Masyarakat dunia juga menjadi ragu ragu menerima komentar pemerintah US karena 
informasi kabur yang diberikan mengenai senjata pemusnah massal, bahkan dimuka 
Sidang Umum UNO. 
 
Juga, para sahabat di Eropa, terutama Jerman dan Perancis, menjadi bingung, 
ketika 11 September dikaitkan dengan penyerangan Irak.
 
Kita ingat kisah mengenai anak gembala, yang berteriak "harimau", sehingga 
orang desa berdatangan untuk menolong. Ternyata tak ada harimau. Dua tiga kali 
dilakukan anak gembala ini. Orang desa berduyun datang. Suatu saat datang 
harimau, namun tak ada orang desa yang datang.
 
Hikmahnya, adalah, apabila pemerintah US benar dengan keterangan mengenai 
latarbelakang 11 September, warga dunia tetap skeptis. Akibatnya, tiap 
spekulasi juga dianggap mungkin benar.
 
Bagi kita yang sebenarnya tak memusuhi US tetap saja ada rasa pahit dilidah, 
bahwa pada hahekatnya US terutama mengutamakan penduduknya yang kulit putih dan 
Kristen. Tentu saja, banyak sekali warga US yang non white dan Non Christian 
yang mendapat kesempatan emas, namun ini bukan the rule.
 
Inilah, yang membuat warga dunia yang juga bersahabat dengan US agak sceptical. 
Yang tak menyukai US tentu mencari setiap kesalahan yang dilakukan US.
 
Sebagai bangsa yang besar seharusnya US melakukan info politic yang seterbuka 
mungkin, dan kalau mungkin tanpa rekayasa. Namun, apakah ini mungkin dibayangan 
dinas rahasia yang demikian adikuasa?
 
Konon, kematian Kennedypun tak tersimak secara gamblang.
 
Salam
 
danardono


Yuli Setyo Indartono <[EMAIL PROTECTED]> schrieb:
Assalamu`alaikum wr.wb

mengenai 9/11 memang masih terdapat banyak dark area yang 
membingungkan. skenario Al Qaeda seperti yang selalu dilansir 
pemerintahan Bush, ataupun sinyalemen bahwa Amerika sendiri berada 
di balik 9/11 sama-sama belum memberikan informasi yang sahih. 
kenyataannya demikian, meski tentu saja dengan perbedaan prosentase 
keyakinan pada keduanya.

namun bila pertanyaannya diubah: adakah bukti nyata sejarah yang 
menunjukkan bahwa amerika pernah berencana bahkan melakukan 
konspirasi keji semacam itu?
maka sejarah memberikan jawaban nyata: ya. paling tidak ada dua 
kasus.

kasus pertama adalah terbongkarnya dokumen resmi militer amerika 
bertanggal 13 Maret 1962 yang terkenal dengan nama Northwoods 
document. dalam dokumen tersebut kepala gabungan staf militer 
amerika (L.L. Lemnitzer) membuat perencanaan matang dan detil 
mengenai Cuba Project: untuk mencetuskan peperangan dengan kuba. 
pihak militer amerika merencanakan berbagai tipuan militer untuk 
mengelabui masyarakat amerika dan dunia sehingga amerika mendapatkan 
justifikasi untuk menyerang kuba. contohnya, direncanakan bahwa 
seolah-olah pihak militer "kuba" menenggelamkan kapal yang digunakan 
oleh pengungsi kuba yang hendak meninggalkan negaranya. juga ada 
pasal mengenai perencanaan serangan oleh pesawat "kuba" di amerika. 
tidak lain "kuba" adalah militer amerika itu sendiri. memang, 
kemudian presiden amerika waktu itu, Kennedy, tidak menyetujui 
perencanaan Kepala Staf Gabungan tersebut. dan selanjutnya, dokumen 
tersebut belakangan di de-classify. namun ini menjawab pertanyaan: 
apakah militer amerika tega berkonspirasi semacam itu.
(saya masih menyimpan pdf dokumen ini. bila ada rekan yang berminat 
membacanya, silakan kontak saya).

