trúlÿsøúl <[EMAIL PROTECTED]> schrieb:
 
mas D, kafir itu kan sebutan untuk yg selain muslim, itu tidak terelakkan, 
mungkin kaum nasrani atau yahudi  punya sebutan tersendiri bagi kaum muslimin, 
jd jangan shock gitchuu dunk.., misalnya seperti sebutan untuk suku batak, 
minang, aceh, sunda, jawa dll..

DH: Mbak, saya pribadi disebut apa saja dalam kaitan agama sihh cuekk. daripada 
kafir saya lebih suka kefir.

Di Yahudi, gak tahu ya. Tapi dalam Kristiani tak ada sebutan khusus, yang mirip 
kafir itu. Paling tidak, kalau diterjemahkan, mungkin, "yang tak percaya". 
Tetapi ini tak digunakan dalam kontext seperti "kafir", yang salah salah harus 
diperangi..

---------------------------

kebetulan islam memang menggeneralisir bahwa selain islam itu adalah kafir, 
jadi kalau keberatan atau ndak terima disebut kafir ya jadilah muslim 
..hehehhehehe, gitu maksute mas..

DH: Padahal ada ayat dalam Kuran, kalau tak meleset, yang mengatakan, Tuhan 
bersabda pada Isa al Masih, akan melindunginya dari kaum kafir, lha jadi gimana?

-----------

orang batak menyebut suku aceh ya orang aceh, orang aceh juga ndak mau disebut 
orang batak, dan sebaliknya..

DH: Lho ini kan sebutan, masak orang Jawa mau dinamakan orang Nias? dan 
sebaliknya? 

----------------

sepanjang tidak saling intrude terhadap keIMANan masing² agama, maka NKRI Insya 
Allah akan tetap bisa berlangsung..

DH: Belum tentu mBak. Kalau pertentangan agama mengental, bisa retak ini RI, 
sebab batas agama dinegara kita ada yang identik dengan wilayah daerah.

-----------------------------
masalah di dalam Islam, biarlah para ahli dibidang Islam yg mengurusnya, 
biarlah DGI yg memutuskan apa² yg sebaiknya dilakukan oleh kaum Nasrani untuk 
meningkatkan keimanan  pengikutnya, begitu juga MUI² agama lain..

DH: Sejauh itu sih OK OK saja, tetapi kalau ada sebuah organisasi yang mengatur 
kehidupan ANTAR umat, wah bisa rame. Misale Paus katakan, jangan kasih tangan 
ama Muslim Muslim tu...ya repottt lahhh

Lihat saja reaksi kaum Muslim sendiri di Bolaang-Mongondow dan Manado. Juga 
reaksi pemimpin pemimpin umat lainnya.

-----------------------------

TR: itu adalah masalah di dalam agama kristen, kalau memang bagi penganut 
kristen agama harus berhenti, silakan, kalau mau terus silakan juga, bukan hak 
orang islam untuk memikirkannya, dan membuat keputusan apa² yg mesti orang 
kristen lakukan..

DH: begitulah. dalam tiap agama, batas agama berhenti sampai disini. Yahudi, 
Kristen, Islam. Hanya Buddha yang tak memasalahkan orang lain. Juga tak 
menyebut dirinya nabi atau apapun.

----------------------------------

tapi thd keRasulan Muhammad sebagai yg terachir jelas ada di dalam kitab suci 
agama Islam AQ, dan bagi siapa yg mengakui dirinya sebagi Islam dan mengIMANI 
AQ sebagi kitab sucinya, WAJIB percaya hal ini, kalau tidak percaya ya silakan 
ciptakan agama lain, percaya nabi² lain dan percaya wahyu² lain.......mudah kok!

DH: Lha ya selali gitu kok. waktu Kristiani berdiri, orang Yahudi juga ngamuk, 
sebaba menurut mereka, hanya agama Yahudi yang diturunkan Yahweh. Waktu Islam 
muncul, Kristen katakan, apaan nihh, kok ada nabi baru. Begitu terus.

--------------------------

dan jangan merasa terzhalimi karena dikatakan SESAT..

DH: Gak tuhh. kalau saya salah baca peta, juga dikatakan sesat, lalu saya musti 
baca lagi peta baik baik..

----------------------

Islam itu harus percaya dengan hal ini :

"Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang
laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah
dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha
Mengetahui segala sesuatu." [Al Ahzab:40]

Rasulullah SAW menegaskan: "Rantai Kerasulan dan
Kenabian telah sampai pada akhirnya. Tidak akan ada
lagi rasul dan nabi sesudahku". (Tirmidhi,
Kitab-ur-Rouya, Bab Zahab-un-Nubuwwa; Musnad Ahmad;
Marwiyat-Anas bin Malik).

