**** Udahhh jangan pake doa doa-an bersama, doa aja sendiri sendiri..
 
 
 
SBY Harus Hadiri Setiap Upacara Keagamaan, MUI Beri Solusi

  Hendi Suhendratio - detikcom

   Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kabarnya dibuat pusing 
oleh 
  fatwa haram doa bersama. Sebab, sebagai presiden, SBY harus menghadiri setiap 
  upacara keagamaan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun memberikan solusi kepada 
  RI 1.
  Menurut Ketua MUI Khalil Ridwan, Presiden SBY cukup menghadiri pembukaan 
acara 
  keagamaan lain. Sebab jika SBY hanya membuka acara seremoninya dibolehkan. 
  Yang diharamkan adalah jika ikut dalam upacara keagamaannya.
  "Solusinya adalah utus orang atau menteri yang beragama sesuai atas nama 
  presiden. Membuka acara itu, beri sambutan dan langsung pulang. Jika ikut 
  Natalannya atau acara keagamaan lain, maka itu yang terkena fatwa haram," 
kata 
  Ridwan kepada detikcom, Minggu (8//8/2005) malam.
  Ditambahkan Ridwan, ada polemik apakah acara Natal bersama yang dihadiri oleh 
  presiden atau pejabat negara yang muslim masuk dalam ritual agama atau hanya 
  seremoni saja. Acara Natal bersama ini haram menurut Fatwa MUI ketika Buya 
  Hamka menjadi ketuanya.
 
  Menurut Ridwan, fatwa tidak bisa dicabut dan hukumnya akan terus berjalan. 
  "Fatwa tidak bisa dicabut, dan fatwa itu masih berlaku, cuma umatnya yang 
  tidak taat," katanya.
  Dijelaskan Ridwan, di dalam Islam tidak dikenal doa bersama antaragama lain. 
  Haram hukumnya jika suatu acara doa bersama dipimpin oleh tokoh nonmuslim, 
  namun mubah (tidak berdosa jika dilakukan, dan tidak berdosa juga jika 
  ditinggalkan) jika dipimpin tokoh Muslim.
 
  Sedangkan untuk doa bersama dengan cara berdoa bergiliran adalah haram 
  mengamini doa-doa dari agama lain. Juga haram jika dilakukan doa bersama 
  secara serentak, namun mubah hukumnya jika doa bersama dilakukan menurut 
agama 
  masing-masing.
 
  "Yang diharamkan itu adalah jika umat Islam bersama pemeluk agama lain berdoa 
  bersama dan sama-sama mengamini doa tersebut di waktu dan tempat yang sama 
  atau berdoa bersama," kata Ridwan.
 
  Menurut Ridwan, Islam mengakui pluraritas masyarakat yang berbeda agama 
  bukannya plurasisme agama. Yang dilarang adalah satu aliran yang mengajarkan 
  bahwa semua agama adalah baik dan masuk surga. "Itu yang tidak betul. Itu 
yang 
  haram," demikian Khalil Ridwan. (gtp)
 
-----------
Nahhh...
 
Salam doa sendiri sendiri..
 
danardono
 
PS: saya gak heran kok, habis Paus aja larang Katholik doa ama Protestant, doa 
ama agama lain lagi, ya ampun..haramm


***********************************************************************************
 
It is wrong to think that misfortunes come from the east or from the west; 
they originate within one's own mind. Therefore, it is foolish to guard against 
misfortunes from the external world and leave the inner mind uncontrolled.

Sidharta Gautama



                
---------------------------------
Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem Speicher

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h5qfd96/M=362343.6886681.7839642.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1123517896/A=2894350/R=0/SIG=10tj5mr8v/*http://www.globalgiving.com";>Make
 a difference. Find and fund world-changing projects at GlobalGiving</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke