http://www.kompas.com/kompas-cetak/0507/17/utama/1901527.htm
DPR Diminta Membahas Lagi Kupang, Kompas - Masyarakat Timor Barat, Nusa Tenggara Timur, mengharapkan agar Komisi I DPR membahas lagi masalah Laut Timor dalam kunjungannya ke Australia. Rencana ratifikasi perjanjian Zona Ekonomi Eksklusif dan Batas-batas Laut Tertentu antardua negara ini diharapkan tak menambah penderitaan warga Indonesia di Timor Barat. Direktur West Timor Care Foundation Ferdi Tanoni mengungkapkan hal itu di Kupang, Sabtu (16/7). Desakan itu disampaikan menyikapi Surat Pimpinan DPR No PW.006/2846/ DPR-RI/2005 per 16 Mei 2005 yang intinya mendesak Komisi I DPR untuk segera membahas masalah Laut Timor. Ferdi mengakui, dirinya kemarin mendapat laporan tentang bocornya gas metan di Laut Timor akibat kegiatan pengilangan minyak. Kebocoran terjadi di 300 kilometer utara Broome. Diduga, satu ton metan menghancurkan 0,5 kilometer persegi Laut Timor setiap hari, dan akan memperburuk pemanasan global. Di samping itu, selama ini kegiatan pencarian ikan oleh para nelayan Indonesia, baik dari Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara, serta nelayan Timor Barat, Rote Ndao, selalu dilarang oleh Australia. Bahkan, para nelayan selalu ditangkap. Tindakan itu merugikan Indonesia dan hanya menguntungkan Australia. Menurut Ferdi, langkah paling awal adalah agar Komisi I DPR, dalam kunjungannya ke Australia, jangan tergesa-gesa melakukan ratifikasi perjanjian Zona Ekonomi Eksklusif dan Batas-batas Dasar Laut Tertentu antara Indonesia dan Australia. Berdasarkan Ketetapan MPR No V/MPR/1999 tentang Penentuan Pendapat di Timor Timur, pertukaran nota diplomatik antara Deplu RI dan Australia, 1 Juni 2000, yang menggugurkan seluruh hak bangsa Indonesia, termasuk hak tradisional masyarakat Timor Barat, Rote Ndao, Sabu, dan Alor di Celah Timor, adalah cacat hukum. (CAL) [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

