mangucup88 <[EMAIL PROTECTED]> schrieb:
MU: Sampai saat ini tidak ada aliran psikologi yg berdasarkan Alkitab, maklum
Mr. Sigmund Freud pendiri aliran psikonalisis dlm psikologi sendiri adalah
seorang atheist tulen, walaupun orang tuanya penganut agama Yahudi. Konseling
Sekuler berorientasi pada manusia (anthropocentris) dan sumber pengetahuan
adalah berasal dari akal budi dan pengalaman manusia (humanisme). Tentu saja,
pengetahuan ini belum sempurna, bahkan masih disangsikan kebenarannya; namun
ini tidak lah berarti kita tidak bisa memakai Ilmu Jiwa.
DH: Atheist tulen? Emangnya ada atheist gak tulen? parameter atheist disini apa
mang? apa bedanya ama agnostiker?
----------------------
O.H. Mowrer seorang pakar psikologi menulis dlm bukunya "Learning
Theory and Personality Dynamics": orang2 yg neurotic atau yg
menderita gangguan syaraf, tanpa perkecualian adalah orang2 yg
pernah melakukan kesalahan, tetapi dilain pihak mereka menyangkal,
bahkan tidak mau mengakuinya, perasaan malu dan perasaan berasalah
yg mereka pendam inilah yg akhirnya membuat mereka menjadi neurotic.
Perasaan2 bersalah inilah yg merupakan inti dari persoalan masalah
mereka.
Seorang psikologi mungkin bisa menolong seseorang mengurangi
perasaan bersalahnya, sehingga dgn demikian membuat dia dapat
berfungsi lebih baik dan berpendapat lebih baik mengenai dirinya
sendiri, namun psikologi tidak akan dapat "menghilangkan" perasaan
bersalah tsb, sebab psikologi hanya dapat menanggulangi perasaan2
bersalah. Dan mereka menilai bahwa kesalahan itu sendiri bersifat
kultural dan relatif - tidak obyketif dan tidak nyata!
DH: Mang, psikologi mampu lebih dari itu. Misalnya membuat muncul bawah sadar,
yang dipakai untuk mencari solusi hal hal yang selama ini tak diketahui.
Perilaku yang agak anormal misalnya, atau depressi.
----------------------------------
MU: Kitab Suci menamakan hal2 yg membuat kita merasa bersalah itu
adalah "dosa". Alkitab tidak hanya sekedar menyatakan bahwa kita
ini hanya "merasa bersalah" melainkan tulen benar2 bersalah alias
berdosa 100%! Oleh sebab itulah para psikolog hanya bisa
mengobati "gejalanya", tetapi bukan "penyakitnya"!
DH: DOsa adalah istilah agama, bukan istrilah ilmiah mang! Juga tiap agama
mendefinisikan "dosa (dari Sanksrit dosha), lain. Islam dan Yahudi, tak
mengenal dosa asal. Buddhismus samasekali tak mengenal dosa, dalam definisi
agama agama Semit. Dosa dan rasa tak bersalah tak ada urusannya. Pemerkosa bisa
saja dosa, tapi gak merasa salah. Atau orang merasa salah tapi gak bikin dosa
apa apa. Ah mang gimana sih?
---------------------------------------
MU:Seorang ahli psikologi mungkin bisa menambal kehidupannya dan
mengurangi perasaan ketergangguan jiwanya, sehingga mengurangi
tekanan2 depresinya, tetapi mereka tidak akan dapat memperbaharuinya".
Salah satu cara yg digunakan oleh para ahli psikonalisa untuk
menghadapi masalah2 seperti ini; mereka mendorong si pasien untuk
menemukan, mengingat dan membicarakannya mengenai perasaan2 yg
dipendamnya tsb. Mereka berusaha untuk menarik keluar persaan
bersalah tsb, dgn cara demikian mereka mengharapkan bisa mengobati
sang pasien.
Sebenarnya hal ini bukanlah sesuatu yg baru, di dlm Alkitab pun
tercantum, apabila kita ingin disembuhkan kita harus mengakui bahwa
kita ini orang berdosa, itulah syarat mutlak untuk bisa mendapatkan
penyembuhan dan kita datang kepada Allah untuk memohon dan menerima
pengampunan-Nya, sehingga dgn mana dapat menghilangkan semua
perasaan dan sebab2 dari kesalahan serta kekhawatiran tsb, dgn
demikian kita bisa merasakan seperti juga manusia baru yg benar2
gres tulen, tanpa dosa maupun perasaan bersalah lagi!
