Ini sekedar berbagi saran bagi yang kurang paham akan keahmadiyahan: 1) Pelajari lagi apa sih Ahmadiyah itu dari sumbernya langsung 2) Pelajari juga mengapa sih Ahmadiyah ini dikatakan sesat. 3) Kalau memang males juga, ikuti saja apa kata ulama yang kita anggap saleh dan mumpuni tentang ahmadiyah ini karena mengikuti hadist yang berkata bahwa ulama yang shalih adalah penerus para nabi..."...:-)
Sekedar berbagi pengalaman, dahulu saya pernah berdiskusi dengan seorang ahmadiers. Dia mengundang saya untuk mengunjungi web ahmadiyah dan mempelajarinya. Waktu itu saya turuti saja karena saya memang ingin tau. Memang jadi banyak pertanyaan yang timbul, karena saya merasa asing dan aneh membaca wahyu-wahyu Tuhan yang turun kepada Mirza. Saya menjadi penasaran akan sosok Mirza ini, jadi saya mencari tahu siapa dia sebenarnya. Naudzubillah min dzaalik...kalau melihat sepak terjang dia. Bagaimana mungkin akhlak orang seperti ini dapat dikatakan Nabi and/or Pembaharu Islam? Bila kita melihat sejarah berdirinya golongan ini, juga sangat memprihatinkan karena campur tangan Penjajah Inggris di India itu sangat kuat. Jadi motif politiknya sangat kuat. Bagaimana bisa seorang Nabi hidup bergelimpangan kekayaan (yang didapat dari pemerintah Inggris) sedang umat Islam Indianya banyak yang hidup dalam kesusahan karena penjajahan tsb dan banyak yang terbunuh bahkan Mirzapun membantu pembunuhan terhadap ssesama muslim tsb? Saya kira kalau mengatakan Mirza sebagai pembaharu Islampun tidak tepat karena seorang pembaharu itu tidak pernah mengumpulkan pengikut dengan menyatut hadist dan menyatakan dirinya sebagai penerima wahyu. Lihat saja apa kata pendapat Imam 4 mazhab tersebut. Lihat saja apa kata pembaharu seperti Yusuf Qardhawi, Al_Quthubi, ataupun Muhammad Assad...:-) dll...Mereka tidak pernah mengklaim pendapatnya wahyu...:-) Jadi, saya bisa mengerti mengapa para ulama shalih banyak mengatakan bahwa ahmadiyah itu sesat. wassalam, --- In [email protected], "The saint" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Kini mengenai Ahmadiyah, Mengabaikan tuduhan-tuduhan yang > dilontarkan terhadap Ahmadiyah. Pada pokoknya Perbedaan pandangan > adalah seputar masalah Kedatangan Isa as dan Imam Mahdi. Ahmadiyah > percaya bahwa Nabi Isa as dan Mahdi yang ditunggu tunggu umat islam > dan dijanjikan dalam Hadis dan diisyaratkan Al Quran sudah datang > dalam perwujudan Mirza Ghulam Ahmad Qadiani. Ahmadiyah Qadian > menganggapnya sebagai nabi karena dalam Hadis Muslim Nabi > menyebutkan yang datang sebagai Nabiyullah Isa sebanyak 4 kali. > Ahmadiyah Lahore berpendapat sama namun MGA bukanlah nabi karena > setelah nabi Muhammad tidak ada lagi nabi. > > Sebenarnya apakah permasalahan Isa as dan Imam Mahdi ini sudah > sepakat dalam umat islam ? Ataukah Terdapat perbedaan pendapat. > Ternyata pada pokoknya di dalam umat islam sendiri Keyakinan > terhadap Kenaikan Isa as, Turunnya Isa as dan Kedatangan Imam Mahdi > masih diperdebatkan. Apakah layak masalah yang masih dalam > perdebatan ini seakan-akan telah disepakati umat islam. Jangan- > jangan pernyataan sepakat maksudnya sepakat tidak mengetahui > kepastiannya ..Jadi tidak layaklah masalah yang masih dalam > perdebatan dan kontroversi ini diberikan fatwa atasnya. > > Boleh saja orang menyoroti kekeliruan Ahmadiyah, tetapi apakah > mereka sudah mempunyai konsep dan keyakinanyang "pasti" mengenai > bagaimanakah akan datangnya Isa as dan Imam Mahdi ? Sure they not . > > Penulis dari Dewan Dakwah Islam mengatakan bahwa Hadis-hadis > mengenai Mahdi ada lima macam isinya. > Satu macam meniadakan Mahdi sama sekali. Satu macam hanya > menyebut soal kepemimpinan dan pemimpin (khilafah dan khalifah), > tanpa dikaitkan dengan Mahdi, Isa al-Masih, dan kiamat. Satu macam > lagi menyebut kepemimpinan dikaitkan dengan adanya Mahdi. Satu macam > lainnya menyebut kepemimpinan dikaitkan dengan adanya Mahdi dan akan > turunnya Isa al-Masih. Satu lagi menyebut adanya Mahdi dikaitkan > dengan turunnya Isa al-Masih dan kiamat sekaligus. > > Ia juga sampai pada kesimpulan bahwa sebenarnya Hadis-hadis tentang > Imam Mahdi taksatu pun yang sahih riwayat dan dirayatnya, sedangkan > Hadis-hadistentang Isa as turun kembali ke bumi banyak yang sahih > riwayat dan dirayatnya, tapi bertentangan satu sama lain. > > Sementara itu Imam Suyuti dalam Kitabnya Nuzulul Isa (Turunnya Isa) > menyatakan bahwa umat islam wajib percaya kepada Turunnya isa Ibnu > Maryam. Isa yang akan datang tersebut menurut Imam Asuyuti juga akan > mendapatkan wahyu dari Allah SWT. > > Sementara itu NU juga menyatakan demikian dalam Muktamarnya bahwa > Umat islam wajib mempercayai turunnya Isa Al Masih dan barang siapa > yang menolak turunnya Isa maka Ia telah kafir. Turunnya kembali Isa > as dikatakan oleh NU tidak bertentangan dengan kedudukan Rasulullah > saw sebagai Khatamannabiyyin. > > Buya Hamka sendiri percaya bahwa Isa as sudah waat menurut Al Quran, > dan soal kedatangan kembali Isa as Beliau mengatakan itu terserah > Allah bagaimana menghadirkan Isa as kembali. Bukankah mungkin bagi > Allah untuk menghidupkan kembali Isa as dari kuburnya? Demikian > pernyataan Buya. > > Lalu Isa as akan turun dari mana dari langir atau dibangkitkan dari > Kubur? > > Benarkah tidak ada lagi nabi yang akan datang setelah nabi Muhammad > saw? > > Adakah Isa as masih di tunggu-tunggu oleh umat islam hingga saat > ini, 1500 tahun setelah kewafatan Nabi saw? *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

