Mari kita perjuangkan agar bapak2 DPR juga memperjuangkan SDN (at least) itu gratis.... Jadi, anggaran utk pendidikan harus 50% ato harus yang tertinggi dari anggaran lainnya...?
wassalam, --- In [email protected], A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Sebetulnya keberhasilan Irlandia tak lain karena > mereka menggratiskan pendidikan bagi rakyatnya. > Akibatnya rakyat mereka jadi terdidik dan mampu > bersaing dgn bangsa lain. Bukan karena globalisasi. > > Di Indonesia globalisasi sudah jalan. Privatisasi BUMN > sudah dilakukan. Namun pendidikan mahal. Rakyatnya > banyak yang bodoh. Akibatnya selain direktur, para > manajer dan teknisi pun diimpor dari negara lain. > > Bangsa kita jadi penonton. Sebab untuk menjadi kuli > pun sulit karena lowongan terlalu sedikit dibanding > jumlah tenaga kerja yang ada. > > > --- bayu montana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > bagaimana indonesia bisa seperti Irlandia sungguh > > mustahil......, kita lihat saja program pendidikan > > di indonesia saat ini sungguh aneh bin ajaib..... > > jangankan mencapai pendidikan yang tinggi, untuk > > lulus UAN saja banyak yang mustahil bahkan ada > > beberapa SLA yang 100% siswanya tidak lulus UAN khan > > aneh....., dimana letak salahnya.... gurunya atau > > muridnya atau bahkan UAN nya yang salah....., > > lucunya di indonesia setiap ganti mentri pasti ganti > > kurikulum dsb, dsb. mungkin para mentri ingin > > meninggalkan jasa buat cerita anak cucunya "tuch > > kurikulum itu abah yang buat lho..." hehehe..... > > sebodo mau bener or nggaknya yang penting itu hasil > > kerja ku heehehee.... > > dan yang sangat aneh lagi..... Anak temanku sudah > > diterima di UNPAD lewat program PMDK ech ternyata > > hasil ujiannya SLA nya nggak lulus.... jadi > > bagaimana tuch....!?! mereka bingung dua kali. > > Pertama bingung nyediain dana -+ Rp.20 juta. Kedua > > bingung ngurusin kelulusannya. jadi gimana yach.... > > tolong dong .......... sampaikan sama bapak mentri > > pendidikan agar program kerjanya di simulasikan dulu > > dong...... > > salam............. > > > > > > Jimmy Okberto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Indonesia gimana? sepertinya mustahil yach.....!! > > > > > =========================================================== > > By THOMAS L. FRIEDMAN > > The New York Times > > Published: June 29, 2005 > > > > Irlandia sekarang adalah negara terkaya di Uni Eropa > > kedua setelah > > Luxembourg. > > Ya, di negara yang selama ratusan tahun dikenal > > karena imigrasi warga, > > puisi tragis, perang saudara, dan lepranya, sekarang > > memiliki GDP > > perkapita lebih tinggi dari Jerman, Prancis, dan > > Inggris. > > Bagaimana Irlandia berubah dari orang sakit di Eropa > > menjadi orang kaya > > di > > Eropa kurang dari satu generasi adalah cerita yang > > luar biasa. Ini > > cerita > > pada Anda tentang Eropa sekarang: semua inovasi > > muncul di negara > > pinggiran > > Eropa yang memeluk globalisasi dengan cara mereka > > sendiri--Irlandia, > > Inggris, Skandinavia, dan Eropa Timur--sedang mereka > > yang ikut model > > sosial Prancis-Jerman mengalami pengangguran. > > Perubahan Irlandia dimulai akhir 1960-an saat > > pemerintah menggratiskan > > sekolah menengah, memungkinkan anak kelas bawah bisa > > menyelesaikan > > sekolah > > menengah atau sekolah teknik. Hasilnya, saat > > Irlandia bergabung Uni > > Eropa > > pada 1973, mereka bisa mengandalkan tenaga kerja > > berpendidikan mereka. > > Pada pertengahan 1980-an, Irlandia sudah mendapat > > keuntungan awal > > anggota Uni Eropa, seperti subsidi pembangunan > > infrastruktur dan pasar > > lebih luas. Tapi mereka masih belum memiliki produk > > kompetitif untuk > > dihasilkan, akibat proteksi dan kesalahan fiskal > > selama bertahun-tahun. > > > > Negara itu bangkrut dan para sarjananya berimigrasi > > ke luar negeri. > > "Kami meminjam, membelanjakan, meningkatkan pajak > > dan