Hehehe.. temen saya ada yg dari Duesseldorf, ngasih pin orang jumpalitan :) Maskotnya ya?
Nah soal Turki. Bbrp bulan yl saya lagi jalan di Akihabara (pusat elektronik), ada mobil doenner kebab dipinggir jalan. Si penjual teriak2 karena nggak ada pembeli. Pas saya lewat dan noleh, dia semangat 45 bilang: come on sis, try our best kebab. it's halal.. Karena saya memang kurang doyan kambing (kecuali yg gak bau), saya cuma senyum sambil geleng2... eh penasaran dia bilang: come on, i'll give you for free... hehehehe... Bukan apa2 mas, saya pernah punya pengalaman buruk makan lamb burger di Malta. Rasanya aduh.. terus ganti dg donner kebab, rasanya juga aduh.... sampe sekarang jadi males makan kebab kambing. Kalau ayam hidup, di SD anak saya mereka melihara. Juga kelinci, hamster dsb. Nah tetangga disini ada yg punya ayam jago. Temen2 yg tinggal di dorm dekat rumah org tsb bener2 bernafsu pengen membantai ayam tsb, soalnya doi hobi berkokok antara jam 1-3 malam (walaupun winter dimana matahari terbit jam 6 lewat). Mungkin siayam perlu diajarin membaca matahari dan dibeliin jam ya.. *sorry juga gak nyambung... sekedar cari adem.. salam, fau ps. kemaren tokyo kena taifu, eh hari ini >40 C... :( --- In [email protected], "imuchtarom" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > wah, telat mbak, musim barbeque nya mungkin > sudah lewat, it is now little bit too cool > to have a BBQ on the bank of Bengawan Rhein > > ( if you could locate where Duesseldorf city > is, we live in smaller town near this > rather big city ). > > Living in Europe, it is also interesting > to learn about the culture - in terms of > food/cuisine - of other Muslim cultures, > especially the Turkish and the Marokanish. > > The Turkish is well-known for their "Doenner > Kebab", the Turkish equivalence for Burger, > Submarine-sanwich, or better described : > the Turkish Tacco. The Marokanish is well > known for their special Lamb cuisine. It > is customary among them to invite us for > a "Lamb party" if one of them have a new > baby. > > Apa di Jepang juga ada komunitas Turki mbak? > > *** > > Jadi ingat artikel di TV yang menggambarkan > betapa ( ada juga ) sebagian anak-2 di kota > besar di Jepang seumur hidupnya belum pernah > melihat * ayam hidup * kecuali di TV atau > gambarnya saja. Mereka tahunya ayamnya sudah > menjadi "jenasah terpotong-potong" di > Supermarket. Lha wong di eropa saja setiap > subuh sudah tidak mungkin lagi mendengar > ayam jantan berkokok; apalagi di jepun yang > rumahnya lebih kecil-kecil ukurannya. > > ===( ihm )=== *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