DH: iyalahh no comment, sebab ini kan Muslim Muslim yang harus percaya. OK  
saja.

---------------------------

gitchuuu mas D, btw, hari ini gimana cuaca? masih tidak menentukah??
di sini sy td melenggang kangkung dibawah panas matahari yg 50 degree C, 
sekitar 15 an mnt, dilapisi payung putih...terasa nikmattttt, seperti 
dibalsemin n dipijat..hihihihihi..

DH: Bukan main. Sedaaaap.


salam

danardono


 

Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


A Nizami schrieb:

"...Kaum Yahudi dan Nasrani dinyatakan kafir dalam surat
Al Bayyinah karena mengingkari adanya Nabi Muhammad
dan Al Qur'an. Demikian pula kaum yang menganggap
adanya Nabi setelah Nabi Muhammad...."


DH: WWaauuu ..lha bagaimana negara NKRI ini akan berlangsung lebih lama kalau 
warganya saling menganggap kafir?

Yesus juga bersabda, setelah Dia tak ada nabi atau utusan Tuhan. lalu 
bagaimana? bagi umat Kristen sedunia, agama berhenti muncul setelah Kristus 
wafat.

Tidakkah pertentangan antar umat diprogram sudah kalau ngotot ngototan begini?

Bagaimnana Eropa dan Amerika, Australia dan Canada dapat hidup bersandingan 
dengan tamu tamu dari negara Islam, kalau tamu tamu ini mengangghap tuan rumah 
kafir?


salam



danardono






Wa'alaikum salam wr wb,

Pertama berita di atas dimuat di Sinar Harapan. Kita
tahu media tersebut milik siapa.

Dalam Al Qur'an Allah memerintahkan kita untuk
berhati2 dalam menerima berita dari orang fasiq,
apalagi dari orang kafir:

"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu
orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah
dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah
kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang
menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. " [Al
Hujuraat:6]

Lihat pernyataannya:
> Perbedaan paham antara Ahmadiyah dan Ahli Sunnah tak
> ada yang prinsipil. Jika kaum Ahmadiyah mengaku ada
> nabi setelah Muhammad dan wahyu tetap diturunkan
> kepada seorang nabi sampai sekarang, tidak
> prinsipil.

Bagaimana mungkin pengakuan adanya Nabi setelah Nabi
Muhammad tidak prinsipil sementara di Al Qur'an jelas
dinyatakan:

"Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang
laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah
dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha
Mengetahui segala sesuatu." [Al Ahzab:40]

Rasulullah SAW menegaskan: "Rantai Kerasulan dan
Kenabian telah sampai pada akhirnya. Tidak akan ada
lagi rasul dan nabi sesudahku". (Tirmidhi,
Kitab-ur-Rouya, Bab Zahab-un-Nubuwwa; Musnad Ahmad;
Marwiyat-Anas bin Malik).

Kaum Yahudi dan Nasrani dinyatakan kafir dalam surat
Al Bayyinah karena mengingkari adanya Nabi Muhammad
dan Al Qur'an. Demikian pula kaum yang menganggap
adanya Nabi setelah Nabi Muhammad.

Dalam satu hadits Nabi berkata bahwa Beliau adalah
Nabi terakhir dan tidak ada nabi lagi sesudahnya.

Mengatakan wahyu terus turun sehingga ajaran agama
berubah-rubah itu bertentangan dengan ayat Al Qur'an:

"..Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu
agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan
telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu..." [Al
Maa-idah:3]

Dengan turunnya wahyu terus menerus, bisa saja ada
orang yang mengaku menerima wahyu akhirnya menghapus
ibadah puasa atau sholat dengan alasan menerima wahyu,
atau membuat ibadah bid'ah lainnya. Agama Islam sudah
sempurna.

Memang Ahmadiyah menyebarkan agamanya, tapi yang
disebarkan itu bukan agama Islam yang benar. Tapi
paham yang sesat. Memang Ahmadiyah menyebarkan Al
Qur'an. Tapi Al Qur'an yang disebar bukan Al Qur'an
yang benar, tapi yang sudah mereka rubah artinya.

Pernyataan bahwa kita tidak pantas menyatakan
Ahmadiyah sesat hanya karena Abdus Salam, Bapak Nuklir
India, adalah pengikut Ahmadiyah tidak beralasan.
Kenapa beberapa media massa Islam memuji Abdus Salam
itu karena mereka mengira Abdus Salam beragama Islam.
Bukan Ahmadiyah.

Seandainya hanya prestasi ilmiyah saja menjadikan satu
agama benar, maka Issac Newton yang beragama Kristen
atau Einstein yang beragama Yahudi lebih hebat lagi.
Tapi itu tidak menjadikan agama Yahudi atau Nasrani
benar karenanya.

Jadi tulisan di bawah benar-benar menyimpang dari
Islam jika kita mengkaji Al Qur'an dan Hadits.

Wassalam


--- Dewi Ratnasari wrote:

> Dari milis tetangga
> Ada tanggapan?
>
>
>
> ----- Original Message ----- From: Ambon-WM
>
>
http://www.sinarharapan.co.id/berita/0508/08/opi01.html
>
> Ahmadiyah yang Dicerca dan Dipuja
> Oleh KH Ma'mur Noor
>
> Seorang mubaligh di Jakarta yang dalam ceramahnya
> sering mencerca Ahmadiyah (gerakan Islam yang
> dinilai sesat dan menyesatkan), suatu kali dalam
> satu diskusi - yang membahas perkembangan sains di
> Dunia Islam - memuji-muji almarhum Abdus Salam
> (1926-1996), pemenang Nobel Fisika tahun 1979. Sang
> da'i yang anti-Ahmadiyah itu mengatakan dunia Islam
> benar-benar tertolong dengan kehadiran Nobelis Abdus
> Salam sehingga perkembangan sains Islam yang sudah
> terputus selama lima abad seakan hidup lagi.
>
> Salam menjadi penerang sains Islam dan menjadi
> penggugah kaum muslimin untuk kembali meraih
> kejayaan di bidang sains yang pernah digengamnya
> pada abad ke ke-7 sampai ke-15.
>
> Harian Republika, yang merupakan corong masyarakat
> Islam di Indonesia, sering memuja Salam sebagai
> saintis Islam terbesar dan sebagai ilmuwan muslim
> pertama yang mendapatkan hadiah nobel paling
> bergengsi di bidang fisika atom di tengah
> terpuruknya sains Islam dalam lima abad terakhir.
>
> Abdus Salam kelahiran Pakistan 29 Januari 1926 itu
> meraih gelar doktor fisika dalam usia 26 tahun dari
> universitas di Inggris, Cambridge University. Dalam
> waktu hanya lima tahun melakukan penelitian tentang
> gaya-gaya fundamental di alam raya, penemuan Salam
> ternyata mendapat penghargaan Nobel.
>
> Penemuannya dalam usia 31 tahun dianggap prestasi
> yang luar biasa. Salam dalam penelitiannya berhasil
> menemukan fakta sesungguhnya semua gaya yang ada di
> jagad raya - yaitu gaya gravitasi, elektromagnet,
> nuklir kuat, dan gaya nuklir lemah hakikatnya
> merupakan satu kesatuan.
>
> Keseimbangan Ciptaan Alah
> Seperti ditulis Prof Ahmad Baiquni (alm), Salam
> melandaskan penelitian fisikanya berdasarkan
> nash-nash Alqur'an, khususnya Surat Al-Mulk ayat 3 -
> tentang keseimbangan ciptaan Alah. Ketika jenasahnya
> akan dimakamkan di Pakistan, PM Benazir Ali Bhutto
> menganugerahkan penghargaan tertinggi kepada Salam
> sebagai Putera dan pahlawan terbaik Pakistan. "Salam
> bukan sekadar kebanggan Pakistan, tapi juga dunia,''
> kata Benazir dalam pidato pemakaman Salam.
>
> Siapa sebenarnya Prof Dr Abdus Salam? Dia adalah
> pengikut Ahmadiyah Qodiani - sebuah aliran yang oleh
> MUI dan mayoritas Islam di dunia - dianggap sesat
> dan menyesatkan. Sebelum pemerintahan Benazir, Salam
> diusir dari Pakistan dan dilarang menginjakkan
> kakinya di Tanah Suci Makkah. Semasa hidupnya Salam
> sering jadi objek caci maki rakyat Pakistan dan
> Timur Tengah karena ke-Ahmadiyah-annya.
>
> Tapi di akhir hayatnya, - Salam justru dianggap
> Putra dan pahlawan Pakistan. Seperti kebanggaan da'i
> di Jakarta, dan orang yang memaki-maki Salam kini
> berbalik menjadi pemujanya yang fanatik. Dari
> gambaran itu, kita jadi aneh bila melihat
> sahabat-sahabat kita di Bogor yang dengan membabi
> buta menghancurkan kampus Ahmadiyah. Lebih ironis
> lagi, para penghancur ini sebagian mengaku orang
> LPPI (Lembaga Penelitan dan Pengkajian Islam).
>
> Bila dilihat namanya, LPPI mestinya lembaga kritis,
> berwawasan inklusif, dan toleran akan perbedaan
> pendapat dalam Islam. Bukankah hadis Nabi sendiri
> menyatakan perbedaan pendapat di antara umatku
> adalah rahmat?
>
> Tetap Membaca Syahadatain
> Perbedaan paham antara Ahmadiyah dan Ahli Sunnah tak
> ada yang prinsipil. Jika kaum Ahmadiyah mengaku ada
> nabi setelah Muhammad dan wahyu tetap diturunkan
> kepada seorang nabi sampai sekarang, tidak
> prinsipil.
> Kata nabi berasal dari kata naba'a - artinya pemberi
> kabar (dari langit). Bukankah sampai hari ini pun
> banyak ulama atau kaum sufi yang karena kesucian dan
> kezuhudannya sering mendapat berita langit? Lantas,
> nabikah dia?
>
> Kaum Islam mayoritas mungkin menyebutnya wali atau
> ayatullah dalam Syiah! Lagi-lagi, masalah ini
> sebenarnya tidak perlu menimbulkan fitnah dan
> pengrusakan. Bukankah tokoh yang disebut-sebut nabi
> dalam Ahmadiyah Qodiani masih tetap membaca
> Syahadatain, bahwa Tidak Ada Tuhan Kecuali Allah dan
> Muhammad adalah Utusannya?
>
> Perbedaan ketiga yang sebenarnya kurang prinsip
> adalah kata "khatamun nabibyyin" - bahwa Muhammad
> adalah nabi yang sempurna. Para mufassir dan ulama
> di Indonesia menterjemahkannya "Muhammad nabi yang
> sempurna" karena itu Muhammad merupakan nabi
> terakhir.
>
> Saudara kita di Ahmadiyah menerjemahkan khatamun
> nabiyyin nabi yang sempurna tapi tidak yang
> terakhir. Menurut Ahmadiyah, masih ada nabi setelah
> Nabi Muhammad, tapi tidak sesempurna Muhammad.
> Sejauh ini kaum Ahmadiyah tak pernah berpendapat
> untuk menduakan Allah (musyrik) dan menolak
> Kerasulan Muhammad.
>
> Karena itu, jauh lebih baik jika umat Islam
> mayoritas merangkul umat Islam minoritas Ahmadiyah
> ketimbang menjadikannya musuh yang harus
> dihancurkan. Apalagi peran kaum Ahmadiyah dalam
> menyebarkan Islam sangat besar. Sebagian besar
> buku-buku Islam yang diterbitkan di Barat dan
> kemudian membawa orang Barat simpati kepada Islam
> ditulis oleh orang Ahmadiyah.
>
> Di berbagai wilayah di Indonesia - kecuali di
> Parung, Bogor - hubungan antara muslim Ahmadiyah dan
> muslim mayoritas Indonesia (NU dan Muhammadiyah)
> baik-baik saja.
>
> Penulis adalah anggota Komisi VIII DPR
>

Ingin belajar Islam? Mari bergabung milis Media Dakwah
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS 


Visit your group "ppiindia" on the web.

To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]

Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 


---------------------------------




***********************************************************************************

It is wrong to think that misfortunes come from the east or from the west; 
they originate within one's own mind. Therefore, it is foolish to guard against 
misfortunes from the external world and leave the inner mind uncontrolled.

Sidharta Gautama




---------------------------------
Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem Speicher

[Non-text portions of this message have been removed]




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links







            
---------------------------------
Yahoo! Mail for Mobile
Take Yahoo! Mail with you! Check email on your mobile phone.

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]





SPONSORED LINKS 
Indonesian languages Indonesian language learn Cultural diversity Indonesian 

---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS 


    Visit your group "ppiindia" on the web.
  
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
  
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 


---------------------------------




***********************************************************************************
 
It is wrong to think that misfortunes come from the east or from the west; 
they originate within one's own mind. Therefore, it is foolish to guard against 
misfortunes from the external world and leave the inner mind uncontrolled.

Sidharta Gautama



                
---------------------------------
Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem Speicher

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hg4anvq/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1123774037/A=2896129/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail";>DonorsChoose.
 A simple way to provide underprivileged children resources often lacking in 
public schools. Fund a student project in NYC/NC today</a>!</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke