Dari bukunya Charles Le Gai Eaton:

Apakah Damai itu?. Konsep ttg perdamaian ini berbaur dengan 
ambiguitas tertentu. Ada damai yang artinya tidak ada peperangan. 
Ada damai diatas berbagai hal yang berlawanan. Pada pengertian yang 
kedua inilah dunia kita berfungsi, dan orang Kristen biasa 
menyebutnya sebagai "perdamaian yang melahirkan pengertian". Jika 
kita mengibaratkan seseorang sebagai sosok yang "damai" maka yang 
kita maksudkan adalah orang itu penuh dengan kebaikan, atau berusaha 
dan berjuang menciptakan perdamaian. Di segi lain, kita bisa saja 
menganggapnya sebagai pengecut atau pemalas, yang krnya tidak mau 
memperjuangkan kebenaran dan --ketika dia menyaksikan kejahatan--dia 
memalingkan wajahnya lalu menutup matanya. Sebuah kehidupan dimana 
prinsip "perdamaian harus ditempuh dengan segala cara" mungkin bukan 
kehidupan yang baik yang bisa kita jalani. Ada orang berpendapat 
bahwa kebijakan tanpa kekerasan hanya efektif untuk melawan agresi 
maupun dalam menegakkan kebajikan. Khayalan ini terbentuk melalui 
keteladanan Gandhi yang menghadapi seekor macan ompong, yaitu 
Kerajaan Inggris yang bangkrut dan yang telah kehilangan gairah utk 
memerintah. Inggris membiarkan orang India utk membunuhnya. Ada 
bayangan lagi orang2 Arawak, penduduk asli Jamaica, yang sangat 
berbeda dari orang Karibia di Karibia Selatan yang gemar berperang. 
Orang Arawak adalah sekelompok nelayan yang sangat sederhana yang 
hidup dari kekayaan laut dan tidak kenal cara berperang. Orang 
Spanyol tiba di Jamaica dan berusaha menjadikan mereka budak. Orang 
Arawakpun kehilangan gairah hidup dan akhirnya mati. Inilah 
kesimpulan logis dari kebijakan tanpa kekerasan, sebuah cara untuk 
menyikapi kejahatan dunia. Tetapi, bukan cara Islam. Bagaimana Cara 
Islam? [BERSAMBUNG]

wassalam,

--- In [email protected], "fauziah swasono" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Nimbrung dikit:
> "Igitur qui desiderat pacem, praeparet bellum." atau "Si vis pacem,
> para bellum" (Epitoma Rei Militaris by Vegetius)
> 
> "if you want peace prepare for war"
> 
> Dan quote diatas amat luas dipercaya kalangan barat. Juga
> diimplementasikan thd bagaimana sistem ditegakkan dalam
> penyelenggaraan negara. 
> 






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke