Awal/formalnya pihak yang dituju hanya teroris; para penebar teror.. 
pelan" bilang, terlalu dini mengkaitkan dengan kelompok anu.. 
tidak lama muncul 'pengakuan' dari pihak yang mengklaim 
bertanggung jawab.. berikutnya tinggal mengumumkan tersangka
pelakunya.. setelah itu tinggal mengejar ke Madrasah..
menangkapi para Ulama/Imam.. kalau perlu dengan membom/menghancurkan
bangunan bersejarah (Masjid, Perpustakaan), apalagi kalau alasannya
dalam suasana perang dan sulit melokalisir kerusakan.. 
ah ALASAN BUSUK!!

Entah apa konsesi yang ditawarkan kepada para penari dan pelantun 
baru tersebut. Atau jangan" sekedar 'selamat' dari hajaran atau
ancaman kalimat dari (yang merasa menjadi) sang penguasa dunia:
'Bergabung atau menjadi rempeyek'..

Sewaktu kasus WTC, corong propaganda kelas internasional menunjuk
orang" yang salah dalam siarannya.. namun begitu ketahuan salah,
tidak meminta maaf lewat jalur yang sama.. (kabarnya) hanya lewat
situsnya saja.. padahal siarannya itu sudah dan akan menjadi 
santapan mereka yang tidak paham maupun yang lapar/haus;
melihat pengkaitan kejahatan dan hal buruk lain kepada sekelompok
orang yang di/meng-klaim sebagai orang Islam.

Berapa banyak bukti lagi nafsu berkuasa yang perlu disodorkan.. 
Afghan diobok" dengan alasan mengejar Osamah, Irak diubek" 
dengan alasan Saddam membunuh banyak orang (padahal ada pesta
perkawinan yang dibom juga, juga penggunaan bom cluster), 
sekarang Pakistan. Berikutnya Iran dan Korut-kah, yang diajukan
penasihat, sebagai (Tiga) Poros Setan - termasuk Irak?

Indonesia sendiri kena kan.. Waktu ada yang bilang, di sini
(Indonesia) gak ada teroris, Bali, Mariott meledak.. 
waktu Ustadz Ba'asyir gak dikasih (diperkuat pengakuan Buya Syafi'i), 
ada kado (ultah?) menjelang pemilu(?).. ups.. 

Wallahu a'lam.. CMIIW..

Wassalam,

Irwan.K

http://jkt.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2005/bulan/07/tgl/
24/time/8951/idnews/408763/idkanal/10

Ceramah dengan Pengeras Suara, Pakistan Tahan 100 Imam 
Muhammad Atqa - detikcom

Jakarta - Polisi Pakistan menahan lebih dari 100 imam masjid. 
Penahanan dilakukan karena para imam masjid itu melakukan ceramah 
dengan menggunakan pengeras suara. Penahanan ini berlangsung di tengah 
aksi untuk menindak ekstrimis keagamaan di Pakistan, menyusul serangan 
bom di London, Inggris.

http://jkt.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2005/bulan/07/tgl/
24/time/6217/idnews/408742/idkanal/10

Presiden Mesir: Kami Akan Basmi Terorisme
Muhammad Atqa - detikcom

Jakarta - Bom di Sharm el-Sheikh, Mesir merupakan pukulan telak bagi 
negara itu terutama sektor pariwisatanya. Untuk itu, Presiden Mesir 
Hosni Mubarak berjanji akan memberantas dan melawan terorisme.




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke