Renungan dari [KRL-Mania] 
  _____  

What I am doing today is important because I am exchanging a day of my life for 
it.- Unknown* Jimmy O'Damanik #Mobile Phone: +628121872227 #Yahoo ID: 
joe_tomone #friendster: [EMAIL PROTECTED]
 
 
 
-----Original Message-----
From: Anna Dwiyana [mailto:[EMAIL PROTECTED] 



Maaf saya jadi ingin cerita.  Maaf juga kalo mungkin ada yang ga suka atau 
memasukkannya ke gibah.  Saya cuman ingin cerita sebagai bahan introspeksi dan 
cermin saja.  
 
Ceritanya beberapa tahun lalu (tahun 2000) waktu itu saya lagi hamil besar jam 
½ 11 malam (pokoknya saya sudah tidur), tiba2 ada telpon dari Pak RT saya, jadi 
pada dasarnya saya dipanggil oleh Pak RT untuk "rembukan" suatu kasus.  Suami 
saya kebetulan waktu itu masih tugas di Bandung, jadilah malam2 begitu saya 
keluar rumah sendiri berjalan di kegelapan yang sepi dan dingin hihihi.  Ya 
walopun satu RT tapi kan rumah Pak RT harus saya lalui beberapa rumah dari 
rumah saya.
 
Sampai di rumah Pak RT sudah ada beberapa orang tetangga saya lainnya.  Saya 
bingung ada apa ?!  Ternyata setelah saya tanya ke tetangga yang paling dekat 
duduknya dengan saya, mereka lagi membahas tetangga saya yang menikah lagi (di 
sana waktu itu ada si Bapak yang lagi dibahas), istri keduanya itu hasil 
hubungan di kereta sampai MBA, dan si suami minta mengumpulkan beberapa warga 
termasuk saya karena ga suka dia digosipin (aduh sedih bener saya dimasukkan 
dalam kategori penggosip padahal waktu itu saya lagi menjabat ketua PKK 
hehehe).  Si suami ini marah karena istri pertamanya (yang tinggal di 
lingkungan kami) malu karena tetangga2 pada ngomongin (menurut si Bapak).  Si 
suami waktu itu tanya langsung ke saya "kenapa Ibu juga ikutan ngomongin saya, 
apa saya salah nikah lagi, daripada zinah (padahal sudah MBA masih bicara zinah 
hihihi), saya nikah lagi juga kan ga merepotkan orang lain, ga minta dibayarin. 
 Kalo bisa PKK dibubarkan saja !!!!" (ohhh ini toch maksudnya manggil saya, 
disangkanya PKK itu sarang komunis eh sarang penggosip).  Saya waktu itu 
bengong di tengah2 rasa ngantuk saya, saya bingung, saya memang pernah 
diceritain tetangga kalo si Bapak ini nikah lagi karena berselingkuh di kereta. 
 Waktu saya dengar cerita itu saya jadi miris, kereta itu ternyata benar2 bisa 
membuat penumpangnya khilaf, sering sekali saya lihat "keanehan" di kereta.  
Saya kira awalnya hanya karena ingin sedikit tempat untuk duduk saja dech, 
cuman segitu .....!.  Terbayang .... di rumahnya ada seorang istri yang setia 
menunggu suaminya pulang kantor, ada 4 pasang mata anak2 yang menunggu Bapaknya 
pulang membawakan oleh-oleh.  Ahhh...... 
 
Saya hanya bilang ke Bapak, "Pak, saya tidak tahu menahu tentang Bapak yang 
menikah lagi, memang saya diceritain sama beberapa ibu2 disini, saya hanya 
menerima info dari mereka.  Ya...harap maklum saja Pak, manusia, bertetangga, 
dempet2an, banyak kepala yang isinya macam2, ga sama.  Mungkin mereka begitu 
juga karena ada kabar tapi ga pernah ada kejelasan dari pihak Bapak sendiri 
benar atau tidak.  Coba kalo waktu Bapak mau nikah lagi itu Bapak undang 
tetangga2 pasti Bapak tidak akan merasa ada yang ngomongin ga akan merasa 
difitnah.  Kan dalam agama juga dibilang, kalo mau nikah itu harus ngasih tahu 
tetangga dalam sekian radius meter gunanya agar menghindari fitnah !  Nah kalo 
kayak gini kan Bapak diam2 nikah, istri Bapak nangis2 cerita sama tetangga 
lain, ya jangan disalahkan donk kalo tetangga2 jadi ikut2an was wes wos.  Bapak 
bilang ngga menyusahkan orang lain, tapi sekarang Bapak menyusahkan saya, di 
tengah malam begini, tanpa ada suami di rumah, dalam kondisi hamil begini saya 
harus keluar rumah cuman untuk melihat Bapak marah2 ga suka digosipin menikah 
lagi padahal benar menikah lagi".  Akhirnya si Bapak itu menjelaskan dengan 
penuh wibawa bahwa dia sengaja ingin mengumpulkan tetanga-tetangga untuk 
memberitahukan bahwa benar dia menikah lagi dan tolong distop pembicaraan 
mengenai nikahnya saya lagi karena kasihan istri saya ga enak diomongin terus" 
Hihihi lelaki ...lelaki ......(eits...tidak semua laki-laki......apa ya kata 
Meggi Z)
 
Jadi kesimpulannya, saya hanya ingin menghimbau, jika berbuat sesuatu itu 
tolong dipikir yang panjang dan jauh dech, yang enak hanya didiri anda belum 
tentu jadi enak ke orang lain mungkin malah jadi menyusahkan.
 
Oh ya untuk Mas Ayukuayu (dan untuk semuanya dech), selingkuh itu ga ada yang 
aman koq.  Aman dari keluarga, aman dari tetangga, tapi mungkinkah aman dari 
Alloh SWT yang senantiasa "melihat" kita ?!  
 
Bagus juga jika Mas Ayukuayu mau menampilkan thema itu, mungkin nanti bisa 
menjadi cermin bagi kita, tapi bukan buat contoh lho.  Selain itu mungkin thema 
.... "Perjodohan di kereta" juga bisa ditampilkan Huahahaha kalo ini pengalaman 
pribadi !!!!
 
 



 


[Non-text portions of this message have been removed]





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke