Konflik yang terhamburkan? Lho ini memang jalannya sejarah, kita bisa refer pada pemikiran "The Hegelian dialectic". Kita pelajari: "The system embodied within Hegel's philosophy of history is essentially that of a dialectical progression. These contradictions unwittingly create the thesis' direct opposite, or antithesis, bringing about a period of conflict between the two. The new element, or synthesis, that emerges from this conflict then discovers its own internal contradictions, and starts the process anew. The reason the Hegelian dialectic is termed "progressive" is because each new thesis represents an advance over the previous thesis, continually until an endpoint (or final goal) is reached. To specifically apply this model Hegel's view of world history, it represents the manner in which the Spirit develops gradually into its purest form, ultimately recognizing its own essential freedom. To Hegel, "world history is thus the unfolding of Spirit in time, as nature is the unfolding of the Idea in space." The dialectical process thus virtually defines the meaning of history for Hegel..." Naaa, logis kan? Salam Danardono
Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> schrieb: Aku lagi baca bukunya Mustafa Abdul Rahman wartawan kompas pos Timur Tengah nich sekarang. [ belon kelar juga :P ] Kayaknya di tahun tahun mendatang, konflik di Indonesia akan makin mirip dengan konflik di Iran, antara kaum reformis dengan konservatif. sayang, karena membuat energi kedua belah pihak dihamburkan secara percuma. salam, Ari Condro ----- Original Message ----- From: "Sandy Dwiyono" <[EMAIL PROTECTED]> 03.08.2005 Presiden Baru Iran Dikukuhkan Oleh: Berndt Riegert Ketika akhir bulan Juni lalu walikota Teheran, Mahmud Ahmadinejad yang berusia 48 tahun terpilih menjadi presiden, warga Iran menentukan politik yang diinginkan, yaitu ultra-konservatif. Sebelum dikukuhkan secara resmi Ahmadinejad sudah menunjukkan arah politiknya. Program atom Iran akan dijalankan lagi, walaupun perembukan dengan UE masih belum tuntas. Berikut pemaparan Peter Philipp: Kesederhanaan Ahmadinejad Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei sangat antusias dengan penyerahan kekuasaan yang berjalan mulus. Dalam resepsi perpisahan bagi Presiden Mohammad Khatami dan kabinetnya, Khamenei bersikap rujuk dengan para tokoh pembaru yang kini benar-benar mundur dari ajang politik. Tiap menteri memperoleh kitab suci Al Quran sebagai hadiah perpisahan dan kemudian mereka makan bersama. Bukan pada meja yang istimewa, melainkan di atas permadani, dan sangat sederhana.Mungkin ini merupakan tanda pertama dari kebijakan Teheran selanjutnya. Kemewahan dan kemegahan digantikan dengan kesederhanaan. Presiden baru, Mahmud Ahmadinejad memberikan teladan. Ia hanya mengenakan stelan safari dan bukan jubah yang istimewa. Pemberantasan Korupsi Sebelum diresmikan dalam jabatannya ia sudah mulai melaksanakan programnya. Misalnya, parlemen sudah mengijinkan pemberian kredit untuk membeli rumah dan apartemen, agar masalah tempat tinggal bagi mereka yang kurang mampu untuk sementara dapat diatasi. Pemilik rumah yang mengkhawatirkan akan jatuhnya harga properti dapat merasa lega. Karena pasaran properti kini bergerak kembali. Sebaliknya para menteri yang habis masa jabatannya dapat dikatakan resah. Enam diantaranya akan harus memberikan pertanggung-jawaban di depan parlemen. Ahmadinejad mencanangkan pemberantasan korupsi secara terbuka. Walaupun para menteri itu merasa bersih dari korupsi, tetapi bisa saja mereka itu akan menjadi korban "perhitungan" yang dilakukan terhadap para tokoh pembaruan. Program Atom Iran Amhadinejad akan memberikan tekanan baru pada bidang politik luar negeri. Itu sudah terlihat dari debat kusir dengan UE mengenai program atom Iran. Dibandingkan dengan pendahulunya, Ahmadinejad memang lebih tidak rela kalau Iran harus melepaskan haknya untuk melakukan penelitian dan pengembangan energi atom. Apalagi karena Iran tidak ikut dalam perjanjian non proliferasi senjata atom. Bahwasanya sebelum pengukuhan Ahmadinejad pun, Iran secara resmi sudah memulai kembali program atomnya dan tidak menunggu tawaran dari UE, sudah merupakan pertanda jelas, bahwa di bawah presiden baru ini, Iran mengutamakan penampilan yang percaya diri dan berani. Iran akan menepis tiap tekanan dan membela diri terhadap serangan dari AS. Demikian kata Ahmadinejad. Sebab ia tahu pasti, bahwa kalangan pembaru di Iran pun akan menolak segala bentuk tekanan dari luar dan bila perlu melupakan silang pendapat di dalam negeri, dan mendahulukan perasaan sebagai warga Iran. Kebijakan Terhadap Eropa Terhadap Eropa pun Ahmadinejad akan menjalankan kebijakan yang lebih keras. Untuk itulah mantan direktur televisi yang ultra konservatif, Ali Larijani diangkat menjadi menteri luar negeri. Ini merupakan dampak dari sikap Eropa, yang bersikeras hendak melakukan perembukan dengan Iran, untuk membuktikan pada AS, bahwa lebih banyak yang dapat dicapai lewat diplomasi, daripada melakukan gertakan. Di lain pihak Eropa nampaknya yakin, Teheran akan menerima pemberian insentif ala kadarnya. Seperti peningkatan perdagangan, pemasokan sukucadang bagi pesawat penumpang dan sebagainya. Iran menuntut lebih dari itu. Apalagi setelah terlihat bahwa pemberian insentif yang sedikit itu pun tidak dapat dijamin, maka Teheran memutuskan untuk bertindak. Iran memang dapat bersikap kasar terhadap AS dan Eropa. Di segi ekonomi Iran yakin tidak akan terkucil. Karena Asia, terutama Cina pastilah tidak akan mau mengurangi kerjasamanya dengan Iran. Dan dengan hak vetonya, Cina pulalah yang akan dapat menggagalkan rencana AS untuk memberlakukan sanksi terhadap Iran dalam Dewan Keamanan PBB. *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] SPONSORED LINKS Indonesian languages Indonesian language learn Cultural diversity Indonesian --------------------------------- YAHOO! GROUPS LINKS Visit your group "ppiindia" on the web. To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- *********************************************************************************** It is wrong to think that misfortunes come from the east or from the west; they originate within one's own mind. Therefore, it is foolish to guard against misfortunes from the external world and leave the inner mind uncontrolled. Sidharta Gautama --------------------------------- Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem Speicher [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> <font face=arial size=-1><a href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hqm4ifs/M=320369.6903865.7846595.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1123075011/A=2896110/R=0/SIG=1107idj9u/*http://www.thanksandgiving.com ">Help save the life of a child. Support St. Jude Children¿s Research Hospital</a>.</font> --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

