Kata saya:
Saya justru kasihan sama orang-orang beragama yang
teriak2 di jalan menyerbu resto, atau menyerbu
kelompok lain yang beda aliran walaupun sama agamanya
cuma karena tidak sepakat, teriak2 di milis dan bilang
agamanya paling top, tapi menyebarkan kebencian dengan
mencela agama orang lain.

Siapa bilang agama tidak menciptakan kekerasan? Baca
lagi deh ayat2.

Dan yang paling utama, kunci dari pernyataan saya
bukan agamanya: but those who create violence, war,
and hatred. 

If you're brilliant enough, you could read between the
lines.

And btw, yang benar religion sucks, bukan religion is
sucks. Hehehe...

Jadi, marilah kita saling mengasihani. Dan selamat
beramal juga.(tapi jangan berperang, yaak... dunia ini
sudah terlalu banyak kekerasan)


Kata Lina:
Jadi, saya hanya merasa kasihan kepada orang-orang
yang mengatakan
religion is sucks.




--- Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> schrieb:
>  
> Sekali lagi perlunya memisahkan agama sebagai ajaran
> or prinsip dengan manusia, yang dapat membuat agama
> sebagai alat. Agama tidak bisa memperalat dirinya.
> Hanya manusia yang bisa memperalat segala sesuatu.
> 
> Agama adalah sesuatu, sedang watak manusia yang
> bobrok adalah sesuatu yang lain. Kebenaran inheren
> pada agama tidaklah dapat dihapuskan atau sirna oleh
> kezaliman para penganutnya. Kebenaran itu tetap,
> meski segala sesuatu lainnya berlangsung seakan-akan
> kebenaran itu tak pernah ada. 
>  
> DH: Benar sekali,mBak. Agama agama mempunyai
> kebenaran, yang disajikan berbeda karena lingkaran
> budaya dan sejarah yang berbeda.
> kebenaran ini tetap. manusia yang tak mampu memahami
> dan mengamalkan kebenaran ini.
> Seringkali kita saksikan disekolah, bahwa sedikit
> sekili teman sekelas yang benar benar mampu memahami
> mathematics. Salahkah mathematics itu? Tidak kan?
> Tetapi mengapa sebagian besar teman sekelas tak
> mampu mencernakannya?
>  
> Nah inilah yang terjadi. Bangsa ini menyandang agama
> (Islam misalnya) sudah entah berapa lamanya, sudah
> zaman penjajahan, sampai kini. Lebih dari 300 tahun.
> Isi ajaran tetap, karena tak diubah. Tetapi
> kenyataan juga tetap, moral bangsa yang amburadul,
> yang membuahkan kemiskinan dan keterbelakangan kita.
>  
> -------------
> Kebodohan merupakan suatu yang 'bathil' (dalam
> istilah AlQur'an) yang berarti "kekosongan" atau
> "khayalan". "Kekosongan" tidaklah memiliki
> substansi, dan "khayalan" adalah kabut yang akan
> menghilang oleh cahaya matahari.
> 
> DH: Benar mBak. Sidharta mengajarkan, ratusan tahun
> sebelum nabi Muhammad dan Yesus, bahwa sumber
> kesengsaraan adalah ketidaktahuan
> (ketidakfahamanan). Juga ketidaktahuan akan ajaran
> yang lain, hanya menguasai agama kita, yang kita
> duga telah kita fahami, membuat bangsa ini gontok
> gontokan.
> -------------------
> 
> Agama universal mengajarkan kapan perlu humanity,
> kapan perlu perang, kapan perlu benci, kapan begini
> dan kapan begitu. Proporsional.
>  
> DH: saya agak berbeda pendapat mBak. Sidharta
> mengajarkan, misalnya, kesempurnaan bathin akan kita
> capai, kalau kita membebaskan diri dari naluri
> duniawi yang tidak jernih, antara lain kebencian.
> Kedengkian, kekerasan, keserakahan. Perang, adalah
> akibat dari ketamakan manusia, bukan hal yang perlu
> dianjurkan. Perang akan selalu terjadi, selama
> manusia menganggap kekerasan adalah jalan terbaik,
> dan adalah wujud keAKUan yang paling nyata.
> KeAKUan takkan membawa kita pada kesempurnaan
> bathin.
> -------------------
> 
> Jadi, saya hanya merasa kasihan kepada orang-orang
> yang mengatakan 
> religion is sucks.
> DH: Saya juga tak sependapat. 
> Tetapi mungkin ada baiknya, menanyakan dengan tepat,
> apa yang dimaksud disini. Mungkin dimaksud, agama
> yang di-gotong gotong hanya membawa kenyataan yang
> tak kondusif di Indonesia: Poso, Maluku, Sampit.
> Dll.
>  
> Salam
>  
> Danardono
> 
> 
> Kita menjalani kehidupan dengan apa yang 
> kita peroleh, tetapi kita menciptakan 
> kehidupan dengan apa yang kita berikan. 
> 
> (Winston Churchill)
> 
>               
> ---------------------------------
> Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem
> Speicher
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 



                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Read only the mail you want - Yahoo! Mail SpamGuard. 
http://promotions.yahoo.com/new_mail 


***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke