Ajo mari ramai-ramai tanam alang-alang! 1 ha menghasilkan 20 ton premium? Yang jelas itu berapa liter?
Memang dari "carbon" bisa dibuat bensin. Pada waktu perang dunia kedua Jerman telah menproduksi bensin dari batu bara yang dipergunakan untuk keperluan negeri tsb. Jelasnya dari segi teori dan aplikasi ilmu pengetahuan bukan hal yang spesial baru. Gas alam bisa dipakai sebagai bahan bakar menjalankan kendaraan. Sejak lama sudah diproduksikan auto-auto yang memakai gas sebagai bahan bakar. Alkohol pun bisa menjalan kendaraan, di Brasilia [Amerika Selatan] sudah menjadi hal biasa. Kalau mengenai BBM boleh dibilang Indonesia tidak kekurangan, masalahnya Indonesia dikuasai oleh tukang-tukang copet, makanya mereka membuat demikian sehingga rakyat tidak memiliki apa-apa dari kekayaan alam, selain itu dan juga karena karakter copet ini maka terjadi penghambatan dalam perkembangan ilmu baik dari segi R & D maupun inovasi. ----- Original Message ----- From: "Chen Kuang" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[email protected]>; <[email protected]> Sent: Monday, July 18, 2005 7:20 AM Subject: [ppiindia] Arang Alang-alang Bisa Hasilkan Premium > http://www.mediaindo.co.id/ > Arang Alang-alang Bisa Hasilkan Premium > > BENGKULU--MIOL: Arang dari hasil pembakaran alang-alang bisa menghasilkan > bahan bakar minyak (BBM) jenis premium atau bensin. > "Hasil penelitian yang kita lakukan dari satu hektare alang-alang dapat > menghasilkan 20 ton premium," kata Kepala Badan Penelitian dan > Pengembangan > (Balitbang) Provinsi Bengkulu Ir Syarifuddin Kholik MA, MEc di Bengkulu, > Senin. > Hasil 20 ton tersebut didapat dari satu haktare alang-alang yang hidup > liar > tanpa perawatan. Sementara jika alang-alang tersebut diurus maka hasil > yang > didapat akan lebih banyak dua kali lipat yakni bisa mencapai 40 ton bensin > per hektare. > Ia mengaku sudah mengajukan pengolahan arang alang-alang tersebut kepada > pemerintah pusat lewat BPTP. Cara pengolahan arang tersebut relatif mudah > dan sederhana yakni alang-alang dibakar dalam ruang tertutup sehingga > tidak > masuk hidrogen. "Dengan tidak masuknya hidrogen maka arang hasil > pembakaran > alang-alang tersebut tidak hancur," katanya. > Setelah beberapa lama, arang alang-alang itu dimasukan dalam plastik dan > diikat, kemudian dilakukan penyemprotan untuk membantu percepatan > polemarisasi. "Polemarisasi merupakan percampuran antara karbon dengan > hidrogen yang nantinya dapat menghasilkan bensin tersebut," ujarnya. > Menurut dia, sudah waktunya pemerintah mencari sumber alternatif lain > dalam > menghasilkan BBM yang selama ini hanya berasal dari perut bumi. (Ant/Ol-1) > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

