29.07.2005

Menguatnya Yuan di Pasar Uang Internasional

Oleh: Peter Phillip

(Cina melepaskan ikatan yuan dari dolar AS)

Kekhawatiran Amerika Serikat tidak saja dalam upaya
Cina yang tengah aktif berekspansi membeli sejumlah
perusahaan Amerika Serikat, tapi juga posisi mata uang
dolar terhadap mata uang Cina, yuan. Sejak dulu
Amerika memang sangat khawatir terhadap kedudukannya
di dunia, lambat tapi pasti akan digeser oleh Cina. 

Sejak lama, Cina mematok nilai tukar yuan secara ketat
pada dolar. Tapi baru-baru ini, Cina melepaskan
keterikatan mata uangnya dari mata uang dolar. Nilai
tukar yuan segera naik 2,1 persen terhadap dolar.
Sistem nilai tukar yang sekarang dipraktekkan menjadi
lebih fleksibel. Demikian disampaikan laporan di
Beijing pekan lalu. Negara-negara industri utama,
terutama Amerika Serikat, sejak lama meminta
peningkatan nilai tukar mata uang Cina. 

Seperti diumumkan bank sentral Beijing pekan lalu,
nilai mata uang yuan mengalami perbaikan dan dipatok
pada sekelompok mata uang asing. Pengamat menilai hal
ini sebagai langkah awal menuju fleksibilitas sistim
pertukaran mata uang. 

Sebelumnya mata uang Cina, yuan, hanya terikat pada
mata uang dolar, dengan nilai tukar 8,27 Yuan terhadap
nilai dolar. Nilai tukar sekarang ditetapkan menjadi
8,11 Yuan terhadap 1 dolar. 

Nilai tukar mata uang yuan akan disesuaikan dengan
perkembangan pasar, juga dengan situasi ekonomi dan
keuangan. Dengan reformasi itu Beijing mulai
menerapkan sistem pertukaran mata uang yang fleksibel.


Menurut perkiraan para pakar, perbaikan nilai yuan
oleh Bank Sentral Cina adalah hal yang wajar serta
berfungsi melepaskan tekanan, setelah dalam beberapa
bulan terakhir hampir setiap hari terdapat spekulasi
naiknya nilai tukar mata uang yuan sebesar tiga sampai
lima persen. 

Pematokan yuan terhadap dolar mendapat kritik tajam
terutama dari Amerika Serikat dan negara industri
lainnya. Mereka memandangnya sebagai manipulasi
penurunan mata uang Cina sebesar 40 persen. Untuk
jangka panjang akan terjadi reformasi mendasar dalam
sistem keuangan Cina. Hal itu disepakati para
pengamat. Tapi Cina kurang menyiapkan diri untuk
sistem pertukaran mata uang yang fleksibel. Bunga
perbankan masih berada di bawah pengawasan pemerintah.
Dan sejauh ini tidak ada instrumen untuk menjaga
fluktuasi mata uang di pasar devisa internasional. 

Selain itu terjadi peningkatan terutama di sektor
ekspor Cina. Inilah faktor kekuatan yang memicu
perekonomian Cina. Meski ada upaya pembaharuan,
kemungkinan semuanya masih berjalan tetap seperti
dulu. Bank-bank yang tidak sehat membiayai perusahaan
yang sudah payah. Ini dilakukan antara lain karena
kurangnya jaringan sosial, dan untuk mempertahankan
lapangan kerja. Prioritas utama pemerintah Cina adalah
menjaga stabilitas sosial. Semoga penguatan Yuan terus
berlanjut.


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke