----- Original Message ----- 
From: "Nugroho Dewanto" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, July 26, 2005 11:27 AM
Subject: Re: [ppiindia] Re: Bayi Berusia Seminggu "Dipingpong" Enam Rumah 
Sakit


>
>
> di amerika kebanyakan rumah sakit adalah milik swasta....
> tapi kalau ada orang sakit, rumah sakit wajib menerima
> pasien tanpa pandang bulu....
>

Betul diterima, tetapi untuk pelayanan selanjutnya dilihat dari bentuk 
ansuransinya. Kalau tidak punya ansuransi yang cocok yang bisa menanggung 
biaya pengobatan mungkin menimbulkan problem bagi  pasien yang tidak sanggup 
membayar.

Banyak warga USA yang berpendapatan rendah pergi ke Canada untuk membeli 
obat, katanya harganya jauh lebih murah bila dibandingkan dengan di USA. 
Berita ini disiarkan beberap bulan lalu  oleh TV  CBS dalam program 60 
minustes.

Bagi warganegara USA keturuan Cuba yang berpendapatan rendah pergi secara 
diam-diam via Mexico ke Cuba  untuk mendapat pelayanan kesehatan karena di 
USA mereka tak mampu. Pelayanan khusus  ini bagi warga negara Amerika Latin 
dan USA keturunan Cuba diberikan harga special yang katanya sangat murah 
bila dibandingkan dengan USA atau di negeri-negeri Amerika lainnya yang 
"market oriented economy".

Di Cuba ada itu American School of Medicine, di Havana,  bagi mahasiswa 
keluarga miskin USA. Katanya mereka yang belajar pada sekolah kedokteran ini 
tidak perlu membayar satu sen pun karena seluruh biaya sekolah ditanggung 
oleh pemerintah Cuba, diharapkan bila para mahasiswa sekolah tsb telah 
selesai pendidikan bisa kembali ke USA untuk berbahjti melayani penduduk 
dilingkungan mereka yang miskin.

Cuba mempunyai 1 dokter bagi 140 penduduk. Penduduk Cuba kalau perlu 
pengobatan tidak perlu memikir soal kantong karena biaya pengotan ditanggung 
negara.

Jumlah dokter dari Cuka yang bekerja di berbagai negeri di dunia ketiga 
[developing worlds] jauh lebih banyak dari jumlah dokter yang dikirim oleh 
UN World Health Organization [WHO].

Katanya ada konvensi kedokteran di Wien [tahun?] yang mengandung clausul 
dimana dinayatakan bahwa pelayan  kesehatan tidak boleh terkait dengan 
mencari keuntungan finansiel. Apakah konvensi ini masih berlaku atau 
diketahui oleh para dokter di Indonesia atau juga diratifikasikan oleh 
Indonesia, walahulalam!

Salam,

> orang yang mendapat kecelakaan di jalan biasanya
> juga akan dirujuk pada rumah sakit terdekat dari tempat
> dia mendapat kecelakaan....
>
> prinsipnya layani dulu, tagih bayaran belakangan....
>
> maka tak heran di musim dingin rumah sakit menjadi
> shelter favorit para tuna wisma.... mereka pura-pura
> sakit saja: pening, sesak nafas, sakit perut, dll supaya
> dapat tempat tinggal dan makan gratis....
>
> ya tapi itu kan di amerika, tempat biangnya kapitalis
> neoliberal, pro privatisasi...
>
> sementara kita di indonesia kan negara pancasila
> yang penuh semangat gotong royong, kesetiakawanan
> tinggi, bla-bla-bla....
>
> salam,
>
>
>
> At 07:23 PM 7/25/05 -0700, you wrote:
>>Saya kutipkan saja ya berita dari media massa. RSCM
>>memang belum 100% diprivatisasi, tapi sudah berubah
>>jadi Perjan, sementara RSUD Pasar Rebo, RSUD
>>Cengkareng, RS Haji akan dijual oleh Pemda DKI.
>>
>>Meski belum 100% swasta, tapi semangat swastanya
>>(mencari untung) sudah kelihatan dengan menolak pasien
>>yang tidak punya uang.
>>
>>Menurut saya yang salah bukan cuma RS-nya. Tapi ekonom
>>yang memaksakan privatisasi Rumah Sakit.
>>
>>Nasional
>>
>>Depkes Tolak Privatisasi Rumah Sakit
>>Kamis, 26 Mei 2005 | 10:55 WIB
>>
>>TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Kesehatan
>>menyatakan tidak setuju dengan upaya privatisasi rumah
>>sakit pemerintah. Menurut Menteri Kesehatan, Siti
>>Fadilah Supari, upaya tersebut bertentangan dengan UUD
>>1945 dan Undang Undang No 23 tahun 1992 tentang
>>Kesehatan.
>>
>>Menkes mengusulkan agar Rumah Sakit Perusahaan Jawatan
>>(RS Perjan) dapat berubah sistem pengelolaan
>>keuangannya sebagai Badan Layanan Umum (BLU). "Sesuai
>>usulan Depkes kepada Presiden pada surat No
>>173/MENKES/II/2005 pada 3 Februari 2005 mengusulkan
>>agar 13 RS Perjan dapat berubah ke sistem pengelolaan
>>keuangan sebagai BLU," kata Menkes Siti Fadilah dalam
>>rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR RI.
>>
>>Ketiga belas RS Perjan adalah RSCM Jakarta, Fatmawati,
>>Persahabatan, Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita,
>>Anak dan Bersalin Harapan Kita, Kanker Dharmais, Hasan
>>Sadikin Bandung, Kariadi Semarang, Sardjito
>>Yogyakarta, Sanglah Denpasar, Wahidin Sudirohusodo
>>Makassar, M. Djamil Padang, dan M. Hoesin Palembang.
>>Ami Afriatni
>>
>>http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2005/05/26/brk,20050526-61482,id.html
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia 
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> 



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke