Bu Lina, tanpa subsidi BBM pun harusnya bisa gratis. Sebab ada anggaran pendidikan sebesar Rp 33 trilyun per tahun dari APBN. Jumlah itu cukup untuk beasiswa bagi 16 juta siswa sekolah negeri @ Rp 2 juta (rp 180 ribu per bulan). Jumlah itu lebih besar dari rata2 spp sekolah swasta.
--- Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Nah lo..biaya dr pemerintah belum ada. Katanya mau > disubsidi dari > kenaikan BBM waktu itu ya? cmiiw. Memang miris kalau > baca banyak > gedung sekolah yang rubuh or gak layak pakai. > > Sekolah Negeri sekarang ini memang tidak lagi murah, > tapi sebagai > warga yang baik...saya berharap kwalitas belajar dan > pengajar juga > harus diperbaiki. > > Biasanya siswa baru diminta uang pembangunan gedung. > Tapi, gedung > tidak selalu dibangun/diperbaiki tiap tahunnya > ataupun tidak ada > perbaikan pemeliharaan gedung. Ato...mungkin orang > tua yang > tergabung pada POMG bisa menjadi pemantau paling > tidak...adakah > betul-betul pembangunan gedung or kemana aja sih tuh > uang ? > > Haloo DPR, gimana tuh dana subsidi BBM utk > sekolah-sekolah yang > terpuruk? Kenaikan tunjangan sampeyan kan udah > disetujui ya?...:-) > > wassalam, > > --- In [email protected], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > > http://www.indomedia.com/bpost/072005/14/b-bungas/bungas1.htm > > > > > > Uang Pangkal Tetap Mahal > > > > > > Banjarmasin, BPost > > Kini, sekolah negeri ternyata tidak identik lagi > dengan biaya > murah. Lihat saja, baru diterima sebagai siswa baru > sudah disodori > kuitansi uang besar yang nilainya berkisar Rp400 > ribu hingga Rp1,5 > juta. Uang sebesar itu belum termasuk seragam dan > peralatan sekolah > yang harus dimiliki siswa. > > > > Namun tidak perlu kecewa dulu. Bagi mereka yang > tidak mampu > membayar, sekolah memberi jalan keluar dengan sistem > angsuran. Jika > memang benar tidak mampu, bisa minta keringanan > biaya dan bahkan > dapat mengajukan permohonan bebas pungutan. > > > > "Bisa saja mohon keringanan atau malah minta > dibebaskan dari > pungutan. Tapi harus koordinasi dengan K3S (Kelompok > Kerja Kepala > Sekolah)," kata Ketua K3S SMAN Kota Banjarmasin, M > Marwani kepada > BPost, Rabu (13/7). > > > > Menurut Marwani, uang yang harus dibayar calon > siswa merupakan > kewajiban untuk kebutuhan proses belajar mengajar. > Karena salah satu > sumber pendapatan sekolah berasal dari iuran > orangtua siswa. Hal itu > manfaatnya juga kembali kepada siswa yang > bersangkutan, berupa > fasilitas belajar yang bagus. > > > > "Sebentar lagi proses belajar mengajar berjalan. > Sedangkan biaya > belum ada, sehingga untuk memenuhi semua kebutuhan > sekolah salah > satu jalan harus mengadakan iuran orangtua siswa. > Sedangkan dana > dari pemerintah belum ada sama sekali," ujarnya. c5 > > > > > > [Non-text portions of this message have been > removed] > > > Ingin belajar Islam? Mari bergabung milis Media Dakwah Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] ____________________________________________________ Start your day with Yahoo! - make it your home page http://www.yahoo.com/r/hs *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

