telah
dilakukan sejak Desember 2004 dan telah melampau
berbagai proses. Peserta seleksi terdiri dari berbagai
lembaga iptek dan perguruan tinggi, sebanyak 18 orang
terdiri dari, antara lain: UNDIP, ITS, UI, BPPT,
LAPAN, BATAN, LIPI dan ITB. Ke-18 orang tersebut
terdiri dari berbagai latar belakang pendidikan antara
lain mahasiswa S1, mahasiswa S2, sarjana S2, dan S3.
Untuk proses seleksi ini, Menegristek memberikan
kepercayaan kepada Kepala LIPI untuk menjadi ketua tim
seleksi dari pihak Indonesia. Minimnya jumlah peminat
disebabkan tingginya kualifikasi peserta yang
ditentukan oleh Panitia Pertemuan Para Pemenang Nobel
(Lindau Committee) termasuk persyaratan usia dan
kelengkapan administrasi lainnya.

Seleksi tahap kedua dilakukan pada tanggal 10 Maret
2005. Seleksi kedua dihadiri oleh Dr. Alexander P.
Hansen (Penasehat Menegristek dari Jerman), Mrs.
Ilonna Krueger ? Rechmann (Director DAAD Jakarta), Dr.
Anung Kusnowo (LIPI) dan Academic Selection Committee
of DAAD dari Jerman yang tengah berada di Jakarta.
Akhirnya diputuskan hanya ada 5 orang yang akan
menjadi delegasi Indonesia, yaitu:

1. Anto Tri Sugiarto
Usia : 33 tahun
Pendidikan terakhir : PhD in Production Engineering,
Guama University, Japan
Pekerjaan : Peneliti pada Pusat Penelitian Kalibrasi,
Instrumentasi dan Metrologi LIPI

2. Arief Budi Witarto
Usia : 34 tahun
Pendidikan terakhir : Doctor of Engineering in
Biotechnology, Department of Biotechnology, Tokyo
University of Agriculture and Technology, Japan
Pekerjaan : Peneliti (Kepala Penelitian Bidang Protein
Engineering), Divisi Molekular Biologi, Pusat
Penelitian Bioteknologi LIPI

3. Dian Pratiwi
Usia : 29 tahun
Pendidikan terakhir : S1 Kedoketeran Umum Universitas
Indonesia
Pekerjaan : Mahasiswa S2 Semester 8 jurusan
Dermatology and Venereology Fakultas Kedokteran,
Universitas Indonesia

4. Ismunandar
Usia : 35 tahun (per Juni 2005)
Pendidikan terakhir : PhD di bidang Kimia Inorganik,
University of Sidney
Pekerjaan : Dosen Fakultas Kimia, Institut Teknologi
Bandung (ITB)

5. Nurul Taufiqu Rochman
Usia : 35 tahun (per Agustus 2005)
Pendidikan terakhir : S3 ? Doctor of Engineering,
Material Production Engineering, Kagoshima University,
Japan
Pekerjaan : Peneliti di LIPI

Sebagai bentuk dukungan terhadap partisipasi Indonesia
pada pertemuan para pemenang Nobel, Lindau Committee
telah membebaskan biaya pendaftaran sebesar 500 EUR
dan boarding and lodging untuk para peserta dari
Indonesia

Setelah menghadiri acara di Lindau, delegasi Indonesia
akan mengadakan program kunjungan ke laboratorium ?
laboratorium penelitian yang ada di Jerman antara lain
di Constance, Munich, Bonn dan Frankfurt, pada tanggal
4 ? 9 Juli 2005. Program kunjungan ini dikoordinir dan
didanai oleh Deutsche Forschungsgemeinschaft (DFG),
yang memiliki kerjasama bilateral dengan RISTEK.
Kedutaan Besar RI di Berlin juga telah menunjukkan
perhatian melalui kesediaannya untuk menanggung biaya
akomodasi dan mengatur suatu program akhir pekan untuk
delegasi Indonesia.

Nobel Laureates Meeting berlangsung setiap tahun
dengan mengambil tema secara bergantian di bidang ?
bidang Fisika, Kimia, Biologi/Medicine. Pada tahun
tahun 2000 dan 2005 ini tema pertemuan difokuskan pada
ginterdisciplinaryh, yang membahas bidang yaitu
fisika, kimia, biologi/medicine. Para pemenang Nobel
akan diundang untuk berpartisipasi sebagai lecturer
untuk memberikan presentasi atau kuliah singkat
mengenai bidangnya masing ? masing. Diskusi panel
diikuti oleh seluruh peserta dari berbagai negara yang
diadakan pada setiap sesi perkuliahan. Diskusi
biasanya mengambil topik permasalahan di bidang
fisika, kimia dan biologi/medicine. Selain itu diskusi
diarahkan pada bagaimana menjawab tantangan ilmiah
maupun sumbangsi ilmu pengetahuan tersebut bagi
perkembangan masyarakat.

The 55th Nobel Laureates meeting 2005 dihadiri oleh
peserta dari berbagai negara antara lain : USA,
Italia, Jerman, Inggris, Perancis, Turki, Romania,
Portugal, Lithunia, Rusia, Hongaria, Saudi Arabia,
United Arab Emirates, Israel, Portugal, Swedia, Swiss,
Venezuela, Brazil, Argentina, Indonesia, India, Cina,
Pakistan, Korea, Spanyol, Chile, Bulgaria, Ukraina,
Australia, Belgia, dsb.

Untuk peserta dari Asia, India mengirimkan 47 orang
delegasi, Cina 34 orang, Korea 7 orang, Jepang 20
orang, Pakistan 10 orang, Singapura 2 orang dan
Malaysia 8 orang. Sedangkan Indonesia mengirimkan 5
orang untuk berpartisipasi pada pertemuan tersebut.

[end]

[EMAIL PROTECTED]


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke