mangucup88 <[EMAIL PROTECTED]> wrote: ............deleted............. Oleh sebab itulah menurut mang Ucup: Hidup dikaruniakan kepada manusia bukannya untuk dijadikan objek atau bahan untuk berfilsafat, karena manusia tidak akan dapat mengenal maupun mampu memahami dirinya sendiri, apabila ia tidak bertitik tolak dari pandangan Allah, sebab kemampuan maupun akal manusia itu terbatas sedangkan Allah tidak terbatas segala hikmat dan pengetahuan-Nya. Bobby ingetin: Cup Cup.... tolong ya dikau jangan jumpalitan berpikirnya...he...he.. di sini pagi hari.. seandainya tidak dikantor daku akan menemani minim si Johny si tukang mlaku-mlaku.. Daku hanya nyentil dikit. Sampeyan ini melarang orang untuk berfilsafat mengenai manusia ... karena manusia tidak akan dapat memahami diri manusia sendiri ..hem... boleh-boleh saja.. tapi la kok terus sampeyan ngaco menuntut supaya kita mikir dari pandangan Allah... he..he..heee.. la kalau memahami diri sendiri, mahluk yg terbatas saja gak bisa, la kok sampeyan malah menuntut untuk memahami YANG lebih sulit, ya .. yang Maha Sulit.. Sampeyan ini barusan mengatakan numpak Jaran itu sulit - nggak bisa, la tapi kok terus langsung nuntut yang lebih sulit yaitu numpaki Macan.. weleh..weleh.. Itulah akibat si Johny tukang mlaku-mlaku. Daku pribadi cuman berpendapat, bahwa kalo gak ngerti hal-hal yang lebih mudah, seperti teori Einstein, atau diri manusia, la mbok nggak usah sok-sokan merasa paling jago mengerti yg jauh lebih sulit seperti Kehendak Allah. Nah ini kan sikap guoblok tapi kok ya sombong tenan... he..he.. kaya Idiot jalan di pasar.. Terus saking sombongnya sampe ngelemparin batu si Ahmadiyah ..weleh..weleh.. Orang-orang itu mberesin kampung supaya bersih dari kotoran dan korupsi aja nggak bisa tapi la kok mau mbelani Tuhan Yang Maha Mampu. Orang-orang ini mbelani saudari2ya yang diperkosa di dekat Mekah, tanah suci saja nggak bisa tapi la kok sok-sokan mau mbelani Sang Maha Kuasa.... jan..keterlaluan.. agama itu ternyata juga bisa membuat otak manusia jadi sekedar comberan.. Lah ini kan lebih guoblok daripada kodok di dalam tempurung. La kalau kodok di dalam tempurung itu ya kadang2 masih suka mencolot keluar tempurung, la kalau orang2 beragama ini sudah di dalam tempurung, dia bilang dunia ini adalah tempurung... cekakak...cekikik.. cekakak... guoblok keeee he..he..he.. La wong ujian fisika lan matematika wae ora lulus kok ngaku-ngaku wis lulus Ilmune Allah... Nah itulah sesatnya agama, agama adalah tempurung. Agama memberikan pelarian dari kegoblokan, goblok ora opo-opo sing penting suci. Terus mereka menghina orang2 pinter sbg orang tidak suci, kafir. He..he..he.. Merendahkan itu tanda sirik, iri hati. Dan anak TK pun tahu Sirik tanda tak mampu...impoten... he..he.. Kacian deh Lu.. Kaum agamawan kalau sakit hati membaca tulisan ini, mohon maklum ini memang ledekan... he..he..he.. tapi kalo sampeyan bisa ikut nyengir dengan ledekan ini maka masih ada harapan bahwa anda menyadari bahwa jidat sampeyan yg abu-abu untuk pamer rajin sholat ..itu.. sama saja RIYA dan RIYA itu melanggar ajaran Al Quran.. Salam Bobby B
Dgn ini saya akhiri oret2an mengenai filsafat, minimum mulai sekarang Anda sdh bisa mulai ber-Filsafat Ria dan juga bisa turut berdiskusi, apabila orang2 disekitar Anda melontarkan kata2 seperti empiris, rasionalis, tabuarasa, Imannuel Kant, ato Friedrich Hegel, jadi kelihatan seperti wong pinter, seperti apa yg sedang dilakukan oleh mang Ucup pada saat ini, walaupun dari hasil nyontek sana & nyontek sini sekalipun ora opo2, yg peting bisa mejeng abis, githu Lho! Mang Ucup - Filsuf mabok Email: [EMAIL PROTECTED] Homepage: www.mangucup.net *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] SPONSORED LINKS Indonesian languages Indonesian language learn Cultural diversity Indonesian --------------------------------- YAHOO! GROUPS LINKS Visit your group "ppiindia" on the web. To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- --------------------------------- Start your day with Yahoo! - make it your home page [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

