Katanya MUI juga dapet dana DAU sebesar 6 milyar, makanya ada isu 
untuk menutupi hal itu mereka buat fatwa-fatwa 
kontroversial......Takut diaudit kali hehehehehe.....

--- In [email protected], "trúlÿsøúl" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> sepertinya 'corong' gus dur yah.., hihihihiih..
> 
> Muhkito Afiff <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Buat mengingatkan saja 
kejadian beberapa bulan yang lalu...
> 
> http://www.gusdur.net/indonesia/index.php?
> option=com_content&task=view&id=2275&Itemid=60
> 
> Menteri Agama Minta MUI dan Din Syamsuddin Diaudit 
> 
> Jakarta, gusdur.net
> Menteri Agama Maftuh Basyuni tidak main-main membenahi departemen 
yang 
> dipimpinnya. Pembenahan internal seperti, pembenahan haji, 
peniadaan 
> fasilitas pejabat berhaji gratis, perampingan jumlah petugas, 
> pembabatan percaloan pemondokan dan pemberantasan KKN, sudah 
> dijalankannya. Kemungkinan besar pembersihan itu juga akan 
dilebarkan 
> hingga ke luar departemennya. 
> 
> Keseriusan ini ditunjukkan dalam pernyataan Maftuh yang berharap 
para 
> penikmat Dana Abadi Umat (DAU), seperti Majelis Ulama Indonesia 
dan 
> Sekjennya Din Syamsuddin juga diaudit. 
> 
> Pernyataan mantan Sekretaris Negara era Gus Dur ini terkait dengan 
> sikap Sekjen MUI Din Syamsuddin yang meminta DAU untuk pesta 
pembukaan 
> Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-4. 
> 
> Pada waktu itu, Sekum MUI Din Syamsuddin menyesalkan 
ketidakpedulian 
> Depag terhadap penyelenggaraan KUII ke-4. Hal ini dapat dilihat 
dengan 
> tidak adanya bantuan dana dari Depag terhadap penyelenggaraan 
acara 
> tersebut. 
> 
> "Tetapi kalau sampai Depag tidak memberikan perhatian pada urusan 
> ummat hanya satu kata yang bisa saya sebut: Kenaifan!" sesal Din 
Senin 
> (18/4) seperti dikutip masjidistiqlal.com. 
> 
> Pernyataan Din itu membuat Departemen Agama geram. Bahkan Sekjen 
Depag 
> Faisal Ismail dalam siaran persnya menilai Din mendiskreditkan 
Menteri 
> Agama. 
> 
> Menurut Maftuh, Depag menolak mengeluarkan DAU untuk acara itu 
karena 
> dana itu adalah amanat yang harus dipelihara dengan baik. Dan yang 
> lebih berhak menggunakan dana tersebut adalah urusan haji. "Dana 
itu 
> bukan untuk semua kegiatan. Apalagi cuma pembukaan kongres," kata 
> Maftuh seperti dikutip Gatra (14/5/ 2005). 
> 
> Diungkapkannya, saat itu Din meminta bantuan pembukaan KUII Rp 350 
> juta, rencananya di JCC dan mengerahkan 4000 orang. 
> 
> "Orang sebanyak itu untuk apa kalau bukan kampanye. Di Istiqlal 
kan 
> gak bayar. Listrik dan segala macam itu kami yang membayar," kata 
> Maftuh. 
> 
> Maftuh menyatakan Din boleh saja marah karena permintaannya tidak 
> dipenuhi. "Tapi, kalau diucapkan terbuka oleh pemimpin kayak Din 
> begitu, ndak pantes itu. Ndak punya moral," tegas Maftuh. 
> 
> Karena itu, Maftuh menilai pernyataan Din itu hanya untuk 
> mendiskreditkan dirinya. "Bahwa dia (Din –red) menilai saya naif, 
itu 
> hak dia. Tapi kalau dibilang bahwa Depag tidak membantu 
sepeserpun, 
> pantas kalau keuangan MUI harus diaudit. Kekayaan Din juga perlu 
> diaudit. Kantor MUI kami yang membiayai paling tidak listrik dan 
> telepon. Itu apa?"
> 
> Klik juga:
> http://www.gusdur.net/downloadfolder/2005-06-21%20-%20gatra-upload-
bp.
> jpg
> 
> 
> 
> 
> 
> 
*********************************************************************
******
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://www.ppi-india.org
> 
*********************************************************************
******
> 
_____________________________________________________________________
_____
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi 
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
> http://mail.yahoo.com 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hmk4ks5/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1124043874/A=2896125/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail";>Take
 a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for anyone who 
cares about public education</a>!</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke