Iya.
Bisa gratis asal korupsi dan praktek mark-up
diberangus dan dihukum seberat2nya.
Sekolah Negeri yang SPPnya lebih dari Rp 100 ribu,
distop subsidinya. Ini agar kepala sekolahnya tidak
main2.
--- ratna hidayati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mungkin semua pejabat harus belajar ke Kabupaten
> Jembrana, Bali. Nggak perlu nunggu kompensasi BBM,
> pendidikan dan pelayanan kesehatan gratis sudah
> diberikan bagi semua lapisan masyarakat di Jembrana.
> Bahkan siswa di sekolah swasta bisa mendapatkan
> beasiswa pemda. I Gede Winasa, sang Bupati,
> benar-benar bertangan dingin. Jembrana yang daerah
> minus malah bisa memberikan gratisan itu
> dibandingkan Denpasar atau Badung sebagai kabupaten
> kaya di Bali.
> Komitmen, itu yang penting buat dia. Banyak hal
> dilakukan, dan pasti menimbulkan kontroversi bagi
> orang yang sudah asyik makan duit korupsi. Salah
> satu contohnya, Pemda Jembrana punya Tim Owner
> Estimate untuk menentukan besarnya anggaran yang
> rasional untuk pembangunan. Pernah kejadian, ketika
> anggaran diajukan Rp 1,5 M untuk membuat jembatan,
> saat dicek ulang ternyata bisa dihemat 50%!
> Penghematan itulah yang digunakan untuk membiayai
> pendidikan dan pelayanan kesehatan gratis bagi
> masyarakat. Dan, di semua lini dilakukan
> penghematan. Kebayang kan hasilnya?
> Kalau pernah ke Jembrana, dijamin tidak menemukan
> birokrasi yang berbelit-belit. Aman. Kalau boleh
> dibilang, pemkab Jembrana udah diswastanisasi
> hehehe..(sampai-sampai dapat gaji ke-14 lho!)
>
>
>
>
> ===================================================
> Refleksi: Bisa dilaksanakan pendidikan gratis bila
> ada kehendak politik
> dari phak penguasa negara. Harta kekayaan alam milik
> rakyat bisa
> dipakai membiyayai pendidikan gratis.
>
> Patut dipahami bahwa ada negara-negara yang jauh
> lebih miskin dari
> Indonesia dalam memiliki kekayaan alam, tetapi
> mereka bisa dapat menjamin
> pendidikan bebas bayaran untuk warganegaranya mulai
> dari SD sampai
> tingkat universatas.
>
> Alasan-alasan yang selama ini dikemukan oleh para
> petinggi partai
> politik dan cecunguk mereka serta penguasa negara
> kleptokratik Indonesia
> untuk mengabaikan pendidikan gratis adalah
> prokolbambu penipuan, karena
> mereka telah dibuat bidang pendidikan ladang
> pengeruk laba. Politik
> pendidikan tsb menmarginalisasikan mayoritas anggota
> masyarakat dari hak
> azasi mereka atau jelasnya membelunggu rakyat dengan
> kertebelakangan dan
> kemiskinan.
>
>
>
>
> Untuk orang yang saya cintai, tak ada pengorbanan.
> Semuanya memang untuk dia, setulusnya.
>
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Yahoo! Mail
> Stay connected, organized, and protected. Take the
> tour
>
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
>
>
Ingin belajar Islam? Mari bergabung milis Media Dakwah
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
____________________________________________________
Start your day with Yahoo! - make it your home page
http://www.yahoo.com/r/hs
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/