Pengertian saya yang mudah-mudahan salah, ialah bahwa Memorandium of Understanding [MoU] itu hanya langkah resmi pertama antara kedua belah pihak [RI dan GAM] untuk kelak membuat "traktat" atau "perjanjian", jadi timbul pertanyaan sampai dimana kekuatan hukum dari MoU ini?
Mengenai team monitor asing kesana kemari secara bebas itu tak dapat dielakan sebab kalau tidak bebas mana bisa berbuat demikian berarti mereka tidak bisa melakukan tugas sebagaimana mestinya sesuai kesepakatan yang dicapai oleh kedua belah pihak. Kekuatiran Anda tentang kebebasan bergerak team monitor, saya kira terlalu berlebihan-lebihan, karena kalau mau teliti ialah sejak Pak Haji Harto naik panggung kekuasaan telah dibuka lebar-lebar pintu gerbang untuk modal asing dengan syarat yang menguntungkan masuk ke Indonesia. Kebebasan ini diteruskan oleh rezim pemerintahaan sesuadah Pak Haji Harto hingga sekarang ini. Kalau mau teliti sebagai warganegara Indonesia perlu dipertanyakan ialah berapa prosen dari hasil kekayaan alam yang diexploatasi dengan pihak asing adalah milik Indonesia, yang dimaksudkan dengan milik Indonesia ialah apakah itu milik negara ataukah milik pribadi swasta. Mungkin saja bahagian milik negara Indonesia yaitu milik rakyat umum tidak seberapa besar dibandingkan dengan milik perusahaan swasta Indonesia. Pemilik perusahaan swasta ini siapa atau pemilik saham terbesar dari perusahaan yang dimaksudkan adalah siapa? Dari jawaban yang diperoleh dari pertanyaan ini bisa diketahui milik pribadi orang-orang yang beristilah "milik Indonesia". Barangkali saja para pemilik saham itu adalah oknom-oknom yang pernah atau sedang menjabat kedudukan tinggi dalam herarki kekuasaan negara. Jadi jeslas harus dibedakan bahwa milik swasta Indonesia itu bukan milik umum bersama rakyat Indonesia. jadi pengertian selanjutnya rakyat Indonesia tidak menikmati keuntungan dari kekayaan alam yang dikaruniakan dan terkandung di wilayah Republik Indonesia. Salah satu rintangan mencegah rakyat Indonesia guna mengetahui pemilikan dan keuntungan dari apa yang dibicarakan ialah laporan tahunan perusahaan dirahasiakan untuk umum. Dengan dirahasiakan ini berarti kongkalikong berjalan terus. Rakyat bisa bangga bahwa punya hasil tambang emas, intan, gas alam yang bertriliun meter kubik, deposit minyak sekian triljun barrel etc, tetapi karena semuanya serba rahasia pembukuannya maka suatu ketika baru kaget bahwa hasil-hasil tsb sudah habis dieksploatasi. Jadi yang sering dipersoalkan atau yang disalahkan ialah orang asing begitu begini adalah ibarat pepatah melayu kuno yang mengatakan " gajah dipelapah mata tak nampak tetapi kumang diseberang lautan nampak". Pengertian dengan ucapan ini dikaitkan dengan pertanyaan: "Bagaimana dengan mereka yang dipercayakan untuk menjaga dan mengurus serta mengadminstrasikan kekayaan alam harta karum milik rakyat yaitu pemerintah Republik Indonesia? Apakah mereka mengabdi kepentingan rakyat Indonesia sesuai tugas yang dibebankan kepada mereka ataukah hanya diri pribadi dan keluarga mereka?" Aceh adalah suatu kasus yang sangat menarik, karena rakyat Aceh yang pada masa perjuangan Indonesia merdeka, yaitu pada waktu dimana wilayah repblik Indonesia dengan Ibukota Jokjakarta jatuh dan dikuasai kembali oleh kaum kolonial Belanda, rakyat Aceh mengumpulkan duit untuk membeli kapal terbang untuk melanjutkan perjuangan berdirinya Republik Indonesia. Tetapi, mengapa Aceh bergolak mau memisahkan diri dari repbulik yang diperjuangkan dan ditegakkan? Dimana letak ketidakberesan sehingga mereka mau memisahkan