DH: Manusia baru, mang? sehabis memperkosa dan membunuh? Simply ngaku aja? dari
mana mamang tahu, kalau Allah mengampuni? kalau gitu gampang mang, korupsi aja
gede gedean, lalu ke gereja hari Minggu yang mang? lalu maju ke altar, me-raung
raung minta diampuni, lalu...beresh deh,
---------------------------------------------
MU: Pengampunanlah merupakan obat yg paling utama dan yg paling tokcer
cespleng, bagi semua kesalahan/dosa. Melalui pengampunan, Allah akan
menghilangkan dan membebaskan kita dari semua perasaan2 bersalah maupun
kekhawatiran2 kita, sebab jika Allah mengampuni dosa2 kita, maka Ia tidak akan
mengingatnya lagi, sehingga dgn mana kita pun berhak untuk melupakannya juga,
tetapi bukannya karena kita mencoba untuk "memendamnya", atau pun juga
melupakannya dgn bantuan
psikolog, melainkan karena dosa itu sudah benar2 ora ono lagi alias
hilang tulen!
DH: memang cespleng mang, kalau Allah benar benar mengampuni! Tapi tahunya
dareimana? Tanya romo? Yeee ini mah romo yang ampuni, emangnya kita dosa ama
dia?
-------------------------------------------------
MU:
Psikologi dapat memberikan kepada kita pengeritan2 baru, tetapi
hanya Allahlah yg dapat memberikan pembaharuan secara total kepada
kita.
DH: Ini mah semua orang tahu, mang. tapi, siapa yang diperbaharui Tuhan mang?
Kita makin lama makin tua, bukan makin baru!
-----------------------------------------------
MU: Oleh sebab itulah juga saya yakin haqul yakin, bahwa psikologi
aliran Allah itu ada jauh lebih canggih dan jauh lebih tokcer
daripada psikologi aliran manapun juga hasil karya manusia.
DH: Apa sihh psikologi aliran Allah? Sejak kapan Allah praktek jadi psikolog?
atawa ngajar psikologi?
-----------------------------------
MU:
Banyak aliran psikologi yg tidak mempercayai bahwa manusia itu di
ciptakan oleh Allah, jadi bukannya hanya sekedar binatang intelek
ato mesin yg rumit begitu.
DH: Mang, psikologi gak memaslahkan theologi! Ini ilmu kok, bukan agama atawa
kebathinan.
---------------------------------
MU:
Para psikolog itu adalah pakar ilmu jiwa, tetapi kalau disuru
mendefinisikan jiwa itu apa, letaknya dimana dan bagaimana cara
mengukurnya, saya kira mereka tidak akan dapat memberikan jawaban yg memuaskan,
sebab hanya Allah sajalah yg benar2 mengetahui tentang
jiwa kita, karena Ia yg menciptakan tubuh, jiwa dan roh kita.
DH: Lhaaaa ya jelaaaasss mang. "Jiwa" dalam arti Psyche" bukanlah roh yang kita
maksud dalam agama. Ah mang semua di-aduk aduk. Allah memang tahu roh kita,
tapi kapan mamang mau tahu dari Allah mengenao roh mamang? Mau konsultasi ama
Allah? di gereja? ikut dong mang?
--------------------------------------
MU:
Boro2 untuk menjawab pertanyaan yg sedemikian sulitnya, untuk
menjawab pertannyaan yg mudah saja: "Kenapa saya lebih senang
memilih warna merah daripada warna biru? Untuk hal yg mudah ini saja mereka
masih belum dapat menemukan kesepakatan untuk jawabannya!"
DH: Lho, mamang suka warna apa atau es lilin rasa apa, kan urusan mamang? kok
tanya orang lain? selain mamang siapa yang tahu? tebak manggis?
-----------------------------------
MU:
Dgn ini saya akhiri oret2an saya mengenai psikologi dgn permohonan
maaf kepada rekan2 psikolog apabila melalui oret2an mang Ucup ini
secara langsung atau tidak langsung saya telah melecehkan psikologi
maupun para psikolog di milis ini.
DH: BUkan melecehkan mang, tapi badutan. tapi gak apa mang, sekalin buat
relax.....
Salam hangat
Danardono
***********************************************************************************
It is wrong to think that misfortunes come from the east or from the west;
they originate within one's own mind. Therefore, it is foolish to guard against
misfortunes from the external world and leave the inner mind uncontrolled.
Sidharta Gautama
---------------------------------
Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem Speicher
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
<font face=arial size=-1><a
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h127jmg/M=362343.6886681.7839642.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1123000873/A=2894352/R=0/SIG=11fdoufgv/*http://www.globalgiving.com/cb/cidi/tsun.html">Help
tsunami villages rebuild at GlobalGiving. The real work starts now</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/