Nah, apa lantas benar/wajar  bagi ahmadiyah untuk mengklaim orang ISLAM
yang tidak ahmadi dicap sebagai kafir (jika mengepel adalah simbol
mengkafirkan)?

salam..





"Ari Condro" <[EMAIL PROTECTED]>@yahoogroups.com on 08/05/2005 04:49:27 AM

Please respond to [email protected]

Sent by:    [email protected]


To:    <[email protected]>
Subject:    Re: [ppiindia] Re: SURAT TERBUKA KEPADA PIMPINAN MAJLIS ULAMA
       INDONESIA


1. Masalah pel mengepel, gak cuma Ahmadiyah, tapi juga LDII
Ini sebenarnya berkait dengan hadits nabi yang membuat
sebagian umat islam berkesimpulan kalau orang non muslim
itu najis.  Dan karena ajaran awal ahmadiyah dan LDII
justru menganggap orang Islam lain di luar golongan mereka,
wajar aja masuk golongan najis.  :))

2. Setahu saya di Mekkah dan madinah gak ada gereja, sinagoge,
atau tempat ibadah lain, karena yang beragama non Islam gak
boleh masuk ke sana.

Konteks sahabat yang ditawari beribadah di masjid itu adalah
ketika dia baru menaklukkan suatu kota, oleh pemuka gereja sana
ditawari untuk memakai gerejanya ...  sebenarnya doi juga gak
keberatan, tapi karena pertimbangan lain, ia akhirnya menolak.
[ sorry info gak akurat, tapi garis besarnya demikian ]

Dan kita di jaman ini, aplikasi datang ke tempat ibadah
agama lain kan kesannya najis dan menakutkan toh ?
Apalagi akalau ada anak kecil masuk gereja, waaah,
ini kristenisasi nih :)  pemeonya kan seperti itu.

Padahal, justru konsep orang Kristen, tempat ibadah boleh
didatangi oleh orang dari agama lain.  Terbuka aja, termasuk
menyampaikan kebenaran keyakinan mereka juga terbuka aja.
Yang repot, golongan fundies dari mereka kadang pakai acara
paksa memaksa.  Seperti di sekolah katolik yang sering memaksa
anak didiknya yang beragama lain ikutan misa.  Kacau dah :)

Sekolah saya aja, sebuah sekolah swasta nasional afiliasi dengan
tentara dan taman siswa, pernah pakai acara paksa menghadiri
acara natal macam begini.  Padahal 80% muslim, jelas aja kita pada demo.
Gak mau datang, soale acara ritual.  Kalo datang pas acara santai
atau makan makannya aja sich, monggo.  Kalo ritual, nggak dech.

Mosok nanti yang Kristen, Hindu dan Budha juga disuruh ikut
jum'atan, atau sholat idul fitri, kan nggak lucu .....

salam,
Ari Condro



----- Original Message -----
From: "kucing_liar1" <[EMAIL PROTECTED]>

kalau soal ada umat islam sendiri dilarang sholat di tempat ibadah
admadiya memang benar. Teman saya di salah satu kantor berita asing
pernah mau sholat Jum'at di salah satu tempat ibadah admadiyya.
Sudah jelas pake sarung dan mau sholat malah ditanya (walaupun sopan
sekali); mas agamanya apa? dijawab teman saya :Islam. trus oleh
mereka



__
This email has been scanned for Viruses and Spam.  For more information
please contact your local Information Security representative.



______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email 
______________________________________________________________________


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h9e3k0n/M=320369.6903865.7846595.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1123221660/A=2896110/R=0/SIG=1107idj9u/*http://www.thanksandgiving.com
">Help save the life of a child. Support St. Jude Children¿s Research 
Hospital</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke