ya schroeder memang dekat dengan pengusaha dan terlalu flamboyan dan borjuis untuk ukuran seorang sosialis hehehe.... mungkin di pki dulu mirip dengan njoto yang gemar musik klasik dan kesenian....
seandainya joschka yang menjadi kanselir, justeru oskar la fontaine akan dirangkul.... tapi itulah, dalam politik selalu ada kompromi.... memberi dan menerima adalah hal yang lumrah, asal jangan sampai melacur (maaf....), dan mengkhianati kepercayaan pemilih.... itu pula pelajaran yang bisa dipetik pks di indonesia... salam, At 09:35 AM 7/28/05 +0200, you wrote: >Joschka Fischer, adalah mahasiswa dari generasi yang sama dengan saya, >yang kala itu study di Universitas Hamburg: generasi 68.. (Rudi Dutschke, >Daniel Con-Bendit, anti Vietnam, "Make Love No war", anti Kapitalisme, dll). > >Greens (die Grünen) muncul dari kelompok pencipta hidup dan alam, bukan >partisan dalam arti kalssik. Mereka tak menyukai rekayasa masyarakat oleh >perusahaan perusahaan besar, negara dan kelompok kelompok berpengaruh >(banks, big business, pressure groups). > >Mereka aktif dalam menghalangi percobaan bom atom oleh Perancis di >Pacific, pemburuan ikan paus secara besar besaran, dlsb. Anti pembunuhan >binatang untuk kedokteran, mantel bulu, kosmetik, dsb. Juga anti >pembabatan hutan seperti di Indonesia dan Brasilia. > >Kelompok ini, sebenarnya, tak berniat langsung menguasai politik dari >dalam parlemen, namun cukup dengan membentuk public opinion dari luar >parlemen (APO - außerparlamentarische Opposition). Mereka berusaha >mendapatkan sympati penduduk. > >Karena itu mereka membutuhkan waktu lama untuk turut memerintah. Di >Austria mereka jauh lebih lemah. Turut memerintah juga mengandung risiko: >turut terkontaminasi dalam tarik menarik antara pihak pihak yang berpengaruh. > >Schröder, dimata para pemilih yang kiri dan demokrat, telah menjual diri >pada para pengusaha besar, dan mengkhianati para pemilih klassik dan >traditional, yakni anggauta serikat sekerja. >Tak heran, ribuan anggauta partai Sosial Demokrat, yang sebenarnya anti >kapitalis, meninggalkan partai. Mereka menggabung dengan sayap kiri >partai, yang dipimpin oleh Oskar La Fontaine. > >Seorang anggauta mengatakan secara geram "Lha kalau partai ini mau sok >ramah pada pengusaha besar, lha lebih baik saya jadi anggauta partai >Konservatif saja sekalian". Partai konservatif memang dikenal sebagai >pembuka jalan bagi para banker, industrialist dan berenang di gelombang >neo liberalisme.. > >Salam > >Danardono > *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