diri? Apakah mereka memisahkan diri hanya karena iseng-iseng saja etc? ----- Original Message ----- From: "aris solikhah" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Tuesday, August 16, 2005 8:26 AM Subject: Re: [ppiindia] Gus Dur Pesimis Masa Depan Aceh > Entahlah saya juga pesimis sekali, keberadaan tim monitoring dari Eropa > dan Asian yang leluasa berjalan-jalan di Aceh membuat pesimis ini menguat. > Bukan berarti saya tak menginginkan kedamaian di Aceh, tapi bisakah > Indonesia menyelesaikan masalah dalam rumah tangga sendiri tanpa perlu > campur tangan pihak asing. Toh mereka tak memiliki urusan apapun dalam RT > RI. > > Pada nota kesepahaman tim monitoring diberikan kebebasan seluas-luasnya > untuk berkeliling di NAD. Ada selentingan bahwa di Aceh terdapat simpanan > bijih emas yang cukup besar dengan adanya tsunami, emas itu makin nampak. > Selain itu ada kabar Asahan dan di NAD tersimpan minyak bumi yang besarnya > sepertiga total minyak bumi yang diekspor RI ke luar negeri. Benarkah? > Tidakkah ada sesuatu maksud tersembunyi juga pada tim monitoring itu? > Dengan kewenangan sebagai Tim Monitoring mereka bisa berbuat sesuka hati > tak ada yang mengungkit. Saat ini, banyak sekali orang asing di Aceh. > Masyarakat RI mayoritas orangnya ramah, "polos", baik hati saya khawatir > RI kecolongan lagi. > > salam, > Aris > > Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Mengepa disebut Memorandum of Understanding? Mengapa tidak disebut > Agreement? > > ----- Original Message ----- > From: "w-boson" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Cc: <[EMAIL PROTECTED]> > Sent: Tuesday, August 16, 2005 6:25 AM > Subject: Re: [ppiindia] Gus Dur Pesimis Masa Depan Aceh > > >> Biasanya "ramalan" Gus Dur tepat, yah...kecerdasan GAM >> untuk memanfaatkan peluang sistem politik indonesia >> yang kacau balau; dengan pengajuan penandatanganan MOU >> antara 'pemerintah' dan GAM. >> Paska tsunami, sebenernya posisi GAM di lapangan sudah >> lemah, karena pendukung GAM yang ada di kota tidak >> sedikit yang jadi korban bencana tsb. >> Dengan kekuatan yang tersisa akhirnya GAM berhasil >> memanfaatkan sistem politik di indonesia yang >> amburadul; memanfaatkan euphoria demokrasi padahal >> struktur organisasi dan birokrasi indonesia 99% masih >> tetep warisan orde baru. >> >> Indonesia jadi 7 negara? Bisa jadi lebih, coba di >> urai: >> 1 aceh, 2 papua, 3 RMS, 4 Padang, 5 Kalimantan, 6 >> Sunda, 7 Jawa, 8 sisanya rebutan... >> >> Tujuh belas agustusan yang ke ENAM PULUH ini ternyata >> adalah panjat pinang itu isinya adalah rebutan >> pulau-pulau dari sabang sampai merouke, dengan >> sponsoship Yahudi (via senat dan kongres AS)+PBB dan >> ditambah negara-2 eropah... >> >> Selamat jalan ibu pertiwi, kamu pensiun terlalu dini >> di usia yang ke enampuluhan ini. >> >> >> --- Muhkito Afiff <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >>> >> http://jkt.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2005/bulan/08/tgl/ >>> 15/time/194122/idnews/422758/idkanal/10 >>> >>> Gus Dur Pesimis Masa Depan Aceh >>> M. Rizal Maslan - detikcom >>> >>> Jakarta - Gus Dur mengaku pesimistis dengan masa >>> depan Aceh >>> pascapenandatanganan MoU RI-GAM di Helsinki, >>> Finlandia. Dia pun >>> kembali mengingatkan Indonesia akan dipecah menjadi >>> tujuh negara. >>> >>> "Saya tidak tahu. Saya pesimis," katanya di Kantor >>> PBNU, Jalan Kramat >>> Raya, Jakarta Pusat, Senin (15/8/2005). >>> >>> Mantan presiden ini juga tidak percaya dengan MoU >>> yang disepakati >>> kedua belah pihak. Hingga