kasus kedua adalah terbongkarnya Tuskegee Syphilis Study. sejak 1932 
hingga 1972, yakni selama 40 tahun, United States Public Health 
Service sengaja membiarkan 399 orang amerika-afrika penderita 
syphilis tanpa diobati - dan dijadikan objek studi mengenai penyakit 
syphilis. puluhan orang meninggal, dan puluhan lagi wanita dan anak-
anak terinfeksi penyakit ini. pada tahun 1973, National Association 
for the Advancement of Color People (NAACP) menggugat pemerintah ke 
pangadilan dan memenangkan 9 juta dollar yang kemudian dibagikan 
kepada partisipan Tuskegee Study yang masih hidup dan juga anak-anak 
serta janda para partisipan yang meninggal. bagaimana tega suatu 
negara melakukan tindak kekejian semacam ini pada warga negaranya, 
yang notabene dalam keadaan menderita ? (tak terasa, menetes air 
mata demi membayangkan ini ...)

tahun 1997, secara resmi, pemerintah amerika, diwakili Presiden Bill 
Clinton meminta maaf kepada para korban Tuskegee Study. berikut 
cuplikan pidato pak Clinton:

"To the survivors, to the wives and family members, the children and 
the grandchildren, I say what you know: No power on Earth can give 
you back the lives lost, the pain suffered, the years of internal 
torment and anguish. 

"What was done cannot be undone. But we can end the silence. We can 
stop turning our heads away. We can look at you in the eye and 
finally say, on behalf of the American people: what the United 
States government did was shameful. 

"And I am sorry." 

kedua kasus nyata di atas jelas bukan argumen untuk kasus 9/11. 
tetapi dalam bentuk yang lain, pemerintah paman sam memang 
prooven "mampu" berkonspirasi keji untuk mencapai tujuannya, baik 
kepada warga negara sendiri, juga (perencanaan) untuk menghancurkan 
negara lain.

Wassalamu`alaikum wr.wb
Yuli Setyo Indartono
Kobe

--- In [email protected], Carla Annamarie 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> there're many perspectives based on reason and logic...but not 
moore's
> theory...
> 
> but some times some ppl's  heart and mind is blinded by fanatic and
> sectarian thinking which rooted so deep and cause disturbance of 
intellect
> so they cant see clearly... (for example in indo regarding the 
recent story
> of ahmadiyah..)
> 
> 
>                                                                    
        
>              
Satrio                                                        
>              
Arismunandar                                                  
>              
<satrioarismunand                                          To 
>              [EMAIL PROTECTED]>             
[email protected]            
>              Sent 
by:                                                   cc 
>              
[EMAIL PROTECTED]                                             
>              ups.com                                               
Subject 
>                                        Re: [ppiindia] Re: Serangan 
11      
>                                        September Ulah Pemerintah 
AS        
>              07/21/2005 03:59          
Sendiri                             
>              
PM                                                            
>                                                                    
        
>                                                                    
        
>              Please respond 
to                                             
>              
[EMAIL PROTECTED]                                             
>                   
ups.com                                                  
>                                                                    
        
>                                                                    
        
> 
> 
> 
> 
> Percaya membabi buta pada versi pemerintah AS tentang
> 9/11 (yang terbukti banyak tidak jelasnya) juga tidak
> merupakan indikasi kecerdasan...
> 
> --- Carla Annamarie <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> 
> >
> > michael moore is not the parameter...just a living
> > prove of stupidity that
> > perhaps has contaminated many ppl..
> >
> > and i think this crappy story is inspiring many ppl
> > also...geee...
> >





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS 
Indonesian languages Indonesian language learn Cultural diversity Indonesian 

---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS 


    Visit your group "ppiindia" on the web.
  
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
  
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 


---------------------------------




If you desire happiness, you should seek the cause that give rise to it,
and if you don't desire suffering, then what you should do is to ensure
that the causes and conditions that would give rise to it no longer arise..
 
Dalai Lama

                
---------------------------------
Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem Speicher

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke