Bukan Nabi lagi, Mbah...he..he...bahkan Tuhan bilang gitu (sebagian besar tafsir mengatakan begitu...)tapi masalahnya kan gak perlu menghancurkan dan merusak properti orang yang dianggap sesat, sekalipun.
Nabi dan para sahabat gak pernah memberi contoh menghancurkan dan merusak rumah ibadat agama lain, apalagi properti orang lain. Meskipun dalam perang, rumah ibadat tidak boleh dihancurkan. tapi besok aja deh, insya allah. dah mo pulang. wassalam, --- In [email protected], Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Dan... pernahkah nabi Muhammad mengatakan, pemeluk Krisen adalah sesat? > > Sayang kebijaksanaan seorang nabi jarang membuahkan pencerahan pada sang pemeluk, yang seringkali merasa lebih mafhum dari sang nabi sendiri.. > > Dalam bahasa Jerman ada ucapan: "päpstlicher als Pap", artinya lebih Paus daripada sang Paus sendiri... > > Syusyahh.. > > Salam > > Danardono > > Mas Bagong <[EMAIL PROTECTED]> schrieb: > Saudara Abdulah: > memang kalau mereka sesat, apakah boleh anda menghancurkan atau > merusak properti mereka? atau mengapa anda harus mengancam mereka? > apakah perkataan yang baik tidak cukup untuk mengajak mereka kembali > ke jalan kebenaran? > Lihatlah apa yang dilakukan nabi anda ketika ia mengajak kaum kafir > dan musrik untuk kembali jalan kebenaran, ia tidak pernah mengerahkan > pasukan perang untuk memaksa orang mengikuti jalannya dia! ia lakukan > dengan kata-kata dan kalimat yang baik khan? > mengapa pengikutnya tidak melakukan hal yang ia lakukan? > DG > > > ********************************************************************* ****** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org > ********************************************************************* ****** > _____________________________________________________________________ _____ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > > --------------------------------- > YAHOO! GROUPS LINKS > > > Visit your group "ppiindia" on the web. > > To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. > > > --------------------------------- > > > > > If you desire happiness, you should seek the cause that give rise to it, > and if you don't desire suffering, then what you should do is to ensure > that the causes and conditions that would give rise to it no longer arise.. > > Dalai Lama > > > --------------------------------- > Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem Speicher > > [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