itu nyaris > > menenggelamkan kami," kata Deputi PM Mary Harney. > > "Hanya karena kami > > nyaris tenggelam, kami berani berubah." > > Irlandia pun berubah. Dalam perkembangan yang tidak > > biasa, pemerintah, > > serikat pekerja terbesar, petani, dan kalangan > > industri bersetuju > > melakukan langkah perbaikan fiskal, memotong pajak > > korporasi sampai > > 12,5 > > persen, mengurangi gaji dan harga, serta merayu > > investasi asing. Pada > > 1996, Irlandia membuat pendidikan tinggi pada > > dasarnya gratis, sehingga > > > > tenaga kerja berpendidikan lebih banyak lagi. > > Hasilnya sangat fenomenal. Sekarang, 9 dari 10 > > perusahaan farmasi > > terbesar dunia memiliki pabrik di sana, seperti 16 > > dari 20 peralatan > > pembuat medis serta 7 dari 10 perusahaan pembuat > > piranti lunak. Tahun > > lalu, Irlandia mendapat investasi Amerika lebih > > banyak daripada Cina. > > Dan > > secara keseluruhan, pendapatan pajak pemerintah > > meningkat. > > "Kami membuat pabrik di Irlandia pada 1990," kata > > Michael Dell, pendiri > > > > Dell Computer. "Yang menarik kami? Tenaga kerja > > berpendidikan dan > > universitas bagus di dekatnya. Irlandia memiliki > > kebijakan industri dan > > > > pajak yang secara konsisten mendukung bisnis, > > siapapun yang sedang > > berkuasa secara politik di sana. Saya percaya ini > > karena banyak orang > > yang > > ingat saat buruk saat pembangunan ekonomi terlalu > > terkait politik. > > Irlandia juga memiliki transportasi dan logistik > > sangat baik--mudah > > bagi > > produk apapun mendistribusikan produknya di pasar > > utama di Eropa dengan > > > > cepat." > > Akhirnya, tambah Mr. Dell, "Mereka kompetitif, ingin > > berhasil, haus dan > > > > tahu bagaimana rasanya menang. Pabrik kami di > > Limerick, tapi kami juga > > memiliki beberapa ribu orang penjualan dan teknis di > > luar Dublin. Bakat > > > > teknis di Irlandia juga terbukti menjadi sumber daya > > kami... Fakta > > menyenangkan: kamui menjadi eksporter Irlandia > > terbesar." > > Intel membuka pabrik chip pertama di Irlandia pada > > 1993. James Jarrett, > > > > wakil presiden Intel, mengatakan mereka tertarik > > banyaknya orang > > berpendidikan di Irlandia, pajak korporasi yang > > rendah, dan insentif > > lain > > yang membuat Intel menghemat miliaran dolar selama > > lebih 10 tahun. > > Program kesehatan nasional juga tidak merugikan. > > "Kami memiliki 4.700 > > karyawan di empat pabrik dan kami malah merancang > > chip tercanggih di > > Shannon dengan insinyur Irlandia," katanya. > > Pada 1990, angkatan kerja Irlandia adalah 1,1 juta. > > Tahun ini mencapai > > 2 > > juta, tanpa ada penganggur, dan 200 ribu pekerja > > asing (termasuk 50 > > ribu > > Cina). Negara lain memperhatikan. Perdana Menteri > > Bertie Ahern > > mengatakan, > > "Saya bertemu perdana menteri Cina lima kali dalam > > dua tahun terakhir." > > > > Nasehat Irlandia sangat sederhana: Buat agar > > pendidikan menengah dan > > tinggi gratis; buat pajak korporasi rendah, > > sederhana, dan transparan; > > aktif mencari perusahaan global; buka ekonomi untuk > > kompetisi; > > berbicara > > bahasa Inggris; ciptakan kebijakan fiskal yang > > tertib; dan ciptakan > > konsensus keseluruhan paket ini dengan buruh dan > > manajemen--dan setia > > di > > sana karena Anda juga bisa menjadi engara terkaya di > > Eropa. > > "Ini bukan keajaiban, kami tidak menemukan emas," > > kata Mary Harney. > > "Ini > > kebijakan domestik yang tepat dan percaya > > globalisasi." > > By THOMAS L. FRIEDMAN > > The New York Times > > Published: June 29, 2005 > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > ********************************************************************* ****** > > > === message truncated === > > > Ingin belajar Islam? Mari bergabung milis Media Dakwah > Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > http://mail.yahoo.com *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