kini dirinya maupun >>> masyarakat masih bingung >>> karena isi MoU belum diumumkan pemerintah. >>> >>> "Ketertutupan tentang apa yang menjadi poin MoU juga >>> bisa >>> mengkhawatirkan," ujar Gus Dur. >>> >>> Dia juga belum tahu apakah isi MoU itu sama dengan >>> Cessation of >>> Hostilities Agreement (CoHA) akhir tahun 2002. Namun >>> niat pemerintah >>> untuk mengupayakan perdamaian di Aceh dianggapnya >>> merupakan niat baik. >>> >>> "Semua orang ingin perdamaian di Aceh. Tapi kita >>> ingin melihat dulu >>> isi MoU dalam perjanjian itu," cetus Gus Dur. >>> >>> RI Jadi 7 Negara >>> >>> Dia meminta agar pemerintah seharusnya membuka apa >>> yang menjadi >>> kesepakatan damai Aceh tersebut. Bahwa Aceh harus >>> damai, semua sepakat >>> akan hal itu. Tapi asing tidak boleh banyak campur >>> tangan. >>> >>> "MoU itu bukannya tidak menghasilkan apa-apa, tapi >>> bisa membahayakan. >>> Menurut laporan intelijen saya, banyak negara asing >>> sangat >>> berkepentingan untuk memecah-belah Indonesia menjadi >>> tujuh negara, >>> termasuk Aceh dan Papua. Saya tidak tahu kapan >>> targetnya," ujar Gus >>> Dur. >>> >>> Ditanya apa pertimbangan MoU itu ditutup-tutupi >>> kalau sudah tahu >>> risikonya besar, dia berpendapat, orang yang >>> berhasil mendamaikan Aceh >>> pasti mendapatkan penghargaan besar. Tapi hanya >>> untuk satu dua orang, >>> namun mengorbankan orang banyak. >>> >>> "Kalau pemerintah mau jalan sendiri, silakan. Saya >>> tidak mendukung dan >>> tidak percaya. Lusa, saya akan datang ke istana, >>> karena saya ingin >>> semua bersatu. Indonesia ini mengalami masalah >>> berat, bahkan sudah >>> amburadul," tandas Gus Dur. >> >> >> >> >> ____________________________________________________ >> Start your day with Yahoo! - make it your home page >> http://www.yahoo.com/r/hs >> >> >> >> >> *************************************************************************** >> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia >> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org >> *************************************************************************** >> __________________________________________________________________________ >> Mohon Perhatian: >> >> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg >> otokritik) >> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. >> 3. Reading only, http://dear.to/ppi >> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] >> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] >> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] >> >> Yahoo! Groups Links >> >> >> >> >> >> > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > > --------------------------------- > YAHOO! GROUPS LINKS > > > Visit your group "ppiindia" on the web. > > To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. > > > --------------------------------- > > > > > "Bangkitnya manusia karena pemikirannya" > "Kemajuan mustahil tanpa perubahan. Dan mereka yang tak bisa merubah > pemikirannya, maka tak akan bisa merubah apa pun" > (George Bernard Shaw 1850-1950) > > > --------------------------------- > Start your day with Yahoo! - make it your home page > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> <font face=arial size=-1><a href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hroqs0a/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1124188049/A=2896129/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail">DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today</a>!</font> --